Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

SEA Games 2025 Memanas, Indonesia Borong Delapan Emas

by dimas
Desember 14, 2025
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sport – Minggu (14/12/2025) menjadi hari yang sulit dilupakan. Sejak pagi hingga malam, kabar baik terus berdatangan dari arena SEA Games 2025. Sorak kemenangan terdengar berulang, pelukan lega terjadi di banyak sudut, dan Merah Putih terus naik ke tiang tertinggi.

Dalam satu hari, Indonesia mengamankan delapan medali emas. Hasil ini membuat kontingen Merah Putih tetap bertahan di peringkat kedua klasemen sementara. Lebih dari sekadar angka, capaian ini menghidupkan kembali kepercayaan diri tim nasional.

Klasemen Medali SEA Games 2025 hingga Minggu (14/12/2025) pukul 20.00 WIB

SEA Games 2025 Memanas, Indonesia Borong Delapan Emas

Edgar Membuka Pintu, Wushu Menyala Lebih Dulu

Pertama, emas datang dari cabang Wushu. Edgar Xavier Marvelo tampil meyakinkan di nomor Men’s Changquan/Daoshu/Gunshu Combined. Sejak awal, Edgar menjaga ritme dan mengeksekusi jurus tanpa cela.

Ketika skor diumumkan, Edgar langsung memastikan podium tertinggi. Dengan kemenangan ini, Indonesia memulai hari dengan langkah mantap. Selain itu, emas pembuka tersebut langsung memompa semangat kontingen.

Balap Sepeda dan Menembak Menjaga Arus Kemenangan

Setelah itu, giliran balap sepeda putra berbicara. Aiman Cahyadi bersama Muhammad Raihan Maulidan, Muhammad Andy Royan, Muhammad Syelhan Nurrahmat, dan Maulana Astnan Al Hayat tampil solid di Men’s Team Time Trial. Mereka menjaga tempo, saling menutup celah, dan menyentuh garis finis sebagai pemenang.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Tak lama kemudian, cabang menembak menyusul. Muhamad Iqbal Raia Prabowo, Sulthanul Aulia Maruf, dan Wira Sukmana menunjukkan fokus penuh di Men’s 10m Air Pistol Team. Berkat ketenangan mereka, emas kembali jatuh ke pangkuan Indonesia.

Alwi Menang Duel, Emosi Tetap Dijaga

Sementara itu, arena bulutangkis menyuguhkan drama tersendiri. Alwi Farhan bertemu sesama wakil Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, di nomor tunggal putra. Pertandingan berjalan ketat dan penuh adu mental.

Alwi akhirnya menang. Namun, ia tidak berlebihan merayakan hasil tersebut. Sebaliknya, ia menunduk dan menyalami lawannya. Momen ini menegaskan bahwa kemenangan tetap bisa berjalan seiring dengan sportivitas.

Pencak Silat, Jetski, hingga Dentuman Terakhir

Selanjutnya, Pencak Silat menambah emas lewat nomor Men’s Team Seni. Andika Dhanireksa, Asep Yuldan Sani, dan Rano Slamet Nugraha tampil kompak dan penuh kontrol.

Tak berhenti di situ, bulutangkis ganda putra kembali menyumbang emas melalui Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Di arena air, Aero Sutan Aswar menutup balapan Jetski Endurance Open sebagai pemenang.

Akhirnya, emas ke-39 Indonesia hadir dari menembak. Vincentius Djajadiningrat tampil tajam di nomor Practical Shooting Production Men’s Individual.

Lebih dari Angka, Ini Soal Mental Juara

Delapan emas dalam sehari bukan sekadar statistik. Capaian ini menunjukkan kedalaman skuad dan ketahanan mental atlet Indonesia. Selain itu, hasil ini mengirim pesan jelas kepada pesaing: Indonesia belum kehabisan tenaga.

SEA Games 2025 masih panjang. Namun, Minggu ini membuktikan satu hal penting. Ketika momentum bertemu keyakinan, Merah Putih mampu berbicara lebih keras dari siapa pun. @dimas

Tags: Merah PutihNasionalPencak SilatSEA Games 2025

Kamu Melewatkan Ini

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Bicara Cara Bertahan

Saat Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Belum Selesai Bertahan

by jeje
Mei 9, 2026

Di tengah harga pangan yang terus naik, pedagang kecil mulai menghadapi dilema paling melelahkan: menaikkan harga jual dan kehilangan pelanggan,...

Indonesia Sudah Konsisten: Kenaikan Harga Menjadi Rutinitas

Indonesia Sudah Konsisten: Kenaikan Harga Menjadi Rutinitas

by jeje
Mei 9, 2026

Belanja kebutuhan dapur sekarang terasa seperti permainan bertahan hidup. Uang Rp100 ribu masuk pasar dengan percaya diri, lalu pulang bersama...

Next Post
Timur dan Bukti bahwa Laga Tak Harus Kehilangan Rasa

Timur dan Bukti bahwa Laga Tak Harus Kehilangan Rasa

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id