Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rapat Paripurna Perdana 2026 Digelar, Separuh Anggota DPR Absen

by dimas
Januari 13, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membuka Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 melalui rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Rapat ini menjadi agenda perdana parlemen pada awal 2026 dan menandai dimulainya kembali fungsi legislasi serta pengawasan DPR.

Namun, rapat pembuka tersebut langsung memperlihatkan masalah klasik kehadiran. Dari total 579 anggota DPR, hanya 294 orang yang datang dan menandatangani daftar hadir. Kondisi itu membuat hampir separuh kursi parlemen tampak kosong sejak sidang dimulai.

Kuorum Tercapai, Sidang Tetap Digelar

Ketua DPR Puan Maharani memimpin rapat dan memastikan jumlah kehadiran memenuhi syarat kuorum. Ia menyampaikan laporan resmi berdasarkan data Sekretariat Jenderal DPR RI sebelum membuka sidang.

“Pada permulaan rapat paripurna hari ini, 294 anggota DPR telah menandatangani daftar hadir dari total 579 anggota, dan seluruh fraksi terwakili,” ujar Puan dari kursi pimpinan sidang.

Setelah memastikan kuorum, Puan langsung membuka rapat paripurna yang bersifat terbuka untuk umum. Ia menandai pembukaan sidang dengan pernyataan resmi sesuai tata tertib parlemen.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

Sejumlah Pimpinan Hadir, Dasco Tidak Tampak

Dalam rapat tersebut, beberapa pimpinan DPR mendampingi Puan Maharani. Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, Adies Kadir, dan Saan Mustopa hadir di ruang sidang. Sebaliknya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad tidak terlihat mengikuti rapat paripurna pembukaan masa persidangan ini.

Kondisi tersebut mempertegas kontras antara jalannya agenda resmi parlemen dan realitas kehadiran para wakil rakyat di hari pertama persidangan.

Agenda Formal dan Isyarat Politik

Selain pidato Ketua DPR, rapat paripurna juga memuat agenda pelantikan Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota DPR dan anggota MPR untuk masa jabatan 2024-2029. Agenda ini menunjukkan bahwa rapat pembuka tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa keputusan administratif penting.

Meski demikian, perhatian publik tetap tertuju pada tingkat kehadiran anggota dewan. Masa persidangan ini akan membahas sejumlah isu strategis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi hingga kebijakan sosial.

Publik Menanti Kerja Nyata Parlemen

Dengan diketoknya palu sidang, DPR secara resmi memulai kerja tahunannya. Namun, di luar ruang sidang, masyarakat menunggu lebih dari sekadar pembukaan rapat dan pidato formal.

Ketika hampir separuh anggota absen pada hari pertama persidangan, publik wajar mempertanyakan satu hal mendasar apakah yang kosong hanya kursi di ruang sidang, atau juga keseriusan wakil rakyat menjalankan mandatnya? @dimas

Tags: DemokrasiDPRLegislasiNasionalParlemenPemerintahanPolitik Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

by Tabooo
Agustus 20, 2026

Sehari setelah perayaan HUT ke-81 RI, mahasiswa turun ke jalan membawa delapan tuntutan. Di sana, makna kemerdekaan kembali dipertanyakan lewat...

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Prabowo meminta RUU Perampasan Aset dipercepat. DPR masih menjaring masukan publik. Tantangannya bukan cuma pengesahan, tetapi memastikan aset hasil kejahatan...

Next Post
“Ini Rumah Saya”: Nenek Elina dan Pertarungan Hukum di Surabaya

Kasus Nenek Elina Terus Dikembangkan, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id