• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Rabu, Maret 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Negosiasi Nuklir Memanas, Iran dan AS Saling Kirim Ancaman Militer

Februari 18, 2026
in Global, News
A A
Negosiasi Nuklir Memanas, Iran dan AS Saling Kirim Ancaman Militer

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS dan Israel pada Sabtu (28/2/2026). (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Perundingan nuklir antara Iran dan Amerika Serikat belum benar-benar menghasilkan kesepakatan. Sebaliknya, suasana justru dipenuhi ancaman terbuka. Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memperingatkan bahwa kapal perang Amerika bisa “dikirim ke dasar laut” jika konfrontasi militer terjadi.

Khamenei menyampaikan pernyataan itu saat delegasi kedua negara kembali duduk di meja perundingan di Jenewa, Selasa (17/2/2026). Namun, alih-alih meredakan ketegangan, pernyataan tersebut justru memperlihatkan betapa rapuhnya jalur diplomasi yang sedang berjalan.

Melalui unggahan di platform X, Khamenei merespons laporan tentang kehadiran kapal perang Amerika di dekat wilayah Iran. Ia tidak menyangkal kekuatan militer Washington, tetapi ia mengingatkan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk menghancurkannya.

“Orang-orang Amerika mengatakan mereka mengirim kapal perang. Tapi ada senjata yang bisa mengirim kapal itu ke dasar laut,” tulisnya.

Ia juga menantang klaim superioritas militer Amerika. Menurutnya, kekuatan terbesar sekalipun tetap bisa runtuh jika menghadapi perlawanan yang tepat.

Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Pernyataan itu mengirim pesan politik Iran tidak akan tunduk di bawah tekanan militer.

Diplomasi Berjalan, Kapal Induk Bergerak

Di sisi lain, Amerika Serikat tidak hanya mengandalkan meja perundingan. Washington justru memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah.

Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa AS mengerahkan kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R Ford, ke kawasan tersebut. Kapal itu akan bergabung dengan armada militer Amerika yang sudah lebih dulu siaga.

Langkah ini memperlihatkan strategi ganda Amerika bernegosiasi sambil menunjukkan kekuatan.

Trump bahkan secara terbuka memperingatkan Iran. Ia mengatakan kegagalan perundingan akan membawa konsekuensi serius.

“Ini akan menjadi hari yang buruk bagi Iran,” tegasnya.

Pernyataan ini memperjelas satu hal diplomasi berjalan di bawah bayang-bayang ancaman militer.

Luka Lama Perjanjian Nuklir yang Belum Sembuh

Ketegangan saat ini berakar dari keputusan Amerika pada 2018. Saat itu, Trump menarik AS keluar dari perjanjian nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), yang sebelumnya disepakati pada era Presiden Barack Obama.

Perjanjian itu sebenarnya membatasi program nuklir Iran sebagai imbalan pencabutan sanksi ekonomi.

Namun, setelah Amerika keluar, sanksi kembali diberlakukan. Ekonomi Iran terpukul. Nilai mata uang anjlok. Inflasi melonjak. Ketidakpuasan publik pun meledak menjadi gelombang demonstrasi.

Laporan aktivis menyebut lebih dari 6.000 orang tewas dalam aksi protes yang dipicu krisis ekonomi tersebut.

Artinya, konflik nuklir bukan hanya soal bom. Konflik itu juga soal kehidupan sehari-hari rakyat Iran.

Selat Hormuz Jadi Panggung Ancaman Nyata

Ketegangan semakin nyata ketika Iran menggelar latihan militer di Selat Hormuz. Jalur ini bukan sembarang perairan. Sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati selat tersebut.

Jika konflik pecah, dampaknya tidak akan berhenti di Iran atau Amerika.

Harga minyak bisa melonjak. Inflasi global bisa meningkat. Negara berkembang bisa menjadi korban pertama.

Bagi masyarakat dunia, konflik ini berarti satu hal sederhana hidup menjadi lebih mahal.

Dunia Menunggu, Tapi Rakyat yang Menanggung

Di atas meja diplomasi, para pemimpin berbicara tentang strategi, kekuatan, dan kepentingan nasional.

Namun, di luar ruangan itu, rakyat biasa menghadapi konsekuensi nyata.

Rakyat Iran menghadapi sanksi dan krisis ekonomi. Sementara itu, masyarakat dunia menghadapi ancaman kenaikan harga energi.

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Negosiasi mungkin berbicara tentang uranium. Namun dampaknya selalu berakhir di dapur.

Sebab dalam konflik global, yang paling cepat merasakan dampaknya bukan para pemimpin melainkan mereka yang tidak pernah ikut menandatangani perjanjian apa pun. @dimas

Tags: Ali KhameneiAmerika SerikatDonald TrumpGeopolitikGlobalIranKeteganganKonflikKrisisMiliterNuklirperangPolitikSelat HormuzTimur Tengah
Next Post
Jelang Ramadhan, Harga Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu di Semarang

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu di Semarang

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.