Selasa, Agustus 25, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Jelang Nataru 2025, Kapolri Waspadai Bencana dan Kejahatan

by dimas
Desember 19, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Libur Natal dan Tahun Baru selalu datang membawa janji rehat. Jalanan dipenuhi kendaraan, koper diseret ke bagasi, dan doa-doa mengalir dari bangku gereja. Namun, di balik euforia itu, ancaman lain ikut berjalan beriringan: hujan ekstrem, banjir, longsor, hingga potensi gangguan keamanan yang tak pernah benar-benar ikut libur.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membaca tanda-tanda itu lebih awal. Melalui amanat yang dibacakan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen Pol Muhammad Fadil Imran, Kapolri menginstruksikan seluruh jajaran untuk bersiaga penuh menghadapi risiko bencana alam selama libur Natal dan Tahun Baru 2025. Fokusnya tegas dan konkret ruas jalan utama, jalur alternatif, serta akses menuju objek vital harus aman dari ancaman banjir dan longsor.

Arahan itu ia sampaikan dalam apel gelar pasukan Operasi Lilin 2025 di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025). Pesannya lugas. Negara tidak boleh lengah ketika jutaan orang bergerak dalam waktu yang bersamaan.

Jalan Padat, Alam Tak Pernah Bisa Ditebak

Curah hujan tinggi menjadi variabel paling krusial. Longsor dan banjir kerap muncul tanpa aba-aba, memutus akses jalan dan melumpuhkan mobilitas. Karena itu, Kapolri meminta seluruh jajaran menyiapkan kesiapsiagaan secara menyeluruh.

Ia mengarahkan pembentukan posko terpadu di titik-titik rawan. Posko ini tidak boleh sekadar berdiri sebagai simbol kehadiran aparat. Polisi harus melengkapinya dengan perlengkapan pencarian dan pertolongan agar mampu merespons cepat saat situasi darurat muncul.

Ini Belum Selesai

Desil Timbul Lompat dari 1 ke 9, Kuliah Anak Tukang Becak Terancam

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali, Kolom Abu Capai 250 Meter

Dalam konteks ini, polisi tidak hanya mengatur lalu lintas. Mereka harus hadir sebagai garda terdepan penyelamatan, terutama di jalur mudik, kawasan wisata, dan daerah dengan kontur rawan bencana.

Ibadah Aman, Toleransi Hadir di Ruang Publik

Selain ancaman alam, Kapolri juga menyoroti potensi gangguan keamanan. Ia meminta jajaran memastikan seluruh lokasi ibadah Natal bebas dari ancaman teror. Baginya, ancaman sekecil apa pun tidak boleh dibiarkan tumbuh.

Polri mengedepankan deteksi dini dan langkah pencegahan. Aparat memperketat penjagaan di gereja, pusat keramaian, hingga lokasi perayaan malam pergantian tahun. Tujuannya sederhana tetapi vital: memberi rasa aman agar masyarakat bisa beribadah dan merayakan tahun baru tanpa kecemasan.

Kapolri juga mendorong pelibatan organisasi kemasyarakatan keagamaan dalam pelayanan Nataru. Langkah ini tidak sekadar teknis pengamanan. Ia menyampaikan pesan simbolik bahwa toleransi bukan slogan, melainkan praktik nyata di lapangan.

Kejahatan Jalanan Mengintai Saat Libur Panjang

Libur panjang kerap membuka peluang kejahatan konvensional. Rumah kosong, jalanan sepi pada jam tertentu, dan pusat keramaian sering menjadi sasaran empuk. Untuk itu, Kapolri memerintahkan pemetaan wilayah rawan secara detail.

Polisi akan memperkuat patroli rutin dengan melibatkan Pam Swakarsa. Di saat yang sama, kantor-kantor kepolisian membuka layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang bepergian dalam waktu lama. Langkah sederhana ini diharapkan mampu memberi rasa aman, terutama bagi warga yang meninggalkan rumah selama libur panjang.

Pangan, BBM, dan Nomor Darurat

Pengamanan Nataru tidak berhenti di jalan dan tempat ibadah. Kapolri juga menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan dan ketersediaan BBM. Aparat diminta memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap stabil. Gangguan kecil saja bisa memicu kepanikan di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi.

Untuk merespons situasi darurat, Kapolri mendorong optimalisasi layanan kepolisian 110. Ia berharap nomor ini benar-benar berfungsi sebagai jalur cepat bagi masyarakat, bukan sekadar formalitas yang terpampang di baliho.

Operasi Lilin Resmi Bergerak

Operasi Lilin 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Sebanyak 146.701 personel gabungan akan bertugas. Mereka berasal dari Polri, TNI, dan berbagai instansi terkait.

Ribuan pos pengamanan dan pelayanan tersebar di seluruh Indonesia. Gereja, terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, hingga kawasan wisata masuk dalam radar pengamanan. Semua bergerak dengan satu tujuan: memastikan libur panjang berjalan aman dan terkendali.

Namun, di balik kesiapan besar ini, satu pertanyaan layak diajukan. Operasi masif selalu hadir setiap akhir tahun, sementara ancaman yang muncul nyaris serupa dari waktu ke waktu.

Apakah keselamatan publik akan terus bergantung pada operasi musiman, atau negara akhirnya berani membangun sistem mitigasi yang benar-benar siap sepanjang tahun, bukan hanya saat libur tiba? @dimas

Tags: Bencana AlamCuaca EkstremKapolri

Kamu Melewatkan Ini

Listyo Sigit Mau Pensiun, Tapi Siap Demo jika Desk Buruh Mandek?

Listyo Sigit Mau Pensiun, Tapi Siap Demo jika Desk Buruh Mandek?

by dimas
Agustus 21, 2026

Listyo Sigit mengaku siap memimpin demo setelah pensiun jika Desk Ketenagakerjaan Polri tak optimal. Ia meminta komitmen perlindungan buruh tetap...

HUT RI Digelar di Manggarai, Tapi Kecamatan Fokus Tangani Gempa

HUT RI Digelar di Manggarai, Tapi Kecamatan Fokus Tangani Gempa

by teguh
Agustus 17, 2026

HUT RI digelar di Manggarai, Merah Putih tetap berkibar di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Senin, 17/08/2026. Pemkab Manggarai menggelar...

Gempa Susulan Meneror Flores: 54 Guncangan, 5 Orang Meninggal

Gempa Susulan Meneror Flores: 54 Guncangan, 5 Orang Meninggal

by dimas
Agustus 15, 2026

54 gempa susulan mengguncang Flores setelah gempa M7,7. Lima orang meninggal, sementara pendataan korban dan kerusakan masih berlangsung. Tabooo.id -...

Next Post
Konsep Otomatis

Jaksa dan WNA Korsel, Saat Perkara ITE Diduga Berubah Jadi Transaksi

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id