Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Sanae Takaichi: “Iron Lady 2.0” Siap Pimpin Jepang

by Tabooo
Oktober 4, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id – Global: Jepang bersiap menyambut babak baru dalam sejarah politiknya. Sanae Takaichi, 64 tahun, resmi terpilih sebagai pemimpin baru Partai Demokrat Liberal (LDP) pada Sabtu (4/10/2025). Jika disahkan oleh parlemen, ia akan mencatat sejarah sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang.

Dalam pemilihan internal LDP, Takaichi mengalahkan dua pesaingnya: Shinjiro Koizumi, politisi muda berusia 44 tahun yang membawa semangat perubahan generasi, dan Yoshimasa Hayashi, sosok senior berpengalaman namun dinilai kurang karisma. Dengan dominasi LDP di parlemen, jalan Takaichi menuju kursi perdana menteri praktis terbuka lebar.

Namun di balik kemenangan itu, Jepang juga menghadapi turbulensi politik. Takaichi akan menjadi pemimpin kelima dalam lima tahun terakhir, mencerminkan ketidakstabilan yang masih membayangi partai penguasa di tengah inflasi tinggi dan skandal dana politik.

Sebagai politikus konservatif garis keras, Takaichi dikenal lantang dalam isu keamanan dan nasionalisme. Mantan menteri keamanan ekonomi ini vokal mengkritik China dan sering menimbulkan kontroversi karena kunjungannya ke Kuil Yasukuni, simbol masa lalu militerisme Jepang. Meski begitu, kali ini ia terlihat menahan retorika kerasnya demi memperluas dukungan.

Julukan “Iron Lady 2.0” melekat padanya, mengingat gaya kepemimpinan yang tegas dan kekagumannya pada Margaret Thatcher. Namun, banyak pengamat menilai Takaichi tidak sepenuhnya membawa agenda kesetaraan gender.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

“Walaupun terpilihnya dia merupakan langkah maju bagi partisipasi perempuan dalam politik, dia tidak menunjukkan keinginan kuat untuk menantang norma-norma patriarkal,” ujar Sadafumi Kawato, profesor emeritus Universitas Tokyo, dikutip AFP.

Meski dikenal menolak reformasi hukum pernikahan yang membatasi hak perempuan untuk mempertahankan nama keluarga, Takaichi berjanji akan meningkatkan jumlah menteri perempuan hingga “setara dengan negara-negara Nordik.” Janji itu muncul di tengah sorotan global terhadap kesenjangan gender Jepang, yang berada di peringkat ke-118 dari 148 negara versi World Economic Forum 2025.

Secara ekonomi, Takaichi menegaskan akan melanjutkan semangat Abenomics, kebijakan ekonomi mendiang Shinzo Abe yang menjadi mentornya. Ia mendorong pelonggaran moneter dan belanja fiskal besar-besaran, meski ekonom menilai langkah itu bisa mengguncang pasar keuangan.

Selain itu, Takaichi berjanji memperketat aturan terhadap pengaruh ekonomi asing dan tak segan menuntut renegosiasi tarif dagang dengan Amerika Serikat.

“Saya tidak akan ragu mendorong pembicaraan ulang dengan AS jika kesepakatan dianggap merugikan atau tidak adil bagi Jepang,” tegas Takaichi.

Babak baru politik Jepang pun dimulai. Pertanyaannya, apakah “Iron Lady 2.0” ini akan jadi simbol kemajuan atau sekadar wajah baru dari politik lama Jepang? @tabooo

Tags: GlobalInternasionalJepangNewsPolitik Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Amir Syarifuddin: Tokoh Komunis yang Membawa Injil saat Eksekusi

Amir Syarifuddin: Tokoh Komunis yang Membawa Injil saat Eksekusi

by Tabooo
Mei 12, 2026

Amir Syarifuddin pernah menjadi Perdana Menteri Republik Indonesia, tetapi namanya lebih sering muncul dalam bayang-bayang PKI dan Peristiwa Madiun 1948....

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

by dimas
Mei 11, 2026

Pembangunan tampak megah lewat angka pertumbuhan, gedung tinggi, dan proyek infrastruktur besar yang terus dipamerkan. Namun bagi banyak orang, kemajuan...

Next Post
P Diddy atau Sean "Diddy" Combs

Diddy Divonis Hukuman 4 Tahun Penjara, Akhir Sang Raja Hip-Hop?

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id