• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Modus Lakban di Kaki, HP Gagal Masuk Lapas Madiun

Februari 13, 2026
in News, Regional
A A
Modus Lakban di Kaki, HP Gagal Masuk Lapas Madiun

Petugas Lapas 1 Madiun gagalkan upaya penyelundupan Hp lewat modus lakban di kaki.(Foto:Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Upaya penyelundupan barang terlarang kembali terjadi di dalam lembaga pemasyarakatan. Kali ini, petugas di Lapas Kelas I Madiun, Jawa Timur, berhasil menggagalkan aksi dua pengunjung yang mencoba memasukkan empat unit telepon genggam dan empat charger ke dalam lapas.

Modusnya? Cukup nekat.

Barang-barang itu ditempel menggunakan lakban di bagian kaki, lalu ditutup dengan celana panjang agar tak terlihat saat pemeriksaan awal.

Ketahuan Gara-Gara Gerak Tubuh

Kepala Lapas, Andi Wijaya Rivai, menjelaskan petugas menemukan kejanggalan saat melakukan pemeriksaan badan rutin terhadap setiap pengunjung.

Petugas melihat bagian kaki pengunjung tampak tidak wajar. Mereka langsung melakukan pemeriksaan lanjutan. Hasilnya: empat ponsel dan empat charger berhasil diamankan sebelum masuk ke dalam blok hunian.

“Keberhasilan ini menunjukkan kewaspadaan dan kedisiplinan petugas menjadi kunci utama,” ujar Andi.

Tak ada drama panjang. Tak ada barang yang lolos.

Kenapa HP Jadi Barang Paling Dicari?

Di dalam lapas, ponsel bukan sekadar alat komunikasi. Ponsel bisa membuka akses ke dunia luar tanpa kontrol. Dari koordinasi ilegal, transaksi terlarang, sampai pengendalian jaringan kejahatan dari balik jeruji semuanya bisa terjadi lewat perangkat kecil itu.

Itulah sebabnya pengamanan superketat diberlakukan.

RelatedPosts

MotoGP Brasil 2026: Semua Nol Lagi, Tapi Marquez Punya Satu Keunggulan

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Andri Setiawan, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat pemeriksaan terhadap setiap pengunjung.

Petugas memeriksa badan dan barang bawaan secara menyeluruh. Mereka menutup celah sekecil apa pun yang bisa dimanfaatkan untuk penyelundupan.

Siapa yang Paling Terdampak?

Pertama, tentu warga binaan sendiri. Jika ponsel beredar bebas, potensi konflik internal meningkat. Ketimpangan akses antar napi bisa memicu gesekan.

Kedua, masyarakat luar. Jika napi bisa mengendalikan aktivitas ilegal dari dalam lapas, dampaknya langsung terasa di luar. Penipuan online, peredaran narkoba, hingga pemerasan sering kali berawal dari balik sel.

Ketiga, keluarga napi yang taat aturan. Mereka ikut terdampak karena prosedur pemeriksaan bisa semakin ketat akibat ulah segelintir orang.

Komitmen atau Kucing-Kucingan?

Pihak lapas mengimbau masyarakat mematuhi aturan dan tidak mencoba membawa barang terlarang. Mereka juga berjanji meningkatkan pengawasan dan profesionalitas petugas. Pertanyaannya sederhana: sampai kapan praktik “kucing-kucingan” ini terjadi?

Selama masih ada yang nekat mencoba, petugas harus selalu selangkah lebih waspada.Karena di balik lakban kecil di kaki, taruhannya bukan cuma satu ponsel tapi keamanan satu sistem.@eko

Tags: besuk wbpHPLakbanLapas Madiunmodusmodus lakbanpenyeludupan hpwarga binaan
Next Post
Hoaks! Artikel 85 persen rakyat setuju Jokowi jadi presiden lagi 2029

Hoaks! Artikel 85 persen rakyat setuju Jokowi jadi presiden lagi 2029

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.