Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo Book Club
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Mitos Weton Wage: Pendosa tapi Kok Dapat Makrifat?

by jeje
November 25, 2025
in Vibes
A A
Home Vibes
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Talk – Banyak cerita rakyat Jawa menampilkan Weton Wage sebagai sosok penuh paradoks. Ia tidak hidup seperti orang saleh, tetapi berbagai kisah justru menggambarkan dirinya sebagai pendosa yang berhasil menguasai ilmu makrifat pengetahuan batin yang biasanya lahir dari tirakat panjang para sufi.

Kontradiksi ini membuat banyak orang mengernyit. Bagaimana sosok “bandel” bisa mendapat jalan pintas menuju pencerahan? Atau jangan-jangan, masyarakat Jawa memakai tokoh ini untuk menyindir orang yang merasa paling suci?

Karakter Wage: Tenang, Peka, tapi Kepala Batu

Primbon Jawa menggambarkan orang yang lahir pada pasaran Wage sebagai pribadi yang tenang, peka, jujur, dan sederhana. Di sisi lain, mereka sering menunjukkan sikap keras kepala, mudah baper, dan kerap ragu ketika harus membuat keputusan berat karena tidak tega menyakiti orang lain.

Campuran sifat itu membuat masyarakat membentuk berbagai mitos seputar Wage. Banyak orang kemudian memandangnya sebagai sosok ambigu—diam, pendiam, tetapi dianggap punya celah menuju dunia batin dan dunia gelap sekaligus.

Ini Belum Selesai

Dari Ujung Timur ke Dunia: Papua Tak Lagi Sekadar Pinggiran

Kenaikan Yesus Kristus: Ketika Langit Jadi Pengingat, Bumi Diminta Berubah

Makrifat dalam Islam Tidak Datang ke Orang yang Bermain dengan Maksiat

Dalam tradisi tasawuf, seorang penempuh jalan spiritual harus membersihkan hati, bertobat sungguh-sungguh, dan menjalani tirakat berat sebelum menyentuh makrifat. Proses panjang itu tidak pernah memberi ruang bagi orang yang masih bermain dengan maksiat.

Karena itu, cerita tentang pendosa yang tiba-tiba “mendapat” makrifat kemungkinan hanya berfungsi sebagai kritik sosial, bukan ajaran teologis.

Pelajaran dari Kisah Weton Wage

Kisah Wage mengingatkan masyarakat untuk tidak menelan mentah-mentah klaim seseorang yang mengaku punya kemampuan batin atau mata batin. Dalam tradisi Jawa, klaim seperti itu justru memicu kecurigaan.

Inti pesannya sederhana: ilmu setinggi apa pun tidak akan berarti kalau akhlak jatuh. Dalam ajaran Islam, makrifat tumbuh dari hati yang bersih dan tindakan yang lurus—bukan dari pengakuan dan bukan dari hidup yang dekat dengan dosa. @jeje

Kamu Melewatkan Ini

Berani Speak Up di Depan Juri: Sikap Kritis atau Tanda Mental Anak Makin Sehat?

Berani Speak Up di Depan Juri: Sikap Kritis atau Tanda Mental Anak Makin Sehat?

by teguh
Mei 13, 2026

Sebuah video membuat publik berhenti scroll. Bukan karena keributan. Bukan juga karena drama panggung lomba. Publik justru menyorot keberanian seorang...

Perempuan Modern, Burnout, dan Semangkuk Seblak Pedas

Seblak Pedas, Burnout, dan Perempuan Modern

by Anisa
Mei 12, 2026

Seblak pedas bukan lagi sekadar jajanan kaki lima bagi banyak perempuan modern. Di tengah hidup yang penuh tekanan, makanan ini...

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Next Post
X Buka “Identitas Asli” Pengguna Biar Kita Nggak Ketipu Bot Lagi

X Buka “Identitas Asli” Pengguna Biar Kita Nggak Ketipu Bot Lagi

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Culture

© 2026 Tabooo.id