Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Timnas: John Herdman Kumpulkan Staf Internasional, Kursi Manajer Masih Kosong

by teguh
Maret 17, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Angin perubahan mulai terasa di tubuh Timnas Indonesia. Di balik layar, pelatih baru John Herdman bergerak cepat. Ia merakit tim kepelatihan dengan sentuhan internasional. Nama-nama dari berbagai negara masuk ke dalam struktur baru yang diharapkan mampu membawa Garuda naik level.

Namun di tengah proses pembangunan itu, satu kursi penting masih kosong manajer tim nasional.

Posisi tersebut belum memiliki pengganti sejak Sumardji mundur pada Desember 2025.

Staf Internasional Mulai Berkumpul

Sejak resmi memimpin Timnas Indonesia, Herdman mulai memperkuat fondasi tim dengan menghadirkan sejumlah tenaga ahli.

Salah satu nama terbaru adalah Alistair Smith, konsultan asal Inggris yang diumumkan oleh Direktur Teknik Alexander Zwiers melalui media sosial.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Smith akan membantu PSSI memodernisasi kurikulum kepelatihan nasional. Ia juga bergabung dengan departemen pendidikan dan pengembangan federasi.

Selain itu, Herdman mengajak Cesar Meylan, pelatih performance asal Kanada, untuk meningkatkan kondisi fisik dan performa pemain.

Dari dalam negeri, tim kepelatihan juga mendapat dukungan dari Sofie Imam Faizal, pelatih fisik berpengalaman yang sudah lama bekerja di sepak bola Indonesia.

Nama lain yang tetap bertahan adalah Nova Arianto, mantan asisten pelatih Shin Tae-yong selama lima tahun terakhir.

Tim analisis pertandingan juga mendapat tambahan tenaga. Dzikri Lazuardi akan bertugas sebagai video analis setelah sebelumnya bekerja bersama klub-klub seperti Persija Jakarta, Persipura Jayapura, dan Persis Solo.

Belakangan, kabar lain juga mencuat. Pelatih asal Inggris Simon Grayson mengklaim akan bergabung dengan staf kepelatihan Herdman.

Namun hingga kini, PSSI belum memberikan konfirmasi resmi terkait kabar tersebut.

Satu Kursi Penting Belum Terisi

Di tengah proses pembentukan tim pelatih, satu posisi strategis masih belum memiliki pemilik. Kursi manajer timnas kosong sejak kepergian Sumardji.

Menurut Sumardji, posisi itu tidak mudah diisi. Tugas seorang manajer jauh lebih kompleks dari yang terlihat dari luar.

“Saya masih belum tahu. Itu semua tergantung nanti Pak Ketua Umum dan juga teman-teman Exco seperti apa,” kata Sumardji dalam sebuah pernyataan.

Ia juga menegaskan bahwa peran manajer bukan sekadar administratif.

Seorang manajer harus menjaga kenyamanan pemain, memastikan kebutuhan tim terpenuhi, dan menghadapi tekanan publik jika tim gagal mencapai target.

“Manajer harus memastikan rasa aman dan kesejahteraan pemain. Kalau tidak berhasil, dia harus berani bertanggung jawab,” ujarnya.

Harapan Baru untuk Garuda

Langkah John Herdman membangun tim pelatih internasional memberi sinyal jelas Indonesia ingin tampil lebih modern dan kompetitif.

Perpaduan tenaga lokal dan pelatih asing bisa menciptakan pendekatan baru dalam pengembangan sepak bola nasional.

Namun keberhasilan proyek ini tidak hanya bergantung pada taktik di lapangan. Struktur tim di belakang layar juga harus solid.

Selama kursi manajer belum terisi, satu bagian penting dalam organisasi timnas masih terasa kosong. Bagi publik sepak bola Indonesia, pertanyaan besar kini muncul.

Siapa sosok yang akan berdiri di belakang Garuda bukan di lapangan, tetapi di ruang keputusan?. @teguh

Tags: KlubNasionalPersijaPSSISepak BolaSosial & PublikTimnas

Kamu Melewatkan Ini

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Bicara Cara Bertahan

Saat Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Belum Selesai Bertahan

by jeje
Mei 9, 2026

Di tengah harga pangan yang terus naik, pedagang kecil mulai menghadapi dilema paling melelahkan: menaikkan harga jual dan kehilangan pelanggan,...

Next Post
IDC Sebut Krisis RAM Era Laptop Murah Diperkirakan Berakhir

IDC Sebut Krisis RAM Era Laptop Murah Diperkirakan Berakhir

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id