Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Uangmu Bukan Game: Saat Mahasiswa Mulai Belajar “Melek Finansial” Biar Nggak Kecolongan Digital

by teguh
Mei 8, 2026
in Life
A A
Home Life
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Lifestyle – Coba jujur deh berapa kali kamu bilang “cuma segini kok” waktu klik checkout di aplikasi belanja, padahal saldo e-wallet langsung ambyar?
Atau mungkin kamu termasuk yang pakai paylater buat “bertahan hidup” sampai tanggal gajian (atau kiriman dari orang tua)?

Nah, fenomena ini bukan cuma soal gaya hidup impulsif, tapi juga tanda bahwa banyak anak muda belum benar-benar melek finansial di era digital.
Makanya, ketika PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) datang ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura (UTM), obrolan mereka soal literasi keuangan terasa kayak alarm pengingat buat generasi yang tumbuh bareng QRIS dan ShopeePay.

Generasi Digital, Risiko Nyata

“Literasi keuangan, terutama di era digital, adalah fondasi kemandirian finansial,” kata Vicky Valentino Frickel, Head of Fraud Operations BNC, di hadapan ratusan mahasiswa UTM.
Menurutnya, mahasiswa dan Gen Z adalah kelompok paling aktif melakukan transaksi digital, tapi juga yang paling rentan terjebak di dalamnya.

Gimana nggak?
Segalanya serba cepat, praktis, dan menggoda. Sekali klik, uang mengalir. Sekali lengah, saldo lenyap.

Data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025 mencatat, 45,15 persen milenial dan 41,44 persen Gen Z mengaku pernah memakai pinjaman online.
Dan yang lebih bikin kaget: sebagian besar dari mereka berpenghasilan cuma Rp1–5 juta per bulan.
Alias, banyak yang hidup di atas utang tanpa sadar.

Ini Belum Selesai

Americano: Sehat atau Cuma Gaya?

Kebijakan Pemerintah Berubah, Kehidupan Warga Ikut Berubah?

Head of PR & Communications BNC, Puji Agung Budiman, bilang bahwa kemudahan digital punya sisi gelap yang nggak bisa dihindari.
“Fenomena pinjaman online ilegal, paylater yang disalahgunakan, sampai judi online, semuanya bisa muncul karena literasi keuangan yang lemah,” jelasnya.
Teknologi memang memudahkan, tapi tanpa kontrol, kita justru jadi konsumennya, bukan penggunanya.

Antara Ilmu, Iming-Iming, dan Instan

Kata “investasi”, “cuan”, dan “passive income” sekarang sering banget lewat di timeline. Tapi ironisnya, masih banyak yang nggak ngerti gimana cara uang bekerja.
Banyak mahasiswa tergoda ikut trading instan, skema “bagi hasil” online, atau pinjaman cepat karena ingin hasil cepat juga.

A. Yahya Surya Winata, Wakil Dekan Bidang Akademik FEB UTM, mengaku senang ada kegiatan edukatif seperti ini.
“Mahasiswa perlu belajar bukan cuma teori ekonomi, tapi juga realita dunia finansial,” katanya.
Karena kenyataannya, kelas nggak pernah ngajarin kamu gimana cara menolak teman yang minta pinjol atas nama solidaritas.

Sementara itu, Laurentin Carolin Tiara, salah satu mahasiswa, mengaku pernah lihat langsung temannya terjerat utang online.
“Pinjamannya ternyata ilegal. Dia panik banget pas ditagih dan datanya disebar,” ungkapnya.
Pengalaman kayak gitu jadi pengingat keras literasi finansial bukan pelajaran tambahan, tapi kebutuhan dasar di era digital.

Skill Bertahan Hidup Zaman Sekarang

Di dunia yang serba digital, melek finansial bukan cuma soal bisa nabung. Ini soal paham bahwa setiap klik punya konsekuensi. Bahwa reward point dan flash sale bukan tanda cinta dari aplikasi, tapi strategi bisnis yang sangat cerdas.

Generasi muda harus bisa bedain antara kebutuhan dan keinginan, antara financial freedom dan financial illusion. Karena, seperti kata Vicky, “Kemandirian finansial dimulai dari kesadaran, bukan dari saldo.”

Jadi, Apa Dampaknya Buat Kamu?

Kita hidup di era ketika uang bisa berpindah dalam hitungan detik, tapi kesadaran finansial masih jalan di tempat. Banyak yang bangga bilang “gue cashless”, tapi nggak sadar kalau hidupnya sebenarnya debtful.

Talkshow di UTM ini bukan cuma tentang edukasi finansial, tapi tentang self-awareness bagaimana kamu memahami hubunganmu dengan uang, dan bagaimana uang bisa mengatur hidupmu kalau kamu nggak hati-hati.

Jadi, sebelum tergoda diskon 11.11 atau bonus top-up saldo e-wallet, coba tanya diri sendiri Apakah kamu benar-benar butuh, atau cuma pengen ngerasa berdaya lewat belanja?Karena di era digital, musuh terbesar finansialmu bukan inflasi tapi ilusi. @teguh

Tags: Gen ZKeuanganLiterasiMahasiswa

Kamu Melewatkan Ini

JABFest 2026: Seni Melawan Pendangkalan, Buku Menjaga Ingatan

JABFest 2026: Seni Melawan Pendangkalan, Buku Menjaga Ingatan

by dimas
Oktober 13, 2026

JABFest 2026 di Yogyakarta menghadirkan seni, buku, film, dan diskusi untuk melawan pendangkalan berpikir serta menjaga ingatan kolektif. Tabooo.id: Yogyakarta...

Tinggal Kelas Bukan Obat Ajaib: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Mutu Pendidikan?

Tinggal Kelas Bukan Obat Ajaib: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Mutu Pendidikan?

by teguh
Oktober 13, 2026

Wacana tinggal kelas kembali membuka perdebatan tentang mutu pendidikan Indonesia. Sebelum meminta siswa mengulang pelajaran, pemerintah perlu memastikan sekolah mampu...

Jadi Kader atau Dipaksa Tunduk? Senioritas di Balik Jurit Malam UIN Kendari

Jadi Kader atau Dipaksa Tunduk? Senioritas di Balik Jurit Malam UIN Kendari

by teguh
September 10, 2026

Pukul 01.30 WITA, Minggu, 06/09/2026, kegiatan jurit malam UIN Kendari masih berlangsung. Di tengah gelapnya malam, seorang mahasiswi berusia 19...

Next Post
Percaya Diri Tanpa Syarat: Anak Difabel YPAC Surabaya Ajar Kita Arti Self-Love yang Sesungguhnya

Percaya Diri Tanpa Syarat: Anak Difabel YPAC Surabaya Ajar Kita Arti Self-Love yang Sesungguhnya

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id