Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Indonesia Resmi Masuk Board of Peace

by sigit
Januari 23, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Indonesia resmi bergabung dengan Board of Peace Charter, dewan perdamaian internasional bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kepastian itu muncul setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani piagam Dewan Perdamaian di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Langkah ini menempatkan Indonesia langsung dalam forum global yang fokus pada konflik Gaza.

Mandat Berat: Gaza Jadi Fokus Utama

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan mandat utama dewan ini tidak ringan. Board of Peace bertugas mengawasi gencatan senjata, menjaga stabilitas keamanan, dan mengawal rekonstruksi Gaza.

Selain itu, dewan ini juga mendorong pemulihan tata kelola sipil dan memastikan transisi menuju perdamaian jangka panjang. Gaza, dalam skema ini, tidak hanya dipandang sebagai krisis kemanusiaan, tetapi juga agenda politik internasional.

Prabowo: Kesempatan Bersejarah

Prabowo menyambut keterlibatan Indonesia dengan nada optimistis. Ia menyebut penandatanganan piagam ini sebagai kesempatan bersejarah.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Menurut Prabowo, keikutsertaan Indonesia membuka peluang nyata untuk ikut mendorong perdamaian di Gaza. Ia juga menegaskan komitmen Indonesia dalam diplomasi kemanusiaan dan perdamaian dunia.

Trump Dorong Legitimasi Global

Dari Washington, Donald Trump menunjukkan optimisme serupa. Ia menyebut Board of Peace sebagai inisiatif perdamaian paling penting dan berpotensi bersejarah.

Trump menilai kekuatan dewan ini terletak pada para pemimpin dunia berpengaruh yang mengisinya. Board of Peace juga menjadi bagian dari Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict (20-Point Roadmap) dan telah memperoleh legitimasi lewat Resolusi DK PBB 2803 (2025).

Bagi Indonesia, keanggotaan ini memperkuat citra sebagai aktor global yang konsisten membela isu Palestina. Isu ini juga memiliki dampak emosional dan politik yang kuat di dalam negeri.

Bagi Trump, dukungan Indonesia menambah bobot politik dan legitimasi internasional atas inisiatif perdamaian versinya.

Risiko tetap mengintai. Jika Board of Peace gagal atau kehilangan netralitas, Indonesia bisa terseret dalam pusaran konflik geopolitik besar. Publik pun akan mengawasi ketat arah kebijakan ini.

Pertanyaannya sederhana tapi sensitif apakah forum ini benar-benar berpihak pada perdamaian, atau justru menguntungkan satu kekuatan global?

Indonesia kini sudah masuk arena. Tidak lagi sekadar penonton. Tinggal waktu yang akan menjawab: apakah Board of Peace membawa damai ke Gaza, atau hanya menambah satu meja perundingan dengan janji yang kembali tertunda. (red)

Tags: Donald TrumpGazaGeopolitikNasionalPerdamaianpresidenSwiss

Kamu Melewatkan Ini

Kaya di Atas Peta, Miskin di Dalam Realitas

Kaya di Atas Peta, Miskin di Dalam Realitas

by Anisa
Juni 14, 2026

Kaya di Atas Peta, tetapi tidak selalu terasa di kehidupan sehari-hari. Indonesia memiliki tanah yang subur, sumber daya alam yang...

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Dua Musuh, Satu Kepentingan

Dua Musuh, Satu Kepentingan

by dimas
Juni 7, 2026

Di balik ancaman dan negosiasi yang tak berujung, AS dan Iran ternyata terjebak dalam kepentingan yang sama: sama-sama membutuhkan lawannya...

Next Post
Konsep Otomatis

MK Digugat soal Batas Usia 40 Tahun Anggota KPU dan Bawaslu

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id