Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Jay Idzes, Tembok Hidup Sassuolo yang Nggak Pernah Lelah

by teguh
Mei 8, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sassuolo lagi-lagi datang dengan energi yang mendidih. Stadion terasa seperti ruang tekan semua orang menahan napas karena tahu satu hal Jay Idzes bakal jadi pusat gravitasi permainan. Setiap kali tim ini turun ke lapangan, ada momen ketika waktu seolah melambat, dan kamera otomatis mencari satu sosok sang kapten Timnas Indonesia yang kini jadi orbit baru di Serie A.

Dan malam-malam Serie A belakangan ini semakin mengukuhkan satu fakta Jay Idzes bukan cuma pemain baru di Sassuolo. Dia fondasi baru klub ini.

Jay Idzes, Tembok Hidup Sassuolo yang Nggak Pernah Lelah
Jay Idzes Menjadi Benteng Kokoh Saat Mengalahkan Lazio

Data Nggak Pernah Bohong

Statistik musim ini berbicara lebih keras dari speaker stadion. Dari semua pemain Sassuolo, cuma tiga orang yang menembus minimal 900 menit bermain Sebastian Walukiewicz (955 menit), Arijanet Muric (900 menit), dan tentu saja, Jay Idzes (900 menit).

Idzes Yang juga merupakan Bek Timnas Indonesia memulai debutnya saat Sassuolo kalah dramatis 2–3 dari Cremonese (28 Agustus). Sejak itu, ia nyaris tak pernah keluar dari starting XI. Pekan ke-11 jadi salah satu highlight ketika Sassuolo mencukur Atalanta 3–0 di Bergamo dan Idzes lagi-lagi main penuh, tanpa cela.

Yang lebih gila lagi? Dia zero cards. Nggak kuning, nggak merah. Bek tengah di Serie A main 900 menit tapi bersih dari hukuman? Itu level zen master.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Suara dari Ruang Ganti

Pelatih Fabio Grosso juga nggak menahan pujian. Menurutnya, kehadiran Idzes memberikan “ketenangan struktural” di belakang. “Dia bermain dewasa, disiplin, dan selalu tepat membaca permainan,” kata Grosso dalam sesi konferensi singkat setelah laga Atalanta.

Di internal tim, rekan-rekan setim menyebut Idzes sebagai “kompas pertahanan” selalu tahu kapan harus menutup, kapan harus naik, kapan harus memutus tekanan lawan.

Dan semua itu dilakukan tanpa tampak panik. Benar-benar ice man.

Menuju Laga Pisa: Ujian Berlanjut

Selasa (25/11/2025) dini hari WIB, Sassuolo bakal berhadapan dengan Pisa di pekan ke-12. Grosso hampir pasti kembali mengandalkan duet Idzes Tarik Muharemovic untuk jadi pagar hidup. Dengan kondisi Sassuolo yang sedang mencari konsistensi, mata semua orang tertuju pada stabilitas pertahanan. Dan stabilitas itu untuk sementara bernama Jay Idzes.

Maknanya Buat Sassuolo, dan Buat Kita

Buat Sassuolo, Idzes bukan sekadar pemain dia pondasi, ritme, dan ketenangan. Dalam liga yang keras seperti Serie A, punya bek tanpa kartu adalah mimpi.

Buat publik Indonesia? Ini bukan cuma soal menit bermain di Eropa. Ini bukti bahwa pemain Indonesia bisa jadi pusat strategi klub besar, disorot media Italia, dan dipuji pelatih top… tanpa sensasi, tanpa drama, cuma dengan performa stabil.

Dan buat Jay Idzes sendiri, setiap menit di lapangan adalah kalimat pendek yang ia tulis ke dunia gue di sini bukan numpang lewat.

Sassuolo vs Pisa bakal jadi bab selanjutnya. Dan selama Idzes berdiri di garis belakang, Sassuolo selalu punya harapan. @teguh

Kamu Melewatkan Ini

Berani Speak Up di Depan Juri: Sikap Kritis atau Tanda Mental Anak Makin Sehat?

Berani Speak Up di Depan Juri: Sikap Kritis atau Tanda Mental Anak Makin Sehat?

by teguh
Mei 13, 2026

Sebuah video membuat publik berhenti scroll. Bukan karena keributan. Bukan juga karena drama panggung lomba. Publik justru menyorot keberanian seorang...

Perempuan Modern, Burnout, dan Semangkuk Seblak Pedas

Seblak Pedas, Burnout, dan Perempuan Modern

by Anisa
Mei 12, 2026

Seblak pedas bukan lagi sekadar jajanan kaki lima bagi banyak perempuan modern. Di tengah hidup yang penuh tekanan, makanan ini...

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Next Post
e-BPKB Hadir, Santai Saja BPKB Fisik Tetap Berlaku

e-BPKB Hadir, Santai Saja BPKB Fisik Tetap Berlaku

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id