Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Puluhan Ojol Solo Turun ke Balai Kota, Tuntut Larangan Bajaj Ilegal

by dimas
Januari 22, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Puluhan pengemudi ojek online (ojol) dan tukang becak Kota Solo berkumpul di halaman Balai Kota Solo, Kamis (22/1/2026). Mereka menuntut Wali Kota Solo, Respati, segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) resmi yang melarang operasional bajaj di Kota Surakarta. Aksi ini berlangsung dengan spanduk dan orasi yang menyerukan keadilan bagi pekerja transportasi tradisional.

Ketua Umum Gabungan Aksi Driver Solo Raya (Garda), Ramadan Bambang Wijanarko, menjelaskan bahwa kehadiran bajaj baru-baru ini menekan pendapatan para ojol secara drastis.

“Pengaruhnya luar biasa. Hampir 60 persen penghasilan teman-teman turun. Sebelum ada bajaj, sehari bisa Rp 80-100 ribu, sekarang sulit untuk mendapatkan Rp 50 ribu,” jelasnya.

Bajaj Memangkas Pendapatan Ojol

Selain itu, Bambang menjabarkan bagaimana bajaj menggeser pelanggan ojol. “Biasanya ongkos Maxride Rp 8.000 per orang, sekarang bajaj bisa mengangkut empat sampai lima penumpang sekaligus. Customer tentu mencari harga lebih murah, tapi operasi bajaj tanpa izin jelas merugikan kami,” katanya.

Para driver ojol menegaskan mereka hanya menuntut keadilan dan kepastian hukum. Sebagai langkah selanjutnya, Bambang menyebut, mereka akan melakukan audiensi dengan Wali Kota Solo pada Sabtu (24/1/2026).

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

“Kami berharap SK pelarangan sudah diterbitkan saat pertemuan nanti,” tegasnya.

Pemerintah Kota: Patuhi Aturan Perizinan

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Taufiq Muhammad, menekankan bahwa pemerintah kota selama ini aktif menegakkan aturan dan melakukan pendekatan dengan pihak bajaj.

“Kami selalu mengingatkan bajaj, jika ingin beroperasi di Solo, mereka harus memiliki izin. Namun hingga kini, pihak bajaj belum memenuhi persyaratan tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Taufiq menyatakan, Pemkot akan menyampaikan aspirasi driver ojol kepada Wali Kota dan bekerja sama dengan kepolisian serta Satpol PP untuk menindak pelanggaran di lapangan. Ia menambahkan, selama bajaj mematuhi regulasi, para driver ojol tidak keberatan.

“Masalahnya, pihak bajaj terus menunda pengurusan izin,” tambahnya.

Dampak Sosial: Ojol dan Becak Bergeser dari Mata Pencaharian

Hadirnya bajaj tanpa izin bukan hanya masalah persaingan harga. Dampaknya terasa langsung bagi pekerja transportasi tradisional, termasuk tukang becak yang pendapatannya ikut menurun. Kondisi ini memaksa para ojol mencari strategi baru demi bertahan hidup.

Bagi masyarakat Solo, situasi ini menimbulkan dilema: transportasi menjadi lebih murah dan efisien, namun hal itu mengorbankan mata pencaharian warga lokal yang selama ini menggantungkan hidup dari ojol dan becak.

Di ujung hari, aksi di Balai Kota Solo menjadi pengingat pahit jika kebijakan transportasi tidak jelas, pendapatan rakyat bisa tersapu. Sebuah ironi kota modern kemudahan mobilitas datang dengan harga yang harus dibayar oleh mereka yang paling terdampak. @dimas

Tags: IlegalIzinRegulasirespati ardiSolo

Kamu Melewatkan Ini

Anti-Swapraja: Ketika Feodalisme Dianggap Musuh

Anti-Swapraja: Ketika Feodalisme Dianggap Musuh

by Tabooo
Mei 29, 2026

Gerakan anti swapraja Surakarta bukan sekadar penolakan terhadap keraton. Ia lahir dari benturan Republik, feodalisme, ketimpangan agraria, dan kemarahan kelas...

Surakarta dan Keistimewaannya: Luka yang Belum Usai

Surakarta dan Keistimewaannya: Luka yang Belum Usai

by Tabooo
Mei 25, 2026

Surakarta pernah memiliki dasar hukum sebagai daerah istimewa. Namun gejolak politik, konflik elite, dan keputusan pusat membuat status itu membeku...

Sertifikasi Guru Naik, Pendidikan Ikut Naik? Ini  Program Atau Ini Arah Sistem?

Sertifikasi Guru Naik, Pendidikan Ikut Naik? Ini Program Atau Ini Arah Sistem?

by teguh
Mei 3, 2026

Setiap 2 Mei, Hari Pendidikan Nasional diperingati dengan optimisme. Pemerintah menyampaikan capaian, sekolah menggelar seremoni, dan publik diajak percaya bahwa...

Next Post
KPK Geledah Rumah Toriq Megah Kepala Dinas PUPR Madiun

KPK Geledah Rumah Toriq Megah Kepala Dinas PUPR Madiun

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id