Tabooo.id: Regional – Langit malam Kota Surakarta Selasa (17/3/2026) dini hari berubah merah menyala. Api diketahui membesar pada pukul 00.05 WIB. Kobaran api besar menghanguskan Gardu Induk 150 KV Jajar, membuat warga terbangun panik dan aktivitas listrik kota terancam lumpuh. Suara sirine truk pemadam berpadu dengan teriakan warga menandai perjuangan melawan api yang terus membesar.
Petugas Berjibaku Lawan Api
Petugas kepolisian, Damkar Kota Surakarta, dan BPBD Kota Surakarta langsung menuju lokasi di Jl. Profesor DR. Soeharso No. 53, Jajar, Kecamatan Laweyan. Mereka menyemprotkan air tanpa henti dan berkoordinasi di lapangan untuk menahan laju api agar tidak merembet ke permukiman dan fasilitas vital. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjuang keras memadamkan kobaran yang terus mengancam.
Kebakaran ini langsung mengguncang kehidupan masyarakat sekitar dan pelaku usaha di Laweyan. Pemadaman listrik memaksa rumah tangga menghentikan aktivitas, usaha kecil dan menengah menghadapi potensi kerugian, sementara rumah sakit dan layanan publik harus menyesuaikan operasi tanpa pasokan listrik stabil. Insiden ini menegaskan betapa rentannya kota ketika infrastruktur vital terganggu.
Penyebab Masih Misterius
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum terungkap. Petugas terus memantau lokasi, menahan kobaran agar tidak menjalar, dan menyiapkan langkah antisipatif untuk mencegah dampak lebih luas. Pihak berwenang belum menyampaikan dugaan penyebab maupun kemungkinan adanya kelalaian yang terlibat.
Kebakaran ini mengingatkan bahwa infrastruktur kota, meski tampak kokoh, tetap rawan bencana. Masyarakat berharap pemerintah memperkuat pengawasan dan kesiapsiagaan. Sementara itu, warga hanya bisa menatap langit yang memerah, sambil berharap gelap tidak merambah lebih jauh ke kehidupan kota. @dimas




