Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pemkot Solo Minta Maaf ke Rio Haryanto Atas Kebocoran Data Pribadi

by dimas
Februari 19, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Pemerintah Kota Solo menyampaikan permintaan maaf kepada mantan pembalap Formula 1, Rio Haryanto, setelah dokumen pengantar pernikahannya beredar di media sosial. Seorang pegawai di Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, sempat mengunggah dokumen itu, yang kemudian viral dan memicu perhatian publik.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Solo, Beni Supartono Putro, menyatakan pihaknya sudah langsung menyampaikan permintaan maaf kepada Rio. Namun, Pemkot Solo tetap menindaklanjuti proses disiplin pegawai untuk memastikan pembinaan dan efek jera.

“Secara prinsip, kami sudah menyampaikan permintaan maaf kepada Mas Rio. Namun proses sidang kasus dan pembinaan internal tetap kami lanjutkan,” ujar Beni, Kamis (19/2/2026).

Privasi Terlanggar Meski Pegawai Bangga

Beni menegaskan bahwa Rio menerima permintaan maaf, tetapi ia tetap meminta pemerintah kota memproses hukuman disiplin pegawai yang menyebarkan data pribadinya.

“Beliau sudah menyampaikan maaf, tetapi proses hukuman disiplin atas pelanggaran pegawai tetap harus dilanjutkan,” tegasnya.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Kasus ini mencuat setelah tangkapan layar unggahan Instagram Story memperlihatkan surat pengantar pernikahan Rio tanpa menyamarkan data. Pegawai itu menulis bahwa ia bangga bisa melayani proses administrasi pernikahan Rio, sekaligus memuji ibunda Rio yang ramah dan rendah hati. Tetapi, tindakan ini melanggar privasi yang seharusnya dijaga.

Pemeriksaan BKPSDM menunjukkan dokumen itu diterbitkan pada 2024, saat pegawai masih berstatus tenaga kerja dengan perjanjian kerja (TKPK). Saat ini, pegawai sudah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu di Satpol PP Kota Solo. Meskipun peristiwa terjadi sebelum pengangkatan sebagai PPPK, Pemkot Solo menegaskan sidang disiplin tetap berjalan.

“Yang bersangkutan sekarang berstatus PPPK penuh waktu di Satpol PP. Namun kami tetap menjalankan proses pembinaan dan sidang disiplin,” tambahnya.

Viral Kembali di Tahun 2026

Pegawai itu mengaku mengunggah dokumen di akun pribadi dan menghapusnya sebelum 24 jam. Namun, tangkapan layar sudah tersebar dan kembali viral pada 2026. Beni menekankan bahwa pegawai salah karena membagikan dokumen meski berniat bangga melayani figur publik.

“Motifnya ada kebanggaan tersendiri telah melayani Mas Rio. Tapi caranya melanggar privasi,” jelas Beni.

Sanksi Menanti Hasil Sidang

Beni menambahkan bahwa pihaknya belum menetapkan sanksi. Sidang lanjutan akan melibatkan Sekretaris Daerah dan Inspektur untuk menentukan hukuman disiplin yang tepat.

“Prinsipnya, keputusan cukup sampai Sekda,” pungkasnya.

Kasus ini menegaskan satu hal di era digital, sedikit kelalaian bisa viral, dan konsekuensinya bukan hanya malu-maluin, tetapi memaksa birokrasi bergerak. @dimas

Tags: DataDisiplinDokumenFigurpemerintahPemkot SoloPrivasiSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Pintar Itu Banyak. Etis? Kok Jadi Minoritas?

Pintar Itu Banyak. Etis? Kok Jadi Minoritas?

by teguh
Mei 4, 2026

Di dunia digital yang penuh kebocoran data, ransomware, dan hacker kriminal, kabar ini terasa agak “nggak biasa”.Sementara itu, seorang siswa...

Satu Laporan ke Puluhan Korban: Skandal Pesantren Pati yang Belum Tuntas

Satu Laporan ke Puluhan Korban: Skandal Pesantren Pati yang Belum Tuntas

by teguh
Mei 1, 2026

Kasus dugaan kekerasan seksual di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pati belum juga menemukan titik terang. Laporan yang muncul sejak...

MBG di Mata Max Weber: Siapa Untung, Siapa Rugi, Program Ini Masih Layak Jalan?

MBG di Mata Max Weber: Siapa Untung, Siapa Rugi, Program Ini Masih Layak Jalan?

by teguh
April 26, 2026

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) datang membawa janji besar anak kenyang, stunting turun, dan ekonomi desa bergerak. Namun, dapur yang...

Next Post
Remaja Hilang di Ijen, Tim SAR Berpacu dengan Waktu dan Menang

Remaja Hilang di Ijen, Tim SAR Berpacu dengan Waktu dan Menang

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id