Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Registrasi Biometrik SIM Card Diperketat, Pemerintah Tutup Celah Kejahatan Digital

by teguh
Juli 23, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Lebih dari 30 ribu laporan penyalahgunaan nomor seluler mendorong pemerintah memperketat Registrasi Biometrik SIM card. Kini, verifikasi registrasi biometrik SIM menjadi lapisan pertama untuk menekan penipuan digital dan pencurian identitas.

Tabooo.id: Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan registrasi biometrik SIM card akan memastikan setiap nomor seluler terhubung dengan pemilik yang sah. Pemerintah ingin mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan digital yang selama ini memanfaatkan identitas palsu.

Komdigi menerima lebih dari 30 ribu aduan penyalahgunaan nomor seluler hingga 16/07/2026. Laporan itu mencakup penipuan, pemerasan, dan berbagai kejahatan digital lainnya.

“Melalui verifikasi biometrik, ruang penyalahgunaan identitas dalam registrasi SIM menjadi semakin sempit. Tujuannya agar setiap nomor seluler dapat dipertanggungjawabkan dan masyarakat semakin terlindungi,” kata Meutya Hafid dalam keterangan tertulis, Kamis (23/07/2026).

Data Direktorat Jenderal Dukcapil menunjukkan registrasi biometrik sudah menjangkau 10,03 juta pelanggan. Pemerintah bersama operator menargetkan seluruh 291,16 juta pelanggan seluler aktif ikut menggunakan sistem tersebut.

Operator Harus Jalankan Aturan yang Sama

Meutya meminta seluruh operator mengawasi gerai dan mitra penjualan. Mereka harus menjalankan registrasi sesuai aturan yang berlaku.

Komdigi masih menemukan sejumlah gerai yang belum menerapkan prosedur registrasi secara benar. Kondisi itu membuka peluang penyalahgunaan identitas.

Ini Belum Selesai

Penyadapan Presiden: Tiga Perwira Jadi Tersangka, Motif Dipertanyakan

Listyo Sigit dan Dua Jenderal Ditahan dalam Kasus Penyadapan Presiden

“Seluruh kanal registrasi, baik melalui gerai, aplikasi, situs web, maupun saluran mitra distribusi, harus tunduk pada ketentuan yang sama,” ujar Meutya.

Ia menegaskan setiap operator wajib menerapkan standar keamanan yang sama. Aturan itu berlaku di kota besar maupun daerah.

Tutup Celah Kejahatan Digital

Menurut Meutya, registrasi biometrik SIM Card menjadi langkah awal untuk memutus rantai kejahatan digital. Pemerintah ingin menghentikan penyalahgunaan nomor telepon sejak proses registrasi.

“Kebijakan registrasi biometrik ini hadir sebagai solusi di tingkat hulu untuk memutus akar masalah kejahatan berbasis keuangan digital,” tegas Meutya.

Data PPATK menunjukkan perputaran dana judi online sepanjang 2025 mencapai Rp286,8 triliun. Sementara itu, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencatat kerugian masyarakat akibat penipuan mencapai Rp9,1 triliun dari lebih 432 ribu laporan sejak November 2024 hingga awal 2026.

Pengamat: Penyalahgunaan SIM Bisa Berkurang

Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi menilai registrasi biometrik SIM Card dapat menekan penyalahgunaan kartu SIM. Langkah itu juga mengurangi peluang pelaku memakai identitas orang lain.

“Kebijakan terbaru ini dapat mengurangi penyalahgunaan kartu SIM yang selama ini kerap digunakan dalam penipuan, spam, penyebaran hoaks, maupun kejahatan siber lain yang memanfaatkan nomor telepon anonim,” ujar Heru Sutadi, 30/07/2026.

Heru menilai operator harus menerapkan prosedur secara konsisten. Tanpa pengawasan, pelaku tetap bisa mencari celah.

Implementasi Jadi Tantangan

Pengamat kebijakan publik menilai pemerintah sudah memiliki regulasi yang jelas. Namun, keberhasilan aturan bergantung pada pelaksanaan di lapangan.

Gerai, operator, dan mitra distribusi harus menjalankan prosedur yang sama. Perbedaan standar hanya akan membuka peluang penyalahgunaan identitas.

Perlindungan Data Jadi Kunci

Sosiolog menilai masyarakat akan mendukung registrasi biometrik jika pemerintah mampu menjaga keamanan data pribadi. Kepercayaan publik bergantung pada transparansi dan perlindungan data.

Komdigi menegaskan operator tidak menyimpan data biometrik pelanggan. Sistem hanya memakai data itu untuk proses verifikasi dengan basis data Dukcapil.

Dampak bagi Masyarakat

Jika seluruh operator menerapkan aturan secara konsisten, masyarakat akan memperoleh perlindungan yang lebih kuat.

Program ini berpotensi:

  • Menekan penipuan digital.
  • Mengurangi pencurian identitas.
  • Mempersempit ruang gerak pelaku phishing.
  • Menghambat pinjaman online ilegal.
  • Meningkatkan keamanan transaksi digital.

Keberhasilan kebijakan ini tidak hanya bergantung pada regulasi. Pemerintah juga harus memastikan setiap gerai menjalankan prosedur yang sama. Satu kelalaian bisa membuka jalan bagi ribuan kejahatan digital. @teguh

Tags: Judi OnlineKeamanan Datakejahatan digitalKomdigiMeutya HafidPerlindungan Data Pribadi TelekomunikasiPinjol IlegalRegistrasi BiometrikScamSIM Card

Kamu Melewatkan Ini

Jangkauan Menyusut, Kepercayaan Ikut Tergerus: Siapa Yang Mengawasi Algoritma?

Jangkauan Menyusut, Kepercayaan Ikut Tergerus: Siapa Yang Mengawasi Algoritma?

by teguh
Oktober 21, 2026

Dugaan shadowban konten karhutla membuka persoalan tentang transparansi platform, ketergantungan kreator, dan akses publik terhadap informasi. Jadi siapa yang mengawasi...

Komdigi Bantah Shadowban Konten Karhutla, Mengapa Views Kreator Turun?

Komdigi Bantah Shadowban Konten Karhutla, Mengapa Views Kreator Turun?

by teguh
Oktober 21, 2026

Komdigi menegaskan tidak pernah meminta platform membatasi konten kebakaran hutan. Namun, perbedaan pengalaman kreator memunculkan pertanyaan tentang transparansi algoritma media...

Kuota Hangus Belum Tuntas: Kepatuhan Operator Baru 50–70 Persen

Kuota Hangus Belum Tuntas: Kepatuhan Operator Baru 50–70 Persen

by teguh
Oktober 14, 2026

Perlindungan kuota internet belum sepenuhnya merata. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut tingkat kepatuhan operator seluler baru mencapai 50–70...

Next Post
Dana Satwa Diduga Berubah Arah, Eks Dirut KBS Terjerat Korupsi Rp7,4 Miliar

Dana Satwa Diduga Berubah Arah, Eks Dirut KBS Terjerat Korupsi Rp7,4 Miliar

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id