Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Upah Rp4 Juta Sekali Kirim: Dua Kurir Sabu Mojokerto Terjerat Jaringan Narkoba Lapas

by teguh
Oktober 31, 2025
in Kriminal
A A
Home Reality Kriminal
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Kriminal – Dua pria muda asal Mojokerto ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota dalam operasi penindakan narkotika yang berlangsung Kamis malam, 23 Oktober 2025. Keduanya adalah Muhammad Hasan (31) warga Desa Watonmas Jedong, Kecamatan Ngoro, dan AHZ (26) warga Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Mereka ditangkap di pinggir Jalan Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, sekitar pukul 22.30 WIB. Dari tangan keduanya, polisi menyita 1 kilogram sabu, tiga unit ponsel, dan satu motor merah nopol S 5133 NJK. “Yang kita tangkap ini disuruh mengambil sabu oleh pemesan yang sedang menjalani hukuman di dalam Lapas.

Kami belum bisa sebutkan di mana Lapasnya untuk kepentingan penyelidikan,” kata Kasat Resnarkoba Iptu Arif Setiawan dalam konferensi pers, Kamis (30/10/2025).Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan fakta mengejutkan: jaringan ini dikendalikan oleh narapidana dari dalam lembaga pemasyarakatan. Arif menyebut, sabu seberat 1 kg itu merupakan barang impor asal Cina yang dikirim melalui jalur Surabaya–Mojokerto.

“Pengakuan tersangka, mereka sudah tiga kali mengambil sabu dalam dua bulan terakhir,” ujar Arif. Para kurir ini hanya bertugas “menjemput barang” di titik yang ditentukan tanpa tahu siapa pengendali utamanya di luar Lapas.Dalam pemeriksaan, Muhammad Hasan mengaku tergiur imbalan Rp4 juta sekali kirim.

“Tersangka MH dijanjikan diberi imbalan Rp 4 juta dalam setiap pengiriman sabu 1 kg. Keduanya sudah beberapa kali menerima bayaran, baik uang maupun sabu gratis,” jelas Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto.

Ini Belum Selesai

Timbun 2.625 Liter Pertalite, Warga Wonogiri Diciduk

Siswa SD Pemalang Meninggal, Dugaan Bullying Berujung Autopsi

Iming-iming ini membuat Hasan dan AHZ tak berpikir panjang. Uang cepat dan narkoba gratis jadi jebakan manis yang berujung penjara. Kini keduanya ditahan untuk penyidikan lanjutan, sementara polisi memburu pengendali utama di balik jaringan ini

Kasus ini menambah daftar panjang bukti bahwa tembok penjara tak lagi mampu menahan bisnis narkoba. Dari balik jeruji, para bandar tetap mengatur pengiriman, memilih kurir, bahkan menentukan titik transaksi.

Ironisnya, banyak dari mereka yang terlibat bukan kriminal kelas berat melainkan korban sistem yang rapuh dan ekonomi yang sempit. Di balik setiap paket sabu, ada kehidupan yang dipertaruhkan demi bayaran sesaat. @teguh

Tags: CinaImpornarkobasabu

Kamu Melewatkan Ini

Restorative Justice untuk Narkoba, Tapi Bagaimana dengan Mandat Rakyat?

Restorative Justice untuk Narkoba, Tapi Bagaimana dengan Mandat Rakyat?

by teguh
September 30, 2026

Tiga anggota DPRD disebut ikut diamankan dalam kasus narkoba di Surabaya. Polisi memilih Restorative Justice setelah hasil pemeriksaan menunjukkan barang...

Kasus Narkoba di Surabaya: Delapan Diamankan, Tiga Disebut Anggota DPRD

Kasus Narkoba di Surabaya: Delapan Diamankan, Tiga Disebut Anggota DPRD

by teguh
September 30, 2026

Kasus narkoba di surabaya terjadi lagi Delapan orang masuk dalam penanganan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya setelah polisi menggerebek sebuah hotel pada...

Mayor Faizal Dituntut 5 Tahun: Pesawat TNI Nyaris Jadi Jalur Sabu

Mayor Faizal Dituntut 5 Tahun: Pesawat TNI Nyaris Jadi Jalur Sabu

by dimas
Agustus 14, 2026

Mayor Faizal dituntut 5 tahun penjara dan dipecat dari TNI AL setelah didakwa mengedarkan sabu lewat pesawat TNI. Tabooo.id -...

Next Post
Uangmu Bukan Game: Saat Mahasiswa Mulai Belajar “Melek Finansial” Biar Nggak Kecolongan Digital

Uangmu Bukan Game: Saat Mahasiswa Mulai Belajar “Melek Finansial” Biar Nggak Kecolongan Digital

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id