Jumat, Juni 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Janice Tjen Melejit! Naik 10 Peringkat Ke 36 Dunia, Asia Melirik Indonesia

by teguh
Februari 24, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sorotan lampu Dubai belum benar-benar padam, tapi nama Janice Tjen sudah melesat jauh. Ia memang tumbang di babak ketiga WTA 1000 Dubai Championships. Skornya tegas 1-6, 3-6 dari unggulan kedua Amanda Anisimova. Namun dari kekalahan itulah lonjakan besar terjadi.

Ranking WTA terbaru yang rilis Senin (23/02/2026) mengangkat Janice dari posisi 46 ke 36 dunia. Naik 10 tingkat. Melejit. Dan yang lebih membanggakan, petenis 23 tahun itu kini duduk di peringkat keenam Asia.

Tembus Batas, Pecah Pola

Dubai jadi panggung pembuktian. Selama ini Janice sering terhenti di babak kedua turnamen level WTA 500 ke atas. Kali ini ia menembus babak ketiga ajang 1000. Levelnya berbeda. Tekanannya lebih tinggi. Lawannya pun kelas dunia.

Sebagai wild card, Janice datang tanpa beban. Ia melawan nama besar, memukul bola dengan berani, dan memaksa publik melihatnya bukan sekadar pelengkap undangan.

Hasilnya kini nyata 1.341 poin WTA dan peringkat 36 dunia.

Ini Belum Selesai

PB XIV Hangabehi Turunkan 14 Pusaka di Tengah Dualisme Keraton

Pakoe Boewono XIV Purbaya Batal Kirab Pusaka, Ada Apa?

Di daftar Asia, puncak masih dikuasai Elena Rybakina dengan 7.253 poin. Di bawahnya ada Naomi Osaka (peringkat 16 dunia), lalu Zheng Qinwen dan Wang Xinyu. Posisi kelima ditempati Alexandra Eala, yang juga bersinar di Dubai.

Lalu muncullah nama Janice. Indonesia kini punya representasi nyata di papan atas Asia.

“Saya Mau Lebih Konsisten”

Dalam wawancara usai turnamen, Janice tak larut dalam euforia. “Saya belajar banyak di Dubai. Lawan top 10 memaksa saya naik level. Sekarang saya ingin lebih konsisten,” ujarnya.

Pelatihnya menegaskan satu hal progres Janice bukan kebetulan. Ia bekerja keras di pramusim, memperkuat fisik dan servis. Dubai menjadi validasi, bukan kejutan.

Lebih dari Sekadar Ranking

Kenaikan ini bukan hanya soal angka. Ini soal pesan. Janice menunjukkan bahwa petenis Indonesia bisa bersaing di level elite. Ia memecah batas mental. Ia membuka pintu bagi generasi berikutnya.

Ketika publik tenis Asia membicarakan enam besar, kini mereka menyebut Indonesia. Dan itu bukan mimpi.

Dubai memang berakhir dengan kekalahan. Namun di balik skor 1-6, 3-6, ada cerita yang lebih besar keberanian, lonjakan, dan momentum. Janice Tjen belum selesai. Justru, ia baru saja mulai.

Tags: AsiaEliteEuforiaLevelMomentumNasionalSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Saat Budaya Tunduk Menjadi Kearifan Lokal

Saat Budaya Tunduk Menjadi Kearifan Lokal

by Tabooo
Juni 11, 2026

Kritik feodalisme bukan berarti membenci budaya. Yang digugat adalah cara elite memakai tradisi untuk membuat orang kecil tetap menunduk.

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

Next Post
KPK Analisis Laporan Menag Naik Jet Pribadi OSO

Jet Pribadi OSO untuk Menag, KPK Cek Dugaan Gratifikasi

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id