Senin, Agustus 24, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kronologi Bahar bin Smith Aniaya Anggota Banser

by dimas
Februari 2, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – R, anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tangerang, mengalami trauma fisik dan psikologis setelah menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Cipondoh, Tangerang, pada (21/1/2026). Bahar bin Smith dan pengikutnya memukul R, lalu mengambil ponselnya saat kejadian berlangsung.

Bersalaman Berujung Kekerasan

R mendekati Bahar bin Smith untuk bersalaman setelah ceramah selesai. Namun, pengawal Bahar langsung menahan dan memukulnya di depan panggung.

“Posisi jarak 2 meter, langsung dipiting sama pengawalnya dan ada pemukulan sampai dibawa ke rumah salah satu tersangka,” ujar Midyani, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Tangerang.

Sesampainya di rumah pelaku, Bahar bersama pengikutnya memukuli R dari pukul 24.30 WIB hingga sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka juga merampas ponsel korban, meninggalkan R tanpa alat komunikasi.

Penetapan Tersangka: Kritik pada Penangguhan

Polres Metro Tangerang Kota menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka dugaan penganiayaan. Sementara itu, polisi menangguhkan penahanan tiga tersangka lain yang ikut memukul R. Midyani mengritik keputusan itu “Negara membiarkan pelaku penganiayaan bebas berkeliaran.”

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Awaludin Kanur, mengatakan istri korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi dengan Nomor LP/B/1395/IX/2025/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota. Polisi menjerat Bahar dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan/atau Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, juncto Pasal 55 KUHP tentang turut serta melakukan tindak pidana.

Dampak bagi Korban dan Lingkungan

Penganiayaan itu meninggalkan luka fisik yang nyata dan menimbulkan ketakutan bagi anggota Banser lain yang rutin mengikuti kegiatan keagamaan. Selain itu, masyarakat Cipondoh yang hadir dalam acara Maulid merasa khawatir terhadap keselamatan mereka.

Midyani menambahkan, “Korban masih trauma dan harus menyesuaikan diri kembali dengan kegiatan sosial dan keagamaan.” tambahnya.

Karena itu, aparat keamanan dan penyelenggara kegiatan harus memperketat pengawasan agar insiden serupa tidak terulang.

Bagaimana sebuah acara ibadah bisa berubah menjadi arena kekerasan? Kasus ini mengingatkan masyarakat bahwa ancaman bisa muncul di tengah kegiatan religius. Akhirnya, keadilan harus ditegakkan di pengadilan, bukan hanya di ruang ibadah. @dimas

Tags: Bahar Bin SmithBanserIbadahKeamanan NegarakorbankriminalitasPenganiayaantangerangTrauma

Kamu Melewatkan Ini

Lowongan Kerja Baru: Pemburu Begal, Gaji Sampai Rp50 Juta

Lowongan Kerja Baru: Pemburu Begal, Gaji Sampai Rp50 Juta

by teguh
Juli 30, 2026

Ketika Negara Menawarkan Bonus untuk Rasa Aman dan lowongan Kerja baru ini tidak datang dari perusahaan. Rasa takut terhadap begal...

Negara Kehabisan Rasa Aman? Ketika Warga Diajak Menangkap Begal

Negara Kehabisan Rasa Aman? Ketika Warga Diajak Menangkap Begal

by teguh
Juli 30, 2026

Rasa aman seharusnya menjadi layanan paling mendasar yang negara berikan kepada setiap warga. Namun ketika pemerintah menawarkan hadiah hingga puluhan...

Sayembara Tangkap Begal, Solusi atau Tanda Negara Kewalahan?

Sayembara Tangkap Begal, Solusi atau Tanda Negara Kewalahan?

by dimas
Juli 28, 2026

Sayembara tangkap begal memicu perdebatan tentang efektivitas penanganan kejahatan. Benarkah ini solusi cepat, atau justru tanda negara mulai kewalahan menjamin...

Next Post
Pasar Tunjungan: Dari Lorong Sejarah ke Spot Foto Anak Muda

Pasar Tunjungan: Dari Lorong Sejarah ke Spot Foto Anak Muda

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id