Sabtu, Juni 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo: Natal Datang di Tengah Duka Bencana Sumatera

by dimas
Desember 25, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Rabu (24/12/2025), Prabowo menegaskan bahwa Natal menjadi momentum kasih, harapan, dan kepedulian terhadap sesama.

Namun, ucapan itu hadir di tengah suasana duka nasional. Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia sedang menghadapi ujian berat akibat bencana alam. Banjir dan longsor di Sumatera telah merenggut banyak korban jiwa dan menyisakan penderitaan luas.

“Natal adalah momentum kasih dan harapan. Pada saat yang sama, bangsa kita menghadapi ujian bencana alam yang membawa duka bagi saudara-saudari kita di Sumatera,” ujar Prabowo.

Duka Nasional di Tengah Perayaan

Prabowo menyebut lebih dari 1.000 orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor di berbagai daerah di Sumatera. Jumlah korban itu menjadikan bencana sebagai duka nasional, bukan lagi tragedi lokal.

Bencana tersebut memukul kehidupan sosial dan ekonomi warga. Banyak keluarga kehilangan anggota keluarga, rumah, dan sumber penghidupan. Dalam situasi ini, Prabowo menekankan bahwa perayaan Natal harus berjalan seiring dengan empati kepada para korban yang masih bertahan di pengungsian.

Ini Belum Selesai

Mahasiswa Kepung DPR/MPR RI, Tritura 2026 Kembali Menggema dari Senayan

Mahasiswa Tagih Janji DPR: Bicara Mudah, Buktinya Mana?

Seruan Persatuan dan Solidaritas

Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas. Ia menilai persatuan sebagai modal utama bangsa untuk bangkit dari krisis.

Menurut Prabowo, tekanan bencana dan tantangan ekonomi menuntut respons bersama. Ia mendorong masyarakat saling menolong dan berkontribusi sesuai kemampuan. Ia juga mengajak publik menjadikan masa sulit ini sebagai titik awal kebangkitan nasional.

“Semoga damai Natal menyertai kita semua. Semoga tahun yang baru membawa kesehatan, kekuatan, dan semangat kebersamaan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tambahnya.

Kelompok Paling Terdampak

Masyarakat di wilayah rawan bencana Sumatera menjadi kelompok paling terdampak. Mereka kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Selain luka fisik dan psikologis, ancaman kemiskinan baru kini membayangi akibat terhentinya aktivitas ekonomi.

Pesan Presiden menegaskan bahwa solidaritas nasional tidak cukup berhenti pada ucapan. Dukungan nyata menjadi kunci pemulihan korban.

Refleksi Akhir

Ucapan Natal Presiden terdengar menenangkan. Namun di tengah ribuan nyawa yang hilang, pesan persatuan itu menguji keseriusan kita. Gotong royong harus hadir di lapangan, bukan hanya ramai di linimasa. @dimas

Tags: Bangsabencana SumateraEmpatiGotong RoyongNatal 2025PersatuanPesanPrabowo SubiantoPresiden RIRefleksiSolidaritasSosial

Kamu Melewatkan Ini

Di Tengah Budaya Hujatan, Seorang Ayah Masih Menulis “Pangapunten”

Di Tengah Budaya Hujatan, Seorang Ayah Masih Menulis “Pangapunten”

by teguh
Juni 18, 2026

Media sosial sering mengabadikan kesalahan lebih lama daripada kebaikan. Satu unggahan bisa berubah menjadi ruang sidang publik dalam hitungan menit....

Ketika Biaya Sekolah Lebih Menakutkan dari Ancaman Penjara

Ketika Biaya Sekolah Lebih Menakutkan dari Ancaman Penjara

by teguh
Juni 16, 2026

Lampu toko kelontong itu tetap menyala seperti biasa. Aktivitas warga berjalan normal. Namun di balik malam yang tampak tenang, seorang...

Rp352 Ribu, Ujian Anak, dan Seorang Ayah yang Terpaksa Mencuri

Rp352 Ribu, Ujian Anak, dan Seorang Ayah yang Terpaksa Mencuri

by teguh
Juni 15, 2026

Seorang ayah Langkahnya pelan ketika memasuki halaman rumah pemilik toko. Di sampingnya berdiri dua anak laki-laki yang terus menunduk. Tak...

Next Post
Gus Yahya Tegaskan Tiga Hak di Tengah Krisis Dualisme PBNU

Gus Yahya Tegaskan Tiga Hak di Tengah Krisis Dualisme PBNU

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id