Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Keraton Surakarta Berduka, SISKS Pakoe Boewono XIII Berpulang

by dimas
November 3, 2025
in Reality
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: News – Kabar duka menyelimuti jantung Kota Solo. Minggu (2/11/2025) pagi, SISKS Pakoe Boewono XIII Raja Kraton Surakarta Hadiningrat mangkat setelah berjuang melawan sakit yang lama dideritanya. Beliau menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Indriati Sukoharjo, pada usia 77 tahun.

Kabar berpulangnya sang raja pertama kali disampaikan langsung oleh Kerabat dalem Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kepada Tabooo.id

“Berita duka, Sinuhun seda,” tulis kerabat dalem yang identitasnya minta disamarkan.

Tak lama kemudian, kabar itu dikonfirmasi oleh R.Ay. Febri Hapsari Dipokusumo, istri dari adik PB XIII, KGPH Dipokusumo.

“Injih, Nyuwun doanya,” ujarnya singkat melalui pesan whatsapp.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Kepastian wafatnya Sinuhun juga disampaikan oleh kerabat keraton, KPH Dani Nur Adiningrat.

“Nyuwun pandonganipun sedoyo,” tulisnya kepada Tabooo.id, kalimat singkat yang menandai duka mendalam atas kepergian sang penjaga marwah budaya Jawa itu.

Keraton Surakarta pagi itu seolah berhenti berdetak. Jenazah almarhum, yang lahir dengan nama KGPA Suryo Partono pada 28 Juni 1948, akan disemayamkan di Keraton Surakarta sebelum dimakamkan di Pajimatan Imogiri, Bantul kompleks pemakaman raja-raja Mataram.

Kepergian Pakoe Boewono XIII bukan hanya kehilangan bagi keluarga keraton, tapi juga bagi siapa pun yang percaya bahwa budaya adalah napas bangsa. Saat prosesi adat nanti digelar, barangkali air mata akan jadi bahasa yang paling jujur untuk mengiringinya.

Dalam catatan sejarah, Sinuhun Pakoe Boewono XIII dikenal sebagai sosok yang tenang dan teguh menjaga eksistensi keraton di tengah dinamika internal yang panjang. Ia juga aktif tampil di berbagai agenda budaya, menjadi figur penting dalam pelestarian tradisi Jawa dan nilai-nilai kebangsaan. Di bawah kepemimpinannya sejak awal 2000-an, Surakarta tetap menjadi mercusuar budaya tempat di mana adat dan zaman berpelukan dalam harmoni.

Kepergian PB XIII bukan hanya kehilangan bagi keluarga keraton, tapi juga bagi siapa pun yang percaya bahwa budaya adalah napas bangsa. Saat prosesi adat nanti digelar, barangkali air mata akan jadi bahasa yang paling jujur untuk mengiringinya.

Karena setiap raja yang berpulang, sejatinya kita sedang kehilangan sepotong jiwa dari sejarah kita sendiri dan siapa yang akan menjaganya setelah ini? @dimas

Tags: Kabar DukaKraton SurakartaRaja Solo

Kamu Melewatkan Ini

Guruh Soekarnoputra: Anak Bung Karno yang Memilih Panggung Seni

Guruh Soekarnoputra: Anak Bung Karno yang Memilih Panggung Seni

by teguh
September 26, 2026

Guruh Soekarnoputra wafat pada Sabtu, 26/09/2026, pukul 04.16 WIB. Putra bungsu Soekarno itu meninggal pada usia 73 tahun di MRCCC...

Guruh Soekarnoputra Wafat, Panggung Seni Berduka

Guruh Soekarnoputra Wafat, Panggung Seni Berduka

by teguh
September 26, 2026

Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang hidup di dua panggung sekaligus seni dan politik. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada...

KY Gelar Diskusi Publik di Solo Bahas Penguatan Kewenangan

Kraton Surakarta Angkat Sejarah Peradilan di Forum KY

by eko
September 24, 2026

Kraton Surakarta membawa sejarah Peradilan Pradoto dan Pengadilan Serambi dalam diskusi penguatan kewenangan Komisi Yudisial di Solo. Tabooo.id: Surakarta -...

Next Post
Menelisik Astana Pajimatan Imogiri: Tempat Para Raja Pulang ke Keabadian

Menelisik Astana Pajimatan Imogiri: Tempat Para Raja Pulang ke Keabadian

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id