Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Rencanakan Aksi Sejak November 2025

by dimas
Februari 28, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kejadian mengerikan terjadi di kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Seorang mahasiswa, Rehan Mujafar (21), menyerang teman dekatnya, Farradhila Ayu Pramesti (23), menggunakan kapak hingga mengalami delapan luka bacok di kening, leher, punggung, dan tangan kiri.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, mengungkap bahwa pelaku sudah merencanakan penganiayaan sejak November 2025.

“Rehan mengaku berniat melukai korban sejak awal November, namun baru melaksanakan aksinya Kamis pagi,” ujar Anggi, Jumat (27/2/2026).

Persiapan yang Matang

Pelaku tidak bertindak spontan. Ia membawa kapak dan parang dari rumahnya di Bangkinang, Kabupaten Kampar, senjata milik orangtuanya, dan sempat mengasahnya sebelum berangkat ke kampus.

“Pelaku menyiapkan senjatanya dengan niat membunuh korban,” kata Anggi.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Kekerasan ini menunjukkan perencanaan matang, bukan kemarahan sesaat. Ia tiba di kampus dengan tujuan jelas, membawa alat untuk mengeksekusi niatnya.

Pertemuan di Kampus yang Mematikan

Pada Kamis (26/2/2026) pagi, Farradhila berada di ruang ujian Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum untuk seminar proposal semester delapan. Ruangan itu masih sepi ketika Rehan datang membawa senjata. Mereka sempat cekcok mulut sebelum Rehan mengayunkan kapak ke korban.

Korban terluka parah, dan rekan-rekan mahasiswa yang melihat kejadian segera melarikan Farradhila ke rumah sakit. Saksi menggambarkan suasana panik, mahasiswa berlari keluar dari lantai dua kampus saat darah bercucuran.

Motif: Asmara Berujung Kekerasan

Motif penganiayaan ini berakar dari persoalan asmara. Rehan sakit hati karena Farradhila menolak kedekatan mereka, memilih tetap dengan pacarnya. Kapolsek Bina Widya, Kompol Nusirwan, menegaskan bahwa pelaku merencanakan aksinya dengan niat membunuh korban karena rasa sakit hati itu.

“Pelaku sudah menyiapkan senjata dan niatnya jelas untuk menghabisi korban,” ujar Nusirwan.

Fakta ini menunjukkan bahwa tragedi itu bukan insiden spontan, melainkan akibat emosi pribadi yang dipupuk selama berbulan-bulan.

Status Tersangka dan Ancaman Hukum

Penyidik Unit Reskrim Polsek Bina Widya telah menetapkan Rehan Mujafar sebagai tersangka. Ia dijerat dengan Pasal 469 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, yang mengancam hukuman hingga 12 tahun penjara. Aparat kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan tanpa pandang bulu.

Kasus ini memunculkan kekhawatiran masyarakat kampus dan publik luas tentang keamanan mahasiswa di lingkungan pendidikan. Bukan hanya korban yang terdampak, tetapi seluruh mahasiswa kini harus menghadapi rasa was-was dan trauma atas kekerasan di tempat seharusnya aman.

Kasus ini mengingatkan bahwa konflik pribadi bisa berujung tragedi ketika kontrol emosi dan akses terhadap senjata tajam tidak dibatasi. Di kampus, tempat mencari ilmu dan kedamaian, nyawa bisa terancam oleh dendam dan cinta tak terbalas. @dimas

Tags: KampusKasusKeamanan NegarakekerasanMahasiswaRiauSiswa

Kamu Melewatkan Ini

Kampus dan Budaya Bungkam: Kenapa Korban Kekerasan Seksual Takut Bicara?

Kampus dan Budaya Bungkam: Kenapa Korban Kekerasan Seksual Takut Bicara?

by dimas
Mei 11, 2026

Budaya victim blaming dan relasi kuasa membuat banyak korban kekerasan seksual di kampus memilih diam. Di balik ruang akademik yang...

Dosen UIN Walisongo Diduga Lecehkan Mahasiswa, Korban Pilih Diam Karena Takut

Dosen UIN Walisongo Diduga Lecehkan Mahasiswa, Korban Pilih Diam Karena Takut

by dimas
Mei 11, 2026

Dosen UIN Walisongo diduga melakukan kekerasan seksual terhadap mahasiswa. Korban disebut takut melapor karena trauma. Di tengah ruang akademik yang...

Perempuan Pembela HAM: Antara Keberanian Melawan dan Risiko Kehilangan Hidup

Perempuan Pembela HAM: Antara Keberanian Melawan dan Risiko Kehilangan Hidup

by dimas
Mei 11, 2026

Perempuan pembela HAM sering melangkah dari pengalaman melihat ketidakadilan yang terjadi di sekitar mereka. Keberanian itu mendorong mereka bersuara, mendampingi...

Next Post
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Skema Pemerasan Jabatan Terungkap

KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Skema Pemerasan Jabatan Terungkap

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id