Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Iran Perketat Selat Hormuz, Sinyal Keras ke AS di Tengah Latihan Militer

by dimas
Februari 17, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Global – Ketegangan militer di kawasan Teluk meningkat tajam setelah militer Iran menegaskan pengawasan penuh atas jalur energi paling vital dunia. Pernyataan itu muncul bersamaan dengan latihan militer skala besar di kawasan laut strategis, sekaligus menegaskan pesan geopolitik Teheran kepada rival globalnya.

Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Laksamana Muda Alireza Tangsiri, menegaskan pasukannya memantau aktivitas maritim selama 24 jam tanpa henti di Selat Hormuz. Ia menyatakan sistem intelijen IRGC memantau permukaan laut, ruang udara, hingga bawah permukaan secara bersamaan.

Tangsiri menekankan bahwa IRGC menjalankan pengawasan ketat untuk menjaga keamanan pelayaran internasional. Setiap hari, lebih dari 80 kapal tanker minyak dan kapal kontainer melintasi jalur ini. Aktivitas tersebut menjadikan Selat Hormuz sebagai nadi distribusi energi global sekaligus titik rawan konflik militer.

Latihan Militer dan Sinyal Kekuatan Kawasan

IRGC menggelar latihan militer di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz dengan memanfaatkan pulau-pulau strategis sebagai garis pertahanan depan. Latihan ini menekankan manuver taktis, kesiapan tempur cepat, serta penggunaan sistem persenjataan yang sebagian masih dirahasiakan.

Panglima IRGC, Mohammad Pakpour, memimpin langsung latihan bertajuk “Pengendalian Cerdas Selat Hormuz”. IRGC menyusun latihan ini untuk menguji kesiapan operasi nyata, termasuk skenario pengamanan jalur laut dan respons terhadap potensi ancaman militer regional.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Unit respons cepat IRGC juga rutin melatih operasi intervensi laut. Mereka mensimulasikan pemeriksaan hingga penyitaan kapal yang melanggar aturan pelayaran di kawasan strategis tersebut.

Bayang-Bayang Rivalitas Global

Latihan ini berlangsung saat rivalitas antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana pengerahan tambahan kapal induk ke Timur Tengah untuk memperkuat kehadiran militer Washington.

Langkah tersebut memperpanjang pola saling tekan antara dua kekuatan besar yang selama bertahun-tahun bersaing memperebutkan pengaruh keamanan kawasan dan stabilitas energi global.

Diplomasi Nuklir Masih Bergerak

Di tengah eskalasi militer, jalur diplomasi tetap berjalan. Iran dan AS berencana melanjutkan perundingan nuklir tidak langsung di Jenewa dengan mediasi Oman. Kedua pihak membuka kembali jalur dialog setelah kebuntuan hampir delapan bulan.

Eskalasi militer regional sebelumnya meningkat setelah serangan yang dikaitkan dengan Israel terhadap kepentingan Iran. Situasi itu memperdalam ketidakpercayaan antar blok kekuatan di Timur Tengah.

Dampak Nyata bagi Masyarakat Global

Setiap eskalasi di Selat Hormuz langsung mendorong fluktuasi harga energi dunia. Negara importir minyak, sektor manufaktur, hingga kelas menengah global menghadapi risiko terbesar akibat gejolak harga dan gangguan rantai pasok.

Saat militer berlomba mengamankan jalur energi dunia, masyarakat global menghadapi tekanan nyata berupa kenaikan harga bahan bakar, inflasi pangan, dan meningkatnya beban ekonomi rumah tangga.

Di peta geopolitik dunia, Selat Hormuz bukan sekadar jalur laut. Kawasan ini menunjukkan bahwa stabilitas global sering bergantung pada kekuatan yang menguasai jalur energi bukan pada kesiapan dunia menanggung dampaknya. @dimas

Tags: diplomasiEkonomi IndonesiaEnergiGeopolitikGlobalHargaIRGCKeteganganKrisis GlobalMiliterminyakNuklirperangPerang IranSelat HormuzStabilitasTimur Tengah

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Berubah, atau Sistem yang Mengubahnya?

Prabowo Berubah, atau Sistem yang Mengubahnya?

by Naysa
Oktober 8, 2026

Ada ironi dalam perjalanan Prabowo Subianto: orang yang dulu berdiri di luar pagar kekuasaan kini memegang kunci gerbangnya. Kritik terhadap...

Prabowo Klaim Banyak Capaian, Survei Publik Justru Menunjukkan Tren Menurun

Prabowo Klaim Banyak Capaian, Survei Publik Justru Menunjukkan Tren Menurun

by teguh
September 21, 2026

Presiden Prabowo klaim memasuki hampir dua tahun pemerintahannya dengan nada percaya diri. Di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19/09/2026, ia menyebut...

Jalan Kasasi Terbuka, Tapi Keadilan Andrie Yunus Berhenti di Mana?

Jalan Kasasi Terbuka, Tapi Keadilan Andrie Yunus Berhenti di Mana?

by dimas
September 8, 2026

Kasasi kasus Andrie Yunus masih terbuka setelah Dilmilti memangkas hukuman enam bulan dan mencabut pemecatan. Lalu, di mana keadilan bagi...

Next Post
Tahun Baru Imlek dan Hujan: Gangguan atau Berkah?

Tahun Baru Imlek dan Hujan: Gangguan atau Berkah?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id