• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Skandal Kota Pendekar: Wali Kota Madiun Kena OTT KPK

Januari 20, 2026
in News, Regional
A A
Skandal Kota Pendekar: Wali Kota Madiun Kena OTT KPK

Wali Kota Madiun Madiun Maidi diamakan KPK dalam Operasi Tangkap Tangan dalam kasus Fee Proyek dan CSR. (Foto: Tabooo.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengirim sinyal keras ke kepala daerah. Senin (19/1/2026), tim KPK mengamankan 15 orang dalam operasi penyelidikan tertutup di Kota Madiun, Jawa Timur. Dari jumlah itu, sembilan orang langsung dibawa ke Jakarta, termasuk Wali Kota Madiun.

Operasi Senyap di Kota Pendekar

Tim KPK bergerak sejak pagi hingga siang hari, menyasar sejumlah lokasi strategis di Madiun. Operasi tertutup ini menangkap belasan orang yang diduga terlibat praktik korupsi di lingkungan pemerintah daerah. Berita ini penting karena kasus korupsi kepala daerah langsung berdampak pada layanan publik.

RelatedPosts

Jalan Santai Banjar Legian Kulod: Dari Langkah Kecil ke Rasa Satu Keluarga

24 Nama Resmi Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Wali Kota Ikut Dibawa

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penindakan itu. Ia menyebut, dari 15 orang yang diamankan, sembilan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Benar, hari ini tim melakukan penyelidikan tertutup dengan mengamankan 15 orang di wilayah Madiun. Sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut, salah satunya Wali Kota Madiun,” ujarnya Senin (19/1/2026).

Uang Ratusan Juta dan Fee Proyek

Selain menangkap sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah. Tim menduga uang itu terkait praktik fee proyek yang melibatkan pejabat daerah dan pihak swasta. Skema ini sering jadi pintu masuk korupsi karena proses pengadaan rawan transaksi di bawah meja.

CSR Kembali Disorot

Tak hanya proyek pemerintah, pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) ikut disorot. KPK menduga dana CSR disalahgunakan sebagai bagian praktik transaksional. Padahal, dana itu seharusnya digunakan untuk kepentingan sosial dan pembangunan masyarakat.

Pemeriksaan Berlanjut

Penyidik terus memeriksa pihak-pihak yang diamankan. Mereka mengurai peran masing-masing dan menyusun konstruksi hukum kasus ini.

“Hingga saat ini, KPK belum menetapkan status hukum pihak-pihak yang diperiksa,” tegas Budi.

Pemkot Lengang, Birokrasi Tanpa Komando

Pantauan di kantor Pemerintah Kota Madiun pada Senin siang hingga sore menunjukkan suasana relatif sepi. Pegawai tetap bekerja, tetapi pimpinan daerah tidak terlihat. Roda birokrasi bergerak, namun tanpa arahan dari pucuk kepemimpinan.

Jika dugaan korupsi terbukti, segelintir elite dan rekanan proyek akan paling diuntungkan. Sementara masyarakat Madiun harus menanggung dampak mulai dari pembangunan yang tertunda hingga berkurangnya kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Ketika Uang Publik Bertemu Kekuasaan

Operasi senyap KPK kembali mengingatkan bahwa dana publik dan CSR bukan ruang kompromi kekuasaan. Ketika elite memperdagangkan uang rakyat, mereka meruntuhkan bukan hanya hukum, tetapi juga harapan warga yang seharusnya dilayani. @Kridho S-Madiun

Tags: DaerahDana CSRFee ProyekhukumJawa TimurKasuskorupsikpkMaidiNegaraottPemerintahantransparansiUang RakyatWali Kota Madiun
Next Post
Madiun Mendunia, Tapi Kok Lewat KPK?

Madiun Mendunia, Tapi Kok Lewat KPK?

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.