Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

by eko
Agustus 23, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter
Bukan cuma soal motor, Bikers Iqro Solo Raya menjadikan komunitas sebagai ruang belajar Al-Qur’an, membangun persaudaraan, dan mencari arah hidup bersama.

Tabooo.id: Surakarta – Suara knalpot, deretan motor, jaket komunitas, dan kopi di atas meja sering menjadi gambaran pertama tentang dunia bikers. Banyak orang melihat komunitas motor sebagai tempat kumpul, touring, membahas kendaraan, lalu pulang. Namun, realitas di balik sebuah komunitas sering kali menawarkan cerita yang lebih dalam.

Di tengah perayaan 26th Anniversary Bikers Brotherhood Motorcycle Club (BBMC) Central Java di Taman Sriwedari, Solo, Sabtu (22/8/2026) malam, berbagai komunitas motor datang dengan identitas dan cerita masing-masing. Salah satunya Bikers Iqro Solo Raya, komunitas yang memadukan kecintaan terhadap motor dengan kegiatan belajar Al-Qur’an.

Motor Menjadi Titik Awal Pertemuan

Bikers Iqro Solo Raya berdiri pada 2019 dengan gagasan sederhana. Mereka mengajak teman-teman yang memiliki hobi motor untuk berkumpul sekaligus belajar membaca Al-Qur’an. Dari kesamaan hobi itu, mereka kemudian membangun ruang untuk belajar dan menjaga kebersamaan.

Tomi, salah satu anggota Bikers Iqro Solo Raya, mengatakan komunitas tersebut membuka kesempatan bagi teman-teman yang ingin belajar Al-Qur’an. Menurutnya, komunitas hadir untuk mewadahi para bikers yang ingin mengembangkan diri tanpa meninggalkan hobi mereka.

“Kami mewadahi teman-teman yang mau membaca Al-Qur’an,” kata Tomi.

Ini Belum Selesai

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

BBMC Central Java Genap 26 Tahun, Bikers Se-Indonesia Berkumpul di Solo

Para anggota rutin belajar Al-Qur’an dua kali dalam sepekan. Mereka juga mengikuti kajian bersama KH Anis Maftuhin dari Pondok Pesantren Wali Salatiga. Rutinitas itu terus mereka jalani sambil menjaga suasana komunitas yang santai dan akrab.

Lima Tahun Menjaga Ngaji dan Kebersamaan

Perjalanan komunitas selama sekitar lima tahun tidak selalu hanya berisi kegiatan formal. Para anggota juga menikmati kebersamaan dengan mengobrol dan ngopi setelah bertemu. Bagi mereka, kegiatan sederhana itu justru membantu menjaga hubungan antaranggota.

“Sebagian perjalanan selama lima tahun ini kami jalani dengan istiqomah mengaji dan tetap kumpul-kumpul untuk ngopi,” ujar Tomi.

Kebersamaan menjadi bagian penting dalam perjalanan Bikers Iqro Solo Raya. Mereka datang karena memiliki hobi yang sama, lalu membangun hubungan melalui kegiatan yang mereka jalani bersama. Motor menjadi alasan untuk bertemu, tetapi persaudaraan memberi alasan untuk terus berkumpul.

Motor Apa Pun, yang Penting Mau Belajar

Bikers Iqro Solo Raya tidak menetapkan syarat khusus terkait jenis atau merek motor. Tomi mengatakan siapa saja bisa bergabung selama memiliki keinginan untuk berkumpul dan belajar Al-Qur’an. Komunitas ini tidak menjadikan kendaraan sebagai ukuran utama untuk menentukan seseorang bisa menjadi bagian dari mereka.

“Untuk motor bebas, yang penting mau kumpul untuk ngaji dan belajar Al-Qur’an,” katanya.

Prinsip itu membuat komunitas ini terbuka bagi berbagai kalangan. Motor besar atau kecil, baru atau lama, bukan persoalan utama. Mereka lebih mengutamakan kemauan untuk hadir, belajar, dan menjaga kebersamaan.

Di Balik Jaket Bikers, Ada Manusia yang Mencari Ruang

Publik sering melihat komunitas motor dari apa yang tampak di luar. Jaket, helm, konvoi, dan suara mesin menjadi identitas yang paling mudah terlihat. Padahal, di balik atribut tersebut, setiap anggota membawa cerita dan kebutuhan yang berbeda.

Ada yang mencari teman untuk berbagi hobi, ada yang ingin memperluas pergaulan dan keluar dari rutinitas sehari-hari dam ada pula yang membutuhkan lingkungan yang mendorongnya untuk belajar dan bertumbuh.

Bikers Iqro Solo Raya menunjukkan bahwa komunitas dapat memberi lebih dari sekadar teman touring. Mereka mencoba menciptakan ruang bagi anggotanya untuk saling bertemu dan belajar. Dari pertemuan rutin itu, mereka membangun hubungan yang tidak hanya berhenti di jalan raya.

Persaudaraan Tak Mengenal Merek Motor

Kehadiran Bikers Iqro Solo Raya dalam perayaan 26 tahun BBMC Central Java juga menjadi kesempatan untuk bertemu komunitas lain. Para bikers datang dari berbagai latar belakang, membawa motor yang berbeda, tetapi tetap berada dalam satu ruang kebersamaan.

Tomi mengapresiasi BBMC Central Java yang mengajak berbagai komunitas untuk hadir. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat memperkuat hubungan dan persaudaraan antar-bikers.

“Saya berharap semua bikers yang datang bisa menjalin persaudaraan antar-bikers,” ujarnya.

Ia juga berharap komunitas motor ke depan dapat menghadirkan lebih banyak kegiatan yang memberi manfaat bagi anggotanya. Salah satunya melalui kegiatan pengajian yang bisa menjadi ruang belajar dan mencari ketenangan bersama.

“Saya berharap ke depannya ada pengajian untuk bikers agar hati adem dan nyaman,” kata Tomi.

Bukan Sekadar Gas dan Gaya

Dunia motor sering identik dengan kebebasan dan perjalanan. Banyak bikers menikmati sensasi melaju di jalan, menjelajahi tempat baru, dan bertemu teman seperjalanan. Namun, perjalanan hidup tidak selalu hanya membutuhkan tujuan yang jauh, tetapi juga arah yang jelas.

Bikers Iqro Solo Raya mencoba menemukan makna itu melalui komunitas. Mereka tidak meninggalkan motor, tetapi menggunakan hobi tersebut sebagai jalan untuk membangun pertemanan dan belajar bersama. Dari satu kesamaan hobi, mereka menciptakan ruang yang memberi arti lebih bagi anggotanya.

Ini bukan sekadar cerita tentang bikers yang mengaji. Ini juga menggambarkan bagaimana manusia mencari tempat untuk diterima, bertumbuh, dan menemukan arah hidup.

Pada akhirnya, orang mungkin masuk ke sebuah komunitas karena satu hobi. Namun, mereka sering bertahan karena menemukan sesuatu yang lebih besar: teman, persaudaraan, dan ruang untuk menjadi lebih baik.

Sebab, yang dicari di perjalanan tidak selalu hanya teman untuk melaju di atas aspal. Kadang, manusia juga membutuhkan teman yang membantu menjaga arah perjalanan hidupnya.@eko

Tags: BBMC Central JavaBikers Iqro Solo RayaIqroMotorOtomotifSolosriwedari

Kamu Melewatkan Ini

BBMC Central Java Genap 26 Tahun, Bikers Se-Indonesia Berkumpul di Solo

BBMC Central Java Genap 26 Tahun, Bikers Se-Indonesia Berkumpul di Solo

by eko
Agustus 23, 2026

BBMC Central Java rayakan 26 tahun di Taman Sriwedari Solo bersama 500 bikers dari berbagai daerah dan kegiatan sosial untuk...

Nyai Setomi Tak Lagi Bertempur, Tapi Sejarahnya Masih Hidup

Nyai Setomi Tak Lagi Bertempur, Tapi Sejarahnya Masih Hidup

by eko
Agustus 23, 2026

Nyai Setomi tak lagi berfungsi sebagai meriam perang. Jamasan di Kraton Solo menunjukkan perubahan maknanya menjadi pusaka dan penjaga ingatan...

Kraton Solo Gelar Jamasan Pusaka Nyai Setomi Jelang Garebeg Mulud

Kraton Solo Gelar Jamasan Pusaka Nyai Setomi Jelang Garebeg Mulud

by eko
Agustus 23, 2026

Kraton Solo menggelar Jamasan Pusaka Nyai Setomi di Sitinggil Lor sebagai bagian dari rangkaian persiapan Hajad Dalem Garebeg Mulud 2026....

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id