• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Pigai Koreksi Pernyataan Mahfud MD soal Hak Asasi dan MBG

Februari 28, 2026
in Nasional, News
A A
Pigai Koreksi Pernyataan Mahfud MD soal Hak Asasi dan MBG

Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan standar Hak Atas Pangan dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis. (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Kontroversi Makan Bergizi Gratis (MBG) memanas setelah Menteri HAM Natalius Pigai mengoreksi pernyataan eks Menko Polhukam Mahfud MD tentang dugaan pelanggaran HAM.

Pigai menekankan bahwa pengelolaan MBG yang tidak profesional memengaruhi pencapaian pemerintah dalam memenuhi Hak Atas Pangan warga.

“Terima kasih Pak Mahfud. Maksud Profesor saya paham. Tetapi bahasa yang benar sesuai standar HAM adalah,” tulis Pigai di akun X @NataliusPigai2, Jumat (27/2/2026).

Ia menambahkan, pemerintah masih bisa memperbaiki kelalaian dalam pelaksanaan MBG, sementara pelanggaran serius akan berhadapan dengan hukum.

“Kelalaian proses bisa diperbaiki, tetapi pelanggaran harus dipidana. Prinsip HAM berlaku sepanjang proses pemenuhan hak berlangsung,” tambahnya.

Pigai menegaskan bahwa Mahfud tidak dapat menyatakan terjadi pelanggaran HAM tanpa putusan pengadilan. Ia menekankan, Mahfud hanya boleh menyebut “dugaan pelanggaran HAM.”

Mahfud MD dan Perspektif HAM Ekonomi

Mahfud menegaskan pengelolaan MBG yang tidak profesional dapat melanggar HAM. Ia juga memperingatkan, siapa pun yang menghalangi MBG, Sekolah Rakyat, atau Koperasi Merah Putih berarti menentang HAM.

Selain itu, Mahfud menyoroti pengelolaan program secara sewenang-wenang atau koruptif. Ia menjelaskan, praktik semacam itu menimbulkan ketidakseimbangan antara kebutuhan rakyat dan kepentingan diplomasi, serta melanggar hak ekonomi, sosial, dan budaya.

“Normanya jelas. Siapa yang menghalangi MBG melanggar HAM, tetapi siapa yang kelola sewenang-wenang dan korupsi juga melanggar HAM,” tegas Mahfud.

Ia menekankan, hak asasi manusia tidak hanya mencakup hak sipil dan politik, tetapi juga hak ekonomi, sosial, budaya, dan hak atas lingkungan hidup sebagai generasi ketiga HAM.

“Jangan hanya bicara memberi makan orang itu HAM, pengelolaan yang tidak benar juga termasuk pelanggaran,” katanya.

Dampak Nyata bagi Pemerintah dan Masyarakat

Kontroversi ini berdampak langsung pada masyarakat dan kredibilitas pemerintah. Warga yang menerima MBG bergantung pada distribusi tepat waktu dan profesional. Ketidakteraturan pengelolaan menimbulkan ketidakadilan sosial dan merugikan penerima manfaat.

Pemerintah menghadapi sorotan tajam karena birokrat yang mengelola MBG tidak transparan dan akuntabel. Kegagalan itu memicu konflik sosial, kritik publik, dan risiko hukum bagi aparat pelaksana program.

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Koreksi Bahasa, Bukan Kontroversi

Perdebatan Pigai-Mahfud menunjukkan bahwa kata-kata memiliki kekuatan dalam HAM. Salah ungkap memicu persepsi pelanggaran, sementara praktik nyata menuntut profesionalisme dan hukum.

Di tengah pro-kontra itu, masyarakat menunggu bukti nyata di lapangan, bukan sekadar debat definisi. HAM bukan hanya moral atau retorika, tetapi eksekusi program pemerintah yang dirasakan langsung rakyat.

Seperti kata Pigai, bahasa bisa dikoreksi, tetapi pemerintah tidak bisa memperbaiki ketidakprofesionalan hanya dengan kata-kata. @dimas

Tags: BergiziDiskusiGratisHak Asasi ManusiaHAMKeadilanKewajibanKontroversiMakanMBGNatalius PigaiPanganpemerintahProgramrakyatSosialStandartransparansi
Next Post
Mantan Kapolresta Sleman Dijatuhi Sanksi Disiplin Terkait Kasus Hogi Minaya

Mantan Kapolresta Sleman Dijatuhi Sanksi Disiplin Terkait Kasus Hogi Minaya

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.