Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

KPK Pegang Bukti Aliran Dana Kuota Haji, Ketua PBNU Ikut Terseret

by sigit
Januari 15, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) blak-blakan mengaku mengantongi keterangan dan bukti terkait dugaan aliran uang korupsi kuota haji 2024 yang mengarah ke Ketua Bidang Ekonomi PBNU, Aizzudin. Ia pun membantah keras dan menegaskan dirinya tidak pernah menerima sepeser pun uang haram, saat KPK mengumumkan dugaan itu.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan, penyidik tidak bekerja berdasarkan asumsi semata. Ia mengatakan, penyidik sudah mengumpulkan bukti yang saling menguatkan dan terus menelusuri fakta lapangan.
“Selain itu, KPK memiliki keterangan maupun bukti lain yang mengonfirmasi dugaan tersebut. Penyidik akan terus mendalami kasus ini,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/1/2026).


Bukti Ada, Klarifikasi Jalan Terus

Budi menambahkan, penyidik akan memeriksa saksi-saksi lain untuk mengonfirmasi aliran dana itu. Selain itu, KPK menelusuri dokumen dan bukti elektronik untuk memetakan jalur dana yang diduga mengalir ke Aizzudin.

Sebelumnya, KPK memeriksa Aizzudin sebagai saksi pada Selasa (13/1/2026). Penyidik menelisik dugaan aliran uang dari biro travel haji menuju oknum di Kementerian Agama pada periode 2023–2024.
“Kami mendalami tujuan aliran dana itu, maksudnya, dan mekanisme yang mereka gunakan,” jelas Budi.


Perantara Biro Travel Jadi Sasaran

KPK menelusuri bagaimana para perantara membantu biro travel haji mengamankan kuota khusus. Selain itu, penyidik mencurigai jalur ini sebagai pintu masuk praktik suap dari pihak swasta ke oknum di Kementerian Agama.

Ini Belum Selesai

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Jika dugaan ini terbukti, segelintir elite dan pelaku bisnis haji akan mendapat keuntungan besar. Sebaliknya, masyarakat terutama calon jemaah haji reguler menanggung kerugian. Antrean haji terus memanjang, biaya tetap memberatkan, sementara oknum sengaja memperdagangkan kuota di balik meja.


Bantahan dan Ajakan Muhasabah

Aizzudin menolak semua tudingan. Ia menegaskan tidak menerima aliran uang dan memastikan PBNU tidak terlibat dalam kasus kuota haji.
“Enggak, enggak, enggak,” ujarnya singkat usai diperiksa KPK.

Ia berharap pengurus PBNU tidak terseret dalam kasus korupsi yang terjadi di era kepemimpinan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Menurutnya, kasus ini harus menjadi bahan evaluasi dan introspeksi bersama.
“Ini menjadi titik muhasabah untuk semuanya, khususnya pengurus Nahdlatul Ulama. Ada kepentingan yang lebih besar: umat, organisasi, bangsa, dan negara,” ucap Aizzudin.


Antara Ibadah dan Transaksi

Kasus ini kembali menampar rasa keadilan publik. Di satu sisi, haji adalah rukun Islam yang sakral. Namun di sisi lain, oknum mengubah kuota menjadi ladang transaksi demi keuntungan pribadi. Kini bola ada di tangan KPK apakah bukti cukup kuat untuk berbicara di pengadilan, atau bantahan akan menutup semuanya.

Yang pasti, rapat koordinasi tetap berlarut-larut. Dan seperti biasa, yang paling tenang justru mereka yang paling jarang ikut mengingatkan siapa yang belum setor laporan. (red)


Tags: DanaKPKKuota HajiNahdlatul Ulamapbnu

Kamu Melewatkan Ini

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Konsep Otomatis

Pemerintah Madiun dalam Sorotan KPK: Ketika Sistem Terlalu Lama Dibiarkan

by jeje
Mei 11, 2026

Di Kota Madiun, cerita itu seperti membuka bab baru dari buku lama. Sebab, kasus yang kini menyeret sejumlah nama di...

27 Tahun Reformasi: Kenapa Publik Mulai Kehilangan Harapan?

27 Tahun Reformasi: Kenapa Publik Mulai Kehilangan Harapan?

by Waras
Mei 8, 2026

Dulu Reformasi datang bersama teriakan mahasiswa dan harapan besar tentang Indonesia yang lebih adil. Sekarang, 27 tahun kemudian, banyak orang...

Next Post
KPK Kantongi Identitas Penghilang Bukti Kasus Kuota Haji

KPK Kantongi Identitas Penghilang Bukti Kasus Kuota Haji

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Sepatu Kekecilan Itu Membunuh? Tragedi Siswa SMK Samarinda Bikin Publik Tersentak

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Mei 14, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id