Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Jelang Lebaran, Bulog Pastikan Harga Pangan di Semarang Stabil

by dimas
Februari 27, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, turun langsung ke Pasar Johar dan Pasar Kanjengan, Semarang, Jumat (27/2/2026), untuk memastikan harga dan pasokan bahan pokok tetap stabil menjelang Lebaran 2026. Di tengah lonjakan konsumsi selama Ramadhan, pemerintah berupaya menjaga pasar agar tidak bergerak liar.

Rizal menegaskan Bulog mengintensifkan pemantauan selama Ramadhan. Ia mengacu pada pengalaman Natal dan Tahun Baru lalu yang relatif stabil. Menurutnya, pola pengendalian distribusi dan stok yang sama kini diterapkan agar harga tetap terkendali hingga Idul Fitri.

“Kita punya pengalaman di Natal dan tahun baru bisa stabil. Harapannya, selama Ramadhan dan Lebaran nanti juga stabil,” ujarnya di sela kunjungan.

Beras dan Daging Relatif Aman

Dari hasil pemantauan, Rizal memastikan harga beras medium, premium, maupun beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Beras premium bertahan di Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, dan beras SPHP Rp12.500 per kilogram. Stabilitas ini penting, karena beras menjadi komoditas paling sensitif bagi rumah tangga berpenghasilan rendah.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Selain beras, harga daging justru menunjukkan tren turun. Daging sapi kini berada di Rp130 ribu per kilogram, lebih rendah dari sehari sebelumnya yang mencapai Rp140 ribu. Harga ayam juga turun dari Rp40 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram. Penurunan ini memberi sedikit ruang napas bagi konsumen yang bersiap menyambut Lebaran.

Cabai Melonjak, Cuaca Jadi Biang Kerok

Namun, tidak semua komoditas bergerak jinak. Harga cabai justru merangkak naik. Cabai merah naik dari Rp28 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit melonjak dari Rp72 ribu menjadi Rp82 ribu per kilogram.

Rizal mengakui pemerintah sulit mengendalikan harga cabai karena komoditas ini sangat bergantung pada cuaca. Hujan ekstrem dalam beberapa pekan terakhir mengganggu pasokan dari sentra produksi.

“Khusus cabai memang agak susah dikontrol karena pengaruh cuaca,” katanya.

Kenaikan harga cabai paling terasa bagi pedagang kecil dan rumah tangga kelas menengah bawah. Komoditas ini menjadi bahan utama banyak menu harian, terutama menjelang Lebaran ketika konsumsi meningkat.

Pedagang: Stok Aman, Konsumen Tetap Selektif

Di Pasar Johar, sejumlah pedagang mengakui kenaikan harga cabai. Namun mereka memastikan stok masih tersedia. Salah satu pedagang cabai menyebut pasokan tetap masuk meski harga naik akibat cuaca.

Sementara itu, pedagang kebutuhan pokok lain menyatakan harga beras SPHP dan minyak goreng MinyaKita masih mengikuti HET. Konsumen, kata mereka, kini lebih selektif dan cenderung mencari kemasan hemat, terutama untuk MinyaKita ukuran satu liter.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan juga memasang daftar harga acuan di pasar. Daftar ini menjadi panduan bagi pembeli sekaligus alat kontrol bagi Satgas Pangan untuk mencegah lonjakan tak wajar.

Siapa yang Paling Terdampak?

Stabilitas harga sangat menentukan daya beli masyarakat kecil. Buruh harian, pedagang kaki lima, hingga pekerja informal menggantungkan belanja Ramadhan pada harga yang terkendali. Sedikit saja lonjakan pada komoditas utama bisa menggerus anggaran dapur mereka.

Untuk saat ini, pasar masih relatif terkendali. Namun pengalaman menunjukkan, euforia menjelang Lebaran kerap memicu lonjakan permintaan yang tak terduga.

Harga boleh stabil hari ini. Tetapi menjelang puncak arus belanja Lebaran, pasar selalu punya cara untuk menguji kesiapan pemerintah. @dimas

Tags: 2026BulogDaya BeliEkonomi IndonesiaHargalebaranmasyarakatMinyakitaPanganrakyatRamadhanSatgas

Kamu Melewatkan Ini

MBG Dilarang Pakai Subsidi, Siapa Menanggung Selisih Biayanya?

MBG Dilarang Pakai Subsidi, Siapa Menanggung Selisih Biayanya?

by teguh
Juli 28, 2026

Larangan penggunaan LPG 3 kilogram, beras SPHP, dan MinyaKita di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar perubahan teknis. Kebijakan...

Mundurnya Perry Warjiyo, Alarm bagi Independensi Bank Indonesia

Mundurnya Perry Warjiyo, Alarm bagi Independensi Bank Indonesia

by dimas
Juli 28, 2026

Mundurnya Perry Warjiyo memicu pertanyaan tentang independensi Bank Indonesia. Di tengah tekanan rupiah, kepercayaan pasar menjadi ujian terbesar bagi bank...

Perry Warjiyo Mundur: Mampukah BI Menjaga Rupiah?

Perry Warjiyo Mundur: Mampukah BI Menjaga Rupiah?

by dimas
Juli 27, 2026

Pengunduran diri Perry Warjiyo menjadi ujian baru bagi Bank Indonesia. Mampukah BI menjaga stabilitas rupiah, mempertahankan kepercayaan pasar, dan tetap...

Next Post
Pakistan Gempur Kabul dan Kandahar, Konflik Perbatasan Kian Terbuka

Pakistan Gempur Kabul dan Kandahar, Konflik Perbatasan Kian Terbuka

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id