Tabooo.id: Game – Pernah kebayang nggak sih, kalau hidupmu sehari-hari tiba-tiba diubah jadi sperma? Ya, kamu nggak salah baca. Valentin Wirth, developer game indie dengan imajinasi liar, bakal ngajak kamu “berenang” di dunia biologis manusia dari sudut pandang sperma!
Tantangan Hidup Sebagai Sperma
Biasanya gamer sibuk ngejar zombie, alien, atau loot legendaris, tapi di Become, tantangannya lebih intim. Kamu harus berlomba dengan jutaan sperma lain demi satu tujuan mulia: mencapai sel telur. Sounds innocent, tapi tunggu dulu itu baru permulaan.
Di dalam tubuh, hidup nggak semudah yang dibayangkan. Kamu harus menghindari mandi asam, menghadapi serangan antibodi, dan mengatasi berbagai jebakan biologis yang siap membunuh sperma-mu. Jadi jangan harap bisa santai sambil menikmati soundtrack dramatis. Skill bertahan hidup kamu bakal diuji sampai tetes terakhir.
RPG Ala Sperma: Level Up atau Mati
Selain itu, Become memperkenalkan mekanisme RPG ala sperma. Gamer bisa menaikkan level sperma dengan mengumpulkan gula dan protein. Jadi nggak cuma soal cepat atau kuat, tapi juga strategi nutrisi. Dalam trailer berdurasi satu menit, Wirth memperlihatkan tiap sperma punya keunikan sendiri: speed, protein, survival, dan buddies. Ada yang lengkap semua, ada yang cuma punya dua atau tiga poin. Jadi, memilih sperma favorit juga nggak sesederhana memilih skin Fortnite.
Humor Absurd, Pesan Hidup Terselip
Kalau kamu mikir ini cuma game konyol buat ketawa, tunggu dulu. Humor absurd Become diam-diam menyelipkan pesan sosial yang cukup dalam. Bayangin: jutaan sperma bersaing untuk satu tujuan. Dalam dunia nyata, ini mirip banget dengan kompetisi hidup sehari-hari. Kita semua berlomba untuk pekerjaan, cinta, pengakuan, atau sekadar eksistensi. Bahkan ketika kondisi ekstrem menyerang (mandi asam versi kehidupan: tekanan, kritik, kegagalan), kita tetap harus bertahan.
Mekanisme upgrade statistik juga mengajarkan sesuatu: kadang kita cuma fokus pada satu kemampuan, tapi hidup menuntut kita punya keseimbangan cepat, kuat, tahan banting, dan punya support system (buddies). Jadi, meski tampilannya konyol, Become mengajarkan strategi hidup dan kerja sama dengan cara yang unik.
Kapan Bisa Main?
Yang bikin penasaran: kapan kamu bisa main? Wirth belum ngumumin tanggal pasti. Yang jelas, game ini bakal hadir di 2026 dan bisa dimainkan di PC melalui Steam. Jadi buat kamu yang kepo, siap-siap catat kalender.
Kalau menurutmu ini cuma lelucon belaka, coba deh lihat sisi lain. Humor absurd seringkali paling jujur. Kadang kita terlalu serius menatap hidup, sampai lupa kalau survival itu memang penuh risiko, persaingan, dan ya kadang harus berenang di tengah kaos biologis. Jadi, siapa yang berani jadi sperma duluan @eko




