Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Jay Idzes, Tembok Hidup Sassuolo yang Nggak Pernah Lelah

by teguh
Mei 8, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sassuolo lagi-lagi datang dengan energi yang mendidih. Stadion terasa seperti ruang tekan semua orang menahan napas karena tahu satu hal Jay Idzes bakal jadi pusat gravitasi permainan. Setiap kali tim ini turun ke lapangan, ada momen ketika waktu seolah melambat, dan kamera otomatis mencari satu sosok sang kapten Timnas Indonesia yang kini jadi orbit baru di Serie A.

Dan malam-malam Serie A belakangan ini semakin mengukuhkan satu fakta Jay Idzes bukan cuma pemain baru di Sassuolo. Dia fondasi baru klub ini.

Jay Idzes, Tembok Hidup Sassuolo yang Nggak Pernah Lelah
Jay Idzes Menjadi Benteng Kokoh Saat Mengalahkan Lazio

Data Nggak Pernah Bohong

Statistik musim ini berbicara lebih keras dari speaker stadion. Dari semua pemain Sassuolo, cuma tiga orang yang menembus minimal 900 menit bermain Sebastian Walukiewicz (955 menit), Arijanet Muric (900 menit), dan tentu saja, Jay Idzes (900 menit).

Idzes Yang juga merupakan Bek Timnas Indonesia memulai debutnya saat Sassuolo kalah dramatis 2–3 dari Cremonese (28 Agustus). Sejak itu, ia nyaris tak pernah keluar dari starting XI. Pekan ke-11 jadi salah satu highlight ketika Sassuolo mencukur Atalanta 3–0 di Bergamo dan Idzes lagi-lagi main penuh, tanpa cela.

Yang lebih gila lagi? Dia zero cards. Nggak kuning, nggak merah. Bek tengah di Serie A main 900 menit tapi bersih dari hukuman? Itu level zen master.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

Suara dari Ruang Ganti

Pelatih Fabio Grosso juga nggak menahan pujian. Menurutnya, kehadiran Idzes memberikan “ketenangan struktural” di belakang. “Dia bermain dewasa, disiplin, dan selalu tepat membaca permainan,” kata Grosso dalam sesi konferensi singkat setelah laga Atalanta.

Di internal tim, rekan-rekan setim menyebut Idzes sebagai “kompas pertahanan” selalu tahu kapan harus menutup, kapan harus naik, kapan harus memutus tekanan lawan.

Dan semua itu dilakukan tanpa tampak panik. Benar-benar ice man.

Menuju Laga Pisa: Ujian Berlanjut

Selasa (25/11/2025) dini hari WIB, Sassuolo bakal berhadapan dengan Pisa di pekan ke-12. Grosso hampir pasti kembali mengandalkan duet Idzes Tarik Muharemovic untuk jadi pagar hidup. Dengan kondisi Sassuolo yang sedang mencari konsistensi, mata semua orang tertuju pada stabilitas pertahanan. Dan stabilitas itu untuk sementara bernama Jay Idzes.

Maknanya Buat Sassuolo, dan Buat Kita

Buat Sassuolo, Idzes bukan sekadar pemain dia pondasi, ritme, dan ketenangan. Dalam liga yang keras seperti Serie A, punya bek tanpa kartu adalah mimpi.

Buat publik Indonesia? Ini bukan cuma soal menit bermain di Eropa. Ini bukti bahwa pemain Indonesia bisa jadi pusat strategi klub besar, disorot media Italia, dan dipuji pelatih top… tanpa sensasi, tanpa drama, cuma dengan performa stabil.

Dan buat Jay Idzes sendiri, setiap menit di lapangan adalah kalimat pendek yang ia tulis ke dunia gue di sini bukan numpang lewat.

Sassuolo vs Pisa bakal jadi bab selanjutnya. Dan selama Idzes berdiri di garis belakang, Sassuolo selalu punya harapan. @teguh

Kamu Melewatkan Ini

Pati Menagih, Bangkalan Membela: Dua Suara Daerah Menuju Jakarta

Pati Menagih, Bangkalan Membela: Dua Suara Daerah Menuju Jakarta

by dimas
Agustus 23, 2026

Pati menagih pengesahan RUU Perampasan Aset, sementara Bangkalan membela program Prabowo. Dua suara daerah bergerak menuju Jakarta dengan tujuan berbeda....

Keris Tak Pernah Diam: Di Museum Keris Ini, Ingatan Masih Dijaga

Keris Tak Pernah Diam: Di Museum Keris Ini, Ingatan Masih Dijaga

by teguh
Agustus 23, 2026

Di balik 1.012 pusaka yang menurut pengelola Museum keris telah teregistrasi, ada pekerjaan sunyi untuk merawat benda, menjaga cerita, dan...

Lewat Karnaval, SD Tarakanita Tumbuhkan Kreativitas Anak

Lewat Karnaval, SD Tarakanita Tumbuhkan Kreativitas Anak

by eko
Agustus 23, 2026

Karnaval SD Tarakanita Solo Baru memberi ruang bagi anak mengenal budaya, membangun kreativitas, dan belajar kebersamaan di luar kelas. Tabooo.id...

Next Post
e-BPKB Hadir, Santai Saja BPKB Fisik Tetap Berlaku

e-BPKB Hadir, Santai Saja BPKB Fisik Tetap Berlaku

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id