Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Semeru “Batuk” 36 Kali dalam 6 Jam, Seberapa Siap Warga Bertahan?

by sigit
November 21, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan amarahnya. Dalam rentang enam jam, Jumat (21/11/2025), gunung tertinggi di Pulau Jawa itu memuntahkan 36 letusan. Di tengah kabut pekat dan cuaca mendung, warga di sekitar lereng diimbau bersiap menghadapi ancaman lahar hujan yang bisa muncul kapan saja.


Data Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur mencatat aktivitas yang intens sejak pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. “Teramati 1 kali letusan dengan asap berwarna putih kelabu setinggi 200 meter ke arah tenggara,” ujar Petugas PPGA Semeru, Wahyu Wijayanto, dalam keterangan tertulis.

Tak hanya letusan, ada pula 4 kali guguran dan 4 kali embusan, dengan amplitudo gempa letusan mencapai 8–36 milimeter. Sayangnya, dari Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, gunung tak tampak sama sekali tertutup kabut tebal seperti tirai yang menyembunyikan ancaman.

Cuaca di sekitar lereng makin memperburuk situasi: mendung gelap, gerimis turun berkali-kali, dan potensi hujan lebat terus membayangi. Kondisi ini jadi alarm keras bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kami mengingatkan warga akan risiko banjir lahar hujan. Cuaca sudah gelap dan berisiko tinggi terjadi hujan,” tegas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Yudhi menekankan beberapa larangan keras:

  • Tidak beraktivitas dalam radius 8 km dari puncak kawah.
  • Tidak berada di sepanjang aliran lahar hingga 20 km dari puncak.
  • Menjauhi sungai yang berhulu ke Semeru minimal 500 meter dari tepiannya.

“Status Gunung Semeru masih Level IV Awas. Kami harap warga mematuhi rekomendasi keselamatan PVMBG,” ujarnya.


Karena banjir lahar hujan bukan hanya ancaman bagi warga Lumajang; ini soal kesiapan menghadapi bencana yang bisa terjadi di mana saja, kapan saja. Informasi cepat dan akurat membantu kita memahami risiko, menghindari misinformasi, dan memastikan keputusan yang kita ambil dari perjalanan hingga bantuan berdasarkan kenyataan lapangan, bukan rumor.


Semeru kembali bicara keras, dan warga harus lebih keras menjaga nyawanya. Pada akhirnya, yang paling menakutkan bukanlah letusannya, melainkan kelalaian kita membaca tanda-tandanya jadi, seberapa siap kita jika alam kembali mengetuk pintu? (sig)

Tags: Awan PanasbencanaerupsiJawa TimurLumajangsemeru

Kamu Melewatkan Ini

Bisnis di Balik Jeruji: Siapa Mengubah Fasilitas Lapas Blitar Jadi Komoditas?

Bisnis di Balik Jeruji: Siapa Mengubah Fasilitas Lapas Blitar Jadi Komoditas?

by dimas
April 30, 2026

Fasilitas yang seharusnya menjadi hak dasar narapidana diduga berubah menjadi komoditas di dalam penjara. Di balik tembok tinggi dan jeruji...

Murah, Legendaris, dan Beda: Lontong Kupang Favorit Warga Madiun

Murah, Legendaris, dan Beda: Lontong Kupang Favorit Warga Madiun

by jeje
Mei 8, 2026

Indonesia punya banyak kuliner khas dengan identitas kuat di tiap daerah. Salah satunya lontong kupang, makanan khas pesisir Jawa Timur...

Haji Her Satukan Kades dan Pengusaha Tembakau

Haji Her Satukan Kades dan Pengusaha Tembakau

by teguh
April 19, 2026

Tabooo.id: Nasional - Di tengah naik-turun nasib sektor pertanian, suara tegas datang dari Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Pengusaha rokok Khairul...

Next Post
Tumpukan Uang ‘Sewa’: Visual Heboh, Substansi Kemana?

Tumpukan Uang ‘Sewa’: Visual Heboh, Substansi Kemana?

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id