• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Presiden Iran Sebut Tuntutan AS Hambat Perundingan Nuklir

Februari 12, 2026
in Global, News
A A
Presiden Iran Sebut Tuntutan AS Hambat Perundingan Nuklir

Presiden Iran Masoud Pezeshkian berpidato dalam Debat Umum ke-80 UNGA di Markas PBB, New York, pada Rabu (24/9/2025). (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Perundingan nuklir antara Teheran dan Washington kembali mandek. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut “tembok kesangsian” yang dibangun Barat dan tuntutan berlebihan Amerika Serikat sebagai penghambat utama diplomasi. Pernyataan itu ia sampaikan saat berpidato memperingati 47 tahun Revolusi Islam 1979 di Teheran, Rabu (11/2/2026).

Pezeshkian menegaskan Iran tidak mengejar senjata nuklir dan siap menjalani setiap verifikasi terkait program nuklir negaranya.

“Kami meyakini masalah kawasan hanya dapat diselesaikan oleh negara-negara di wilayah ini, bukan oleh kekuatan asing,” ujarnya.

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Ia menambahkan, Iran tidak akan menyerah pada tuntutan berlebihan maupun agresi dari luar.

Negeri itu tetap menempuh jalur diplomasi dengan tulus. Pezeshkian menegaskan, Iran aktif berdialog dengan negara-negara Asia Barat untuk menjaga perdamaian regional. Ia menekankan, stabilitas kawasan tercipta melalui kerja sama lokal, bukan intervensi asing.

Tantangan Ekonomi dan Persatuan Nasional

Pezeshkian menyoroti pentingnya persatuan nasional di tengah kerusuhan yang meletus baru-baru ini. Pemerintahnya menindaklanjuti berbagai persoalan rakyat, mulai dari ketidakpuasan sosial hingga tekanan ekonomi.

“Kita membutuhkan persatuan internal lebih dari apa pun,” tambahnya.

Di ranah ekonomi, Pezeshkian menekankan Iran harus mendapat akses ke pasar internasional, terutama negara Muslim dan tetangga regional, untuk mempercepat pembangunan domestik dan memperkuat ketahanan ekonomi. Teheran pun aktif meneken kontrak dan perjanjian regional maupun internasional guna mendorong investasi dan perdagangan.

Implikasi Global

Kebuntuan perundingan nuklir membawa dampak luas. Sanksi dan tekanan AS serta negara Barat membatasi kemampuan Iran bertransaksi di pasar global, sementara rakyat menghadapi kenaikan harga dan ketidakpastian ekonomi. Negara tetangga pun menanggung risiko instabilitas regional akibat lambannya kesepakatan diplomatik.

Pezeshkian menegaskan, Iran tetap berkomitmen pada jalur diplomasi, namun menolak tunduk pada tekanan berlebihan. Ia menilai setiap intervensi asing hanya memperpanjang kebuntuan dan menunda manfaat nyata bagi rakyat.

Di tengah retorika tegas itu, terselip pesan bagi dunia: diplomasi yang memaksakan kehendak pihak luar jarang berhasil. Ketika kesangsian membentengi dialog, kemajuan melambat, sementara rakyat terus menunggu solusi yang nyata. @dimas

Tags: ASdiplomasiEkonomiGlobalIranKonflikNuklirPerdamaianPezeshkianStabilitasTekanan
Next Post
Alarm Merah: Indonesia Masuk 2 Negara Paling Rentan Penipuan 2025

Alarm Merah: Indonesia Masuk 2 Negara Paling Rentan Penipuan 2025

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.