Tabooo.id: Teknologi – Pernah merasa ngobrol seru di X, terus baru sadar belakangan kalau kamu sebenarnya debat sama bot? Tenang, bukan kamu doang. Dunia digital makin absurd, dan X platform yang dulu kita panggil Twitter akhirnya turun tangan dengan fitur baru yang lumayan “ngulik identitas” pengguna.
Fitur ini hadir di profil kita dan memuat info yang selama ini tersembunyi lokasi akun, berapa kali kita ganti username, tanggal gabung asli, sampai cara kita mengunduh aplikasi X. Rasanya kayak sosial media berubah jadi aplikasi KYC (Know Your Customer) versi santai.
Fakta: Transparansi X Bukan Lagi Wacana
Menurut TechCrunch, fitur ini pertama diumumkan Oktober lalu. Nikita Bier, Kepala Produk X, mengaku bahwa timnya sudah mulai menguji fitur ini lewat profilnya sendiri dan para karyawan X. Mereka ingin pengguna melihat detail yang lebih konkret tentang akun yang mereka ajak ngobrol.
Tujuannya jelas menekan interaksi tidak autentik. Bot makin canggih dan makin mirip manusia di era AI sekarang. Kita tahu, beberapa dari mereka bahkan bisa balas tweet lebih cepat daripada jempol kita menyentuh layar.
Dengan data ini, pengguna bisa menilai apakah akun tertentu asli, bot, atau yang paling bahaya pihak dengan agenda tersembunyi. Misalnya, kalau bio-nya bilang “Tinggal di Texas” tapi data akunnya nunjuk lokasi di luar Amerika, wajar kalau kamu langsung pasang mode waspada.
Yang menarik, minggu lalu ada pengguna yang meminta Elon Musk mewajibkan akun menampilkan lokasi. Bier menjawab, “Berikan saya 72 jam.” Dan boom seminggu kemudian fitur “About this account” mulai muncul di profil banyak orang.
Subjudul: Cara Cek Fitur “About This Account”
Kalau kamu penasaran, kamu bisa mengeceknya dengan langkah simpel. Di aplikasi atau web, klik tanggal “Bergabung” di profilmu. Halaman baru akan muncul dan menampilkan:
- tanggal kamu pertama kali gabung,
- lokasi akun,
- riwayat perubahan username,
- metode kamu mengakses X (misalnya dari App Store AS atau Google Play),
- dan kapan terakhir kali username kamu diubah.
Beberapa pengguna sudah bisa melihat fitur ini. Sebagian lain belum. X tampaknya memberi waktu bagi pengguna untuk memeriksa dulu akurasi datanya sebelum dirilis ke semua orang.
Menariknya, X juga memberi opsi: mau tampilkan negara atau cuma wilayah geografis? Jadi kalau kamu nggak mau terlalu terbuka, masih ada ruang privasi.
Kenapa X Tiba-Tiba Transparan?
Analisis Ringan ala Tabooo
Kalau kita lihat tren digital setahun terakhir, kepercayaan adalah komoditas paling langka. Interaksi online makin dipenuhi akun anonim yang kadang bikin bising, kadang bikin bingung. Di saat yang sama, AI menghasilkan chatbot dan bot sosial yang bisa nyaru jadi manusia lengkap dengan opini pedas dan sarkasme kelas master.
X sedang bersaing melawan kekacauan yang mereka biarkan tumbuh bertahun-tahun misinformasi, akun palsu, dan percakapan palsu. Dengan membuka data akun, X berusaha mengembalikan satu hal yang hilang rasa aman ngobrol dengan manusia sungguhan.
Ada aspek sosialnya juga. Generasi sekarang makin sensitif terhadap keaslian. Kita suka hal yang raw, jujur, nggak dibuat-buat. Kita lihat tren itu di semua platform Instagram bikin “Add Yours”, TikTok dorong konten tanpa filter, BeReal sempat jadi hype karena konsep kejujurannya.
Fitur “About this account” adalah versi X dari tren “Show your real self” walau konteksnya lebih ke keamanan daripada estetika.
Subjudul: Bukan X Saja, Tapi Timing-nya Menarik
Instagram sejak lama punya fitur serupa untuk menunjukkan kapan akun dibuat dan dari mana publikasinya. Jadi X sebenarnya bukan pelopor. Tapi timing rilisnya yang bikin penting. Kita sedang hidup di era AI generatif yang bisa menulis, berpikir, bahkan berdebat lebih lancar dari manusia.
Jadi, transparansi bukan lagi sekadar fitur tambahan. Ini jadi kebutuhan dasar untuk ekosistem digital yang sehat.
Penutup: Apa Dampaknya Buat Kamu?
Kalau kamu anak timeline yang sering debat isu politik, ikut wacana pop culture, atau sekadar nongkrong di trending topic, fitur baru ini bisa jadi “radar” penting. Kamu bisa menghindari akun anonim yang sengaja memancing keributan. Kamu juga bisa melihat apakah akun yang kamu follow punya riwayat perubahan identitas.
Di era ketika suara manusia dan bot mulai terdengar sama, kemampuan untuk membedakan keduanya jadi semacam soft skill baru.
Pertanyaannya sekarang Kita siap nggak hidup di dunia yang makin menuntut keaslian, tapi tetap ingin mempertahankan privasi?
Pilihan ada di tangan kamu. Tapi satu hal jelas: internet makin jujur. Entah kamu nyaman atau nggak, transparansi sedang jadi standar baru interaksi digital. @teguh





