Tabooo.id: Check – Akun Facebook Amma RahmahYani Bakri mengunggah narasi bahwa pemerintah menerbitkan surat edaran libur sekolah Ramadhan 2026. Unggahan itu menyebut siswa libur pada 16–23 Februari, lalu masuk sekolah pada 24 Februari hingga 15 Maret. Setelah itu, unggahan tersebut mengklaim libur Lebaran berlangsung 16–29 Maret, dan siswa kembali belajar pada 30 Maret.
Unggahan ini cepat menyebar karena tampil rapi dan menyerupai pengumuman resmi.
Pemerintah Belum Mengeluarkan Surat Edaran Libur Sekolah Ramadhan
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo melalui TurnBackHoax menelusuri klaim tersebut dan menyimpulkan informasi itu keliru.
Tim melakukan pencarian dengan kata kunci “surat edaran libur sekolah Ramadhan 2026”, tetapi tidak menemukan satu pun sumber resmi pemerintah.
Penelusuran kemudian mengarah ke Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 yang termuat di setneg.go.id. Dokumen itu hanya mengatur hari libur nasional dan cuti bersama. Isinya sama sekali tidak membahas jadwal libur sekolah selama Ramadhan.
Hingga kini, pemerintah juga belum merilis pengumuman resmi yang bisa diakses publik terkait libur sekolah Ramadhan 2026.
Kenapa Banyak yang Ketipu?
Banyak orang tertipu karena format unggahan terlihat meyakinkan. Unggahan itu memuat tanggal, pembagian fase belajar, dan gaya bahasa mirip surat edaran. Padahal, akun media sosial hanya menjadi sumber utama informasi tersebut.
Situasinya mirip saat orang membaca broadcast WhatsApp lalu menganggapnya setara pengumuman kementerian. Kelihatannya resmi, padahal belum tentu benar.
Jangan Asal Share
Hoaks paling cepat menyebar saat topiknya soal libur. Karena itu, sebelum ikut membagikan, cek situs resmi pemerintah, cari di media kredibel, atau minimal luangkan waktu sebentar untuk googling. Ingat, satu klik share bisa bikin satu grup WA berharap palsu.
Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital. @eko




