Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

KPK Tetapkan Reza Maullana Sebagai Tersangka Suap Proyek Kereta Api

by dimas
Februari 3, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Reza Maullana Maghribi (RM) sebagai tersangka. Ia merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Wilayah Jawa Bagian Timur periode 2021-2022. Penetapan ini terkait dugaan suap dalam pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

“Betul, dia sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di Jakarta, Senin (3/2/2026).

Namun, KPK belum menahan Reza Maullana karena pihaknya masih memeriksa lebih lanjut kasus tersebut.

Awal Kasus dan OTT KPK

Kasus ini muncul pertama kali ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah, yang kini bernama BTP Kelas I Semarang. Dalam OTT itu, KPK menahan sepuluh tersangka yang terbukti terlibat dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Perluasan Kasus dan Jumlah Tersangka

Seiring penyidikan berjalan, hingga 20 Januari 2026, KPK menahan 21 tersangka tambahan dan menetapkan dua korporasi sebagai tersangka. Kasus ini mencakup beberapa proyek penting, antara lain:

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

  1. Pembangunan jalur ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso.
  2. Pembangunan jalur di Makassar, Sulawesi Selatan.
  3. Empat proyek konstruksi jalur kereta dan dua proyek supervisi di Lampegan, Cianjur, Jawa Barat.
  4. Perbaikan perlintasan sebidang di Jawa dan Sumatera.

Selain itu, KPK mencatat bahwa pihak terkait sering memenangkan tender melalui rekayasa.

Modus Operasi dan Kerugian Negara

Penyidik menemukan bahwa para pihak sengaja mengatur pemenang proyek secara terstruktur. Menurut sumber internal KPK, “Mereka memanipulasi proses administrasi hingga menentukan pemenang tender.” Akibatnya, negara mengalami kerugian besar, sementara persaingan usaha menjadi tidak sehat.

Praktik ini juga menunjukkan lemahnya pengawasan internal dan tingginya potensi penyalahgunaan wewenang.

Dampak bagi Publik

Korupsi proyek kereta api merugikan tidak hanya Kementerian Perhubungan, tetapi juga masyarakat. Infrastruktur yang dibangun dengan dana suap menimbulkan biaya tambahan, risiko kecelakaan, dan layanan kereta api yang tidak optimal. Oleh karena itu, dampak korupsi dirasakan secara luas oleh publik sehari-hari.

Refleksi dan Sindiran Publik

Kasus ini mengingatkan bahwa korupsi tidak hanya soal uang. Ketika pejabat menempatkan keuntungan pribadi di atas kepentingan masyarakat, rakyat menanggung biaya sosial dan ekonomi. Akhirnya, proyek yang seharusnya memudahkan perjalanan justru menjadi sumber perselisihan hukum dan kerugian negara. @dimas

Tags: BerantasIntegritasKereta ApiKorupsi di IndonesiaKPKKriminal & HukumPejabatproyekSosial & Publiksuaptransparansi

Kamu Melewatkan Ini

Dana Karhutla Ikut Dikorupsi, KPK Telusuri Pengadaan HT BNPB

Dana Karhutla Ikut Dikorupsi, KPK Telusuri Pengadaan HT BNPB

by dimas
Oktober 16, 2026

Dana karhutla diduga ikut dikorupsi dalam perkara Dana Siap Pakai BNPB. KPK menelusuri pengadaan alat komunikasi HT untuk penanganan kebakaran...

Dana Darurat, Dugaan Suap dan Sitaan Rp5,47 Miliar di BNPB

Dana Darurat, Dugaan Suap dan Sitaan Rp5,47 Miliar di BNPB

by dimas
Oktober 16, 2026

KPK menyita aset Rp5,47 miliar dalam kasus dugaan korupsi pengadaan BNPB. Lima tersangka terseret dugaan suap dan konflik kepentingan. Tabooo.id...

OTT Bupati Klaten: KPK Tetapkan Tersangka, Rp1,9 Miliar Jadi Barang Bukti

OTT Bupati Klaten: KPK Tetapkan Tersangka, Rp1,9 Miliar Jadi Barang Bukti

by teguh
Oktober 16, 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan penanganan kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo ke tahap penyidikan....

Next Post
Buron e-KTP Gugat Lagi, KPK Pastikan Ekstradisi Paulus Tannos Jalan Terus

Buron e-KTP Gugat Lagi, KPK Pastikan Ekstradisi Paulus Tannos Jalan Terus

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id