Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Seorang Sales Melakukan Pelecehan Verbal di Balai Kota Surakarta

by dimas
Desember 10, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Balaikota Surakarta mendadak tegang ketika seorang remaja berinisial R (18) melontarkan kata-kata tidak pantas kepada puluhan pengunjung pada Selasa (9/12/2025) malam. Puluhan korban berasal dari berbagai kalangan, perempuan dan laki-laki, yang hanya ingin menikmati suasana malam, bukan menjadi sasaran cemoohan.

Awal Kejadian: Penawaran Produk yang Berujung Pelecehan

Kejadian bermula saat R menawarkan produknya. Alih-alih bersikap ramah, pelaku memaksa pengunjung membeli dan mengucapkan kata-kata tidak pantas, termasuk sebutan “sayang”, ajakan “cium”, dan ajakan pergi ke OYO.

“Iya mas, tadi pelaku menawarkan produknya juga memaksa dan bilang sayang, mau cium, dan ngajak ke OYO buat cekin,” ujar Putri, salah satu korban.

Korban Bersatu, Pelaku Akhirnya Mengaku

Beberapa korban menegur R karena merasa tidak nyaman. Awalnya, R menganggap tindakannya hanya candaan. Namun, ketika lebih dari 20 korban berkumpul dan menegurnya secara bersama-sama, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya.

Seorang korban menambahkan bahwa perilaku R merusak citra kota Solo dan citra brand yang ia pasarkan.
“Kita risih juga dengan kata-kata pelaku. Akhirnya yang malu bukan hanya dia, tapi brand yang dia bawa,” tambahnya.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Dampak dan Sanksi

Akibat perbuatannya, warga memberikan sanksi sosial kepada pelaku. Selain itu, perusahaan yang mempekerjakannya memutus hubungan kerja dengan R sebagai sales.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa ruang publik bukan panggung untuk lelucon tak pantas. Individu yang bertindak tidak etis rugi, masyarakat menjadi resah, dan reputasi kota serta merek ikut ternodai.

Di kota yang terkenal ramah ini, tampaknya “jualan agresif” harus belajar etika sebelum etalase. @dimas

Tags: Pelecehan Verbal

Kamu Melewatkan Ini

Sanksi Kasus Pelecehan Verbal FHUI: Skorsing, Dikeluarkan, atau Pidana?

Sanksi Kasus Pelecehan Verbal FHUI: Skorsing, Dikeluarkan, atau Pidana?

by Tabooo
April 14, 2026

Tabooo.id: Kriminal - Kasus dugaan pelecehan verbal di FHUI tidak berhenti di permintaan maaf. Kampus mulai bergerak ke arah yang lebih...

Kasus Pelecehan Verbal FHUI: Maaf Sudah Disampaikan, Tapi Apa Cukup?

Kasus Pelecehan Verbal FHUI: Maaf Sudah Disampaikan, Tapi Apa Cukup?

by Tabooo
April 14, 2026

Tabooo.id: Nasional - Kasus dugaan pelecehan verbal di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) memasuki babak baru. Para pelaku akhirnya muncul...

Dugaan Pelecehan Verbal di FH, UI Bertindak Tegas

Dugaan Pelecehan Verbal di FHUI, UI Bertindak Tegas

by Tabooo
April 14, 2026

Tabooo.id: Kriminal - Universitas Indonesia (UI) akhirnya buka suara. Dugaan pelecehan seksual verbal di lingkungan Fakultas Hukum UI (FHUI) bukan lagi...

Next Post
Surabaya Tunda Tanggul Laut Siapa yang Diuntungkan, Siapa Kena Getahnya?

Surabaya Tunda Tanggul Laut Siapa yang Diuntungkan, Siapa Kena Getahnya?

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id