Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

KPK Kantongi Identitas Penghilang Bukti Kasus Kuota Haji

by sigit
Januari 14, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Penggeledahan KPK di kantor Maktour Travel pada Agustus 2025 mengungkap indikasi awal penghilangan barang bukti. Oknum biro travel berusaha menghapus dokumen yang berpotensi memberatkan tersangka. Akibatnya, penyidik mempertimbangkan menjerat pihak swasta itu dengan Pasal 21 UU Tipikor tentang perintangan penyidikan.

“Penyidik tidak segan menjerat pihak swasta yang mencoba merintangi, menghalangi, atau menghilangkan barang bukti dalam perkara haji ini,” kata Budi.


Dua Tersangka Utama: Mantan Menteri dan Staf Khusus

KPK menetapkan dua tersangka: eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan eks staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. Keduanya dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor karena menimbulkan kerugian negara. Saat ini, BPK masih menghitung besaran kerugian negara akibat kasus ini.

Selain itu, KPK menyoroti dugaan penyelewengan 20.000 kuota tambahan haji dari pemerintah Arab Saudi. Aturan menetapkan 92 persen untuk haji reguler (18.400) dan 8 persen untuk haji khusus (1.600). Namun, Kementerian Agama membagi kuota 50:50, melanggar aturan.

“Pemerintah membagi 10.000 untuk reguler dan 10.000 untuk haji khusus,” jelas Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. “Seharusnya 92 persen dan 8 persen, tapi mereka membagi 50:50. Ini melawan hukum,” tegasnya.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?


Siapa Diuntungkan dan Siapa Dirugikan

Jika dugaan ini terbukti, elite birokrasi dan pelaku bisnis haji akan diuntungkan. Mereka menguasai kuota ekstra untuk keuntungan pribadi, sementara calon jemaah haji reguler menderita. Antrean memanjang, biaya tetap membebani, dan kesempatan beribadah terganggu.

Selain itu, upaya menghilangkan bukti menunjukkan oknum sadar praktik itu salah. Mereka sengaja menutup jejak. Bagi publik, ini bukan sekadar korupsi; ini drama kuota haji yang mencederai rasa keadilan.


Antara Ibadah dan Rente

Haji, rukun Islam yang sakral, kini disentuh praktik rente yang menguntungkan segelintir orang. KPK memegang bukti dan identitas penghilang barang bukti. Kini, bola ada di tangan penyidik: apakah mereka menegakkan hukum, atau bukti itu hanya berakhir di lemari dan menjadi cerita “seharusnya begitu”?

Yang jelas, antrean haji tetap panjang, biaya tetap memberatkan, dan seperti biasa, yang paling sabar tetap calon jemaah yang tak pernah ikut menghitung amplop. (red)


Tags: Barang BuktiIdentitasKPKKuota Hajipbnu

Kamu Melewatkan Ini

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Konsep Otomatis

Pemerintah Madiun dalam Sorotan KPK: Ketika Sistem Terlalu Lama Dibiarkan

by jeje
Mei 11, 2026

Di Kota Madiun, cerita itu seperti membuka bab baru dari buku lama. Sebab, kasus yang kini menyeret sejumlah nama di...

27 Tahun Reformasi: Kenapa Publik Mulai Kehilangan Harapan?

27 Tahun Reformasi: Kenapa Publik Mulai Kehilangan Harapan?

by Waras
Mei 8, 2026

Dulu Reformasi datang bersama teriakan mahasiswa dan harapan besar tentang Indonesia yang lebih adil. Sekarang, 27 tahun kemudian, banyak orang...

Next Post
Relawan Temui Kejanggalan Saat Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet

Relawan Temui Kejanggalan Saat Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id