Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Penentuan Idulfitri 1447 H Menanti Rukyat, 117 Lokasi Disiagakan

by dimas
Maret 18, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah mulai menyiapkan penentuan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kementerian Agama menetapkan 117 titik pemantauan hilal yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai dasar sidang isbat.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa pemerintah akan menunggu laporan hasil rukyatul hilal dari seluruh daerah sebelum menetapkan 1 Syawal.

“Penetapan awal Syawal 1447 H akan menunggu laporan hasil rukyatulhilal yang kemudian dibahas dalam sidang isbat,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

117 Titik, dari Sabang sampai Papua

Kemenag menyebar titik pemantauan hilal dari ujung barat hingga timur Indonesia. Tim pengamat akan memantau posisi bulan di berbagai lokasi strategis, mulai dari observatorium, pantai, hingga gedung tinggi.

Di wilayah timur, pemerintah bahkan menetapkan titik pemantauan di kawasan Ibu Kota Nusantara, tepatnya di Rusun ASN Tower D. Penambahan titik ini menunjukkan upaya pemerintah memperluas cakupan pengamatan sekaligus meningkatkan akurasi data.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Sebaran titik ini juga mencerminkan pendekatan nasional dalam menentukan hari besar keagamaan—tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi berbasis laporan kolektif dari seluruh Indonesia.

Rukyat Jadi Penentu Akhir, Hisab Tetap Jadi Acuan

Pemerintah tetap menggabungkan dua metode: hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung). Namun, hasil rukyat menjadi penentu akhir dalam sidang isbat.

Artinya, meskipun perhitungan astronomi sudah memberi gambaran awal, keputusan resmi tetap bergantung pada apakah hilal benar-benar terlihat di lapangan.

Pendekatan ini kerap memunculkan dinamika, terutama ketika hasil hisab dan rukyat tidak sepenuhnya sejalan. Di titik inilah pemerintah berperan sebagai penentu keputusan nasional.

Dampak Langsung ke Masyarakat: Antara Kepastian dan Perbedaan

Keputusan sidang isbat tidak hanya bersifat administratif. Hasilnya langsung memengaruhi jutaan masyarakat mulai dari jadwal mudik, arus balik, hingga aktivitas ekonomi menjelang Lebaran.

Bagi pelaku usaha, kepastian tanggal Lebaran menentukan strategi penjualan. Sementara bagi masyarakat umum, keputusan ini menyangkut momen ibadah sekaligus tradisi berkumpul bersama keluarga.

Namun, potensi perbedaan penetapan Lebaran tetap terbuka. Sejumlah kelompok masyarakat terkadang menggunakan metode perhitungan sendiri, sehingga bisa menetapkan hari raya lebih awal atau berbeda.

Pada akhirnya, sidang isbat bukan sekadar forum penentuan tanggal. Ia menjadi titik temu antara sains, keyakinan, dan kebijakan negara. Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, publik kembali menunggu apakah Lebaran kali ini akan seragam, atau kembali berjalan dengan cara masing-masing. @dimas

Tags: 1447 HEkonomi IndonesiaHilalIdul FitriKemenaglebaranMudikNasionalRamadanSidang Isbat

Kamu Melewatkan Ini

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

by dimas
Mei 12, 2026

Rupiah anjlok menyentuh angka Rp 17.500 per dolar AS. Tekanan global dan turunnya kepercayaan investor disebut jadi penyebab utama. Di...

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

by dimas
Mei 11, 2026

Pembangunan tampak megah lewat angka pertumbuhan, gedung tinggi, dan proyek infrastruktur besar yang terus dipamerkan. Namun bagi banyak orang, kemajuan...

Next Post
Empat Prajurit TNI Terseret Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

Empat Prajurit TNI Terseret Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id