Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Sanae Takaichi: “Iron Lady 2.0” Siap Pimpin Jepang

by Tabooo
Oktober 4, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id – Global: Jepang bersiap menyambut babak baru dalam sejarah politiknya. Sanae Takaichi, 64 tahun, resmi terpilih sebagai pemimpin baru Partai Demokrat Liberal (LDP) pada Sabtu (4/10/2025). Jika disahkan oleh parlemen, ia akan mencatat sejarah sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang.

Dalam pemilihan internal LDP, Takaichi mengalahkan dua pesaingnya: Shinjiro Koizumi, politisi muda berusia 44 tahun yang membawa semangat perubahan generasi, dan Yoshimasa Hayashi, sosok senior berpengalaman namun dinilai kurang karisma. Dengan dominasi LDP di parlemen, jalan Takaichi menuju kursi perdana menteri praktis terbuka lebar.

Namun di balik kemenangan itu, Jepang juga menghadapi turbulensi politik. Takaichi akan menjadi pemimpin kelima dalam lima tahun terakhir, mencerminkan ketidakstabilan yang masih membayangi partai penguasa di tengah inflasi tinggi dan skandal dana politik.

Sebagai politikus konservatif garis keras, Takaichi dikenal lantang dalam isu keamanan dan nasionalisme. Mantan menteri keamanan ekonomi ini vokal mengkritik China dan sering menimbulkan kontroversi karena kunjungannya ke Kuil Yasukuni, simbol masa lalu militerisme Jepang. Meski begitu, kali ini ia terlihat menahan retorika kerasnya demi memperluas dukungan.

Julukan “Iron Lady 2.0” melekat padanya, mengingat gaya kepemimpinan yang tegas dan kekagumannya pada Margaret Thatcher. Namun, banyak pengamat menilai Takaichi tidak sepenuhnya membawa agenda kesetaraan gender.

Ini Belum Selesai

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Kirab Perdana Perkuat Identitas Madiun sebagai Kota Pendekar

“Walaupun terpilihnya dia merupakan langkah maju bagi partisipasi perempuan dalam politik, dia tidak menunjukkan keinginan kuat untuk menantang norma-norma patriarkal,” ujar Sadafumi Kawato, profesor emeritus Universitas Tokyo, dikutip AFP.

Meski dikenal menolak reformasi hukum pernikahan yang membatasi hak perempuan untuk mempertahankan nama keluarga, Takaichi berjanji akan meningkatkan jumlah menteri perempuan hingga “setara dengan negara-negara Nordik.” Janji itu muncul di tengah sorotan global terhadap kesenjangan gender Jepang, yang berada di peringkat ke-118 dari 148 negara versi World Economic Forum 2025.

Secara ekonomi, Takaichi menegaskan akan melanjutkan semangat Abenomics, kebijakan ekonomi mendiang Shinzo Abe yang menjadi mentornya. Ia mendorong pelonggaran moneter dan belanja fiskal besar-besaran, meski ekonom menilai langkah itu bisa mengguncang pasar keuangan.

Selain itu, Takaichi berjanji memperketat aturan terhadap pengaruh ekonomi asing dan tak segan menuntut renegosiasi tarif dagang dengan Amerika Serikat.

“Saya tidak akan ragu mendorong pembicaraan ulang dengan AS jika kesepakatan dianggap merugikan atau tidak adil bagi Jepang,” tegas Takaichi.

Babak baru politik Jepang pun dimulai. Pertanyaannya, apakah “Iron Lady 2.0” ini akan jadi simbol kemajuan atau sekadar wajah baru dari politik lama Jepang? @tabooo

Tags: GlobalInternasionalJepangNewsPolitik Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

by teguh
Juni 25, 2026

Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang diduga membiayai sejumlah aksi demonstrasi. Ia menyampaikan klaim itu saat menghadiri Puncak Pekan...

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

by dimas
Juni 21, 2026

Memuliakan kekuasaan atau memuliakan manusia? Ketika rakyat merasa terabaikan, kontrak sosial mulai retak, kepercayaan publik memudar, dan demokrasi kehilangan fondasi...

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

by teguh
Juni 20, 2026

Ribuan mahasiswa mendatangi Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (19/06/2026). Mereka membawa satu kegelisahan yang kini makin keras terdengar karena...

Next Post
P Diddy atau Sean "Diddy" Combs

Diddy Divonis Hukuman 4 Tahun Penjara, Akhir Sang Raja Hip-Hop?

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id