Sabtu, September 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Puluhan Ojol Solo Turun ke Balai Kota, Tuntut Larangan Bajaj Ilegal

by dimas
Januari 22, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Puluhan pengemudi ojek online (ojol) dan tukang becak Kota Solo berkumpul di halaman Balai Kota Solo, Kamis (22/1/2026). Mereka menuntut Wali Kota Solo, Respati, segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) resmi yang melarang operasional bajaj di Kota Surakarta. Aksi ini berlangsung dengan spanduk dan orasi yang menyerukan keadilan bagi pekerja transportasi tradisional.

Ketua Umum Gabungan Aksi Driver Solo Raya (Garda), Ramadan Bambang Wijanarko, menjelaskan bahwa kehadiran bajaj baru-baru ini menekan pendapatan para ojol secara drastis.

“Pengaruhnya luar biasa. Hampir 60 persen penghasilan teman-teman turun. Sebelum ada bajaj, sehari bisa Rp 80-100 ribu, sekarang sulit untuk mendapatkan Rp 50 ribu,” jelasnya.

Bajaj Memangkas Pendapatan Ojol

Selain itu, Bambang menjabarkan bagaimana bajaj menggeser pelanggan ojol. “Biasanya ongkos Maxride Rp 8.000 per orang, sekarang bajaj bisa mengangkut empat sampai lima penumpang sekaligus. Customer tentu mencari harga lebih murah, tapi operasi bajaj tanpa izin jelas merugikan kami,” katanya.

Para driver ojol menegaskan mereka hanya menuntut keadilan dan kepastian hukum. Sebagai langkah selanjutnya, Bambang menyebut, mereka akan melakukan audiensi dengan Wali Kota Solo pada Sabtu (24/1/2026).

Ini Belum Selesai

Ban Lepas di Perlintasan, Pikap Tertemper KA Sembrani di Kendal

Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan

“Kami berharap SK pelarangan sudah diterbitkan saat pertemuan nanti,” tegasnya.

Pemerintah Kota: Patuhi Aturan Perizinan

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Taufiq Muhammad, menekankan bahwa pemerintah kota selama ini aktif menegakkan aturan dan melakukan pendekatan dengan pihak bajaj.

“Kami selalu mengingatkan bajaj, jika ingin beroperasi di Solo, mereka harus memiliki izin. Namun hingga kini, pihak bajaj belum memenuhi persyaratan tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Taufiq menyatakan, Pemkot akan menyampaikan aspirasi driver ojol kepada Wali Kota dan bekerja sama dengan kepolisian serta Satpol PP untuk menindak pelanggaran di lapangan. Ia menambahkan, selama bajaj mematuhi regulasi, para driver ojol tidak keberatan.

“Masalahnya, pihak bajaj terus menunda pengurusan izin,” tambahnya.

Dampak Sosial: Ojol dan Becak Bergeser dari Mata Pencaharian

Hadirnya bajaj tanpa izin bukan hanya masalah persaingan harga. Dampaknya terasa langsung bagi pekerja transportasi tradisional, termasuk tukang becak yang pendapatannya ikut menurun. Kondisi ini memaksa para ojol mencari strategi baru demi bertahan hidup.

Bagi masyarakat Solo, situasi ini menimbulkan dilema: transportasi menjadi lebih murah dan efisien, namun hal itu mengorbankan mata pencaharian warga lokal yang selama ini menggantungkan hidup dari ojol dan becak.

Di ujung hari, aksi di Balai Kota Solo menjadi pengingat pahit jika kebijakan transportasi tidak jelas, pendapatan rakyat bisa tersapu. Sebuah ironi kota modern kemudahan mobilitas datang dengan harga yang harus dibayar oleh mereka yang paling terdampak. @dimas

Tags: IlegalIzinRegulasirespati ardiSolo

Kamu Melewatkan Ini

Parkir Digital Masuk Solo, Pengawasan Jangan Ketinggalan

Parkir Digital Masuk Solo, Pengawasan Jangan Ketinggalan

by teguh
September 17, 2026

Pemkot Surakarta menyiapkan peluncuran Transformasi Parkir digital untuk Kota Surakarta pada Jumat, 18/09/2026. Kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta menjadi lokasi...

Sriwedari Memanas, Rencana Sekber Ahli Waris Tertahan

Sriwedari Memanas, Rencana Sekber Ahli Waris Tertahan

by eko
September 17, 2026

Rencana Sekber ahli waris di Sriwedari Solo tertahan setelah muncul poster penolakan dan pesan “Save Sriwedari”. Tabooo.id: Surakarta - Suasana...

GPM Tirtonadi Bukan Cuma Murah, UMKM Ikut Bergerak

GPM Tirtonadi Bukan Cuma Murah, UMKM Ikut Bergerak

by eko
September 17, 2026

Gerakan Pangan Murah Tirtonadi hadirkan pangan terjangkau dan ruang UMKM. Terminal juga siapkan pasar tumpah Minggu pagi. Tabooo.id: Surakarta -...

Next Post
KPK Geledah Rumah Toriq Megah Kepala Dinas PUPR Madiun

KPK Geledah Rumah Toriq Megah Kepala Dinas PUPR Madiun

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id