• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Tito Karnavian Minta Relokasi dan Pemetaan Longsor Cisarua

Januari 26, 2026
in News, Regional
A A
Konsep Otomatis

Mendagri Tito Karnavian meninjau lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). (Foto: Kemendagri)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah memperkuat tata ruang dan memetakan wilayah rawan bencana, menyusul longsor hebat di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Ia menegaskan bencana ini terjadi bukan hanya karena hujan deras, tetapi juga karena tanah gembur dan perubahan vegetasi di perbukitan.

“Ini menjadi pelajaran bagi daerah lain. Kita harus memperkuat tata ruang dan memetakan daerah rawan,” ujar Tito, Minggu (25/1/2026).

Tanah Gembur dan Vegetasi Memperparah Risiko

Tito menjelaskan tanah di Cisarua tidak mampu menahan beban, sehingga mudah longsor. Selain itu, perubahan vegetasi semakin memperburuk risiko. Banyak tanaman pelindung berakar kuat diganti hortikultura seperti sayuran, yang tidak menahan tanah dengan baik.

“Tanaman pelindung yang akarnya menancap dalam tanah banyak diganti sayuran. Akibatnya, risiko longsor meningkat saat hujan deras,” jelasnya.

Dengan kata lain, kombinasi tanah rapuh dan vegetasi yang salah membuat wilayah ini menjadi “bom waktu” saat hujan deras datang.

Relokasi dan Reboisasi Warga

Tito menegaskan, warga yang tinggal di kawasan rawan longsor harus direlokasi karena area itu sudah tidak layak dihuni. Selain itu, pemerintah perlu menanam kembali tanaman berakar kuat agar struktur tanah kembali stabil.

“Kalau warga kembali, longsor akan terjadi lagi,” tegasnya.

Dengan demikian, relokasi dan reboisasi menjadi langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko kerugian manusia dan materi.

Pemetaan Nasional untuk Antisipasi Bencana

Tito meminta setiap Bupati, Wali Kota, dan Gubernur memetakan wilayah rawan bencana. Dengan cara ini, pemerintah dapat mengantisipasi hujan lebat dan tanah labil sebelum menimbulkan kerugian lebih besar.

Selain itu, pemetaan nasional memperkuat koordinasi antardaerah sehingga respon cepat terhadap bencana bisa dilakukan tanpa menunggu korban jatuh.

Korban Longsor: Data Terkini

Hingga Minggu sore, Tim SAR Gabungan menemukan 25 jenazah korban longsor Cisarua. Pada hari kedua operasi, tim mencatat 7 korban di worksite A1, 6 di A2, dan 1 di B1, di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Tim SAR menggunakan alat berat, pencarian manual, dan drone UAV untuk menjangkau lokasi. Cuaca yang tidak menentu dan medan terjal menyulitkan pergerakan tim. Tim terus mencari sekitar 70 orang yang belum ditemukan sehingga operasi pencarian masih berlangsung.

Dampak bagi Masyarakat

Bencana ini paling terasa bagi warga lokal yang kehilangan rumah dan anggota keluarga. Selain itu, longsor mengancam perbukitan sekitar yang belum dipetakan. Tito menegaskan pemerintah harus segera menjalankan langkah pencegahan dan tidak menunggu bencana terjadi.

Dengan kata lain, setiap hari tanpa tindakan pencegahan menambah risiko kerugian manusia dan harta.

Refleksi: Hukum Alam vs Tata Ruang

Longsor Cisarua membuktikan tanah dan hujan tidak menunggu prosedur. Tata ruang yang buruk dan vegetasi yang berubah bisa menimbulkan bencana fatal. Ternyata, mencegah longsor tidak semudah menandatangani dokumen, meski banyak yang berharap begitu.

Selain itu, bencana ini menjadi pengingat bahwa hukum alam bergerak lebih cepat daripada regulasi manusia. @dimas

Tags: AlamBandung BaratbencanaCisaruaHidrometeorologilongsorPemetaanRelokasiTata RuangTito Karnavian
Next Post
Ketegangan Timur Tengah Meningkat: Iran Siaga Penuh Hadapi Armada AS

Ketegangan Timur Tengah Meningkat: Iran Siaga Penuh Hadapi Armada AS

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

5 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Kabar Duka: Bos Djarum Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

    Kabar Duka: Bos Djarum Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Prajurit TNI Terseret Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Iran Luncurkan Rudal ke Israel, Timur Tengah Kembali Memanas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Idul Fitri: Kita Kembali ke Diri, atau Sekadar Kembali ke Tradisi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantai Kuta Bali: Surga yang Dijual, atau Ilusi yang Disepakati?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.