Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Heri Black Diperiksa KPK, Kasus Bea Cukai Masuk Babak Baru

by Tabooo
Mei 18, 2026
in Kriminal, Reality
A A
Home Reality
Heri Setiyono alias Heri Black diperiksa KPK. Pengusaha pengurusan importasi barang itu akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi. Pemeriksaan ini membuka lagi satu lapis penting dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Tabooo.id: Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengusaha pengurusan importasi barang Heri Setiyono alias Heri Black sebagai saksi kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin.

Heri Black Akhirnya Datang ke KPK

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Heri Black sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sejak pagi.

“Saksi sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sejak pukul 09.04 WIB, dan yang bersangkutan langsung diperiksa oleh penyidik,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Senin (18/05/2026).

Budi menjelaskan bahwa KPK sebelumnya telah memanggil Heri Black pada 8 Mei 2026. Namun, saat itu Heri tidak memenuhi panggilan penyidik.

Ini Belum Selesai

Ketika Polisi Dilarang Nge-Vape, Siapa yang Mengawasi Pengawas?

Banjir Lahar Dingin Semeru Jebol Tanggul, Akses Jalan Lumajang Terputus

KPK Geledah Rumah Heri Black dan Sita Barang Bukti

KPK juga sempat menggeledah rumah Heri Black di Semarang, Jawa Tengah, pada 11 Mei 2026.

Dalam penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah catatan dan barang bukti elektronik. Selain itu, penyidik juga menemukan informasi soal dugaan upaya pihak eksternal untuk menghambat penyidikan kasus Bea Cukai.

Bagian ini membuat perkara tersebut tidak lagi berhenti pada dugaan suap dan gratifikasi. Ada pertanyaan lain yang mulai muncul, siapa saja yang berkepentingan agar kasus ini tidak bergerak terlalu jauh?

Berawal dari OTT Bea Cukai

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada 4 Februari 2026 di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Dalam operasi itu, KPK menangkap 17 orang. KPK juga mengamankan Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, Rizal.

Sehari setelah OTT, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang tiruan di lingkungan Bea Cukai.

Mereka adalah Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai periode 2024-Januari 2026, Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sisprian Subiaksono (SIS), serta Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai Orlando Hamonangan (ORL).

Selain itu, KPK juga menetapkan pemilik Blueray Cargo John Field (JF), Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri (AND), serta Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK) sebagai tersangka.

Tersangka Baru dan Uang dalam Lima Koper

Pada 26 Februari 2026, KPK kembali menetapkan tersangka baru. Dia adalah Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo (BBP).

Sehari setelahnya, pada 27 Februari 2026, KPK mengungkap pendalaman dugaan korupsi dalam pengurusan cukai. Penyidik menyita uang tunai Rp5,19 miliar dalam lima koper dari sebuah rumah di Ciputat yang mereka duga berkaitan dengan perkara tersebut.

Saat Jalur Impor Jadi Urusan Publik

Kasus Bea Cukai bukan sekadar urusan pejabat, pengusaha, dan dokumen impor.

Ketika jalur impor bisa dimainkan, dampaknya bisa turun ke mana-mana: harga barang, persaingan usaha, penerimaan negara, sampai rasa percaya publik terhadap institusi yang seharusnya menjaga pintu masuk barang ke Indonesia.

Masalahnya, publik sering baru melihat ujungnya. Barang masuk. Harga bergerak. Pasar berubah. Tapi di belakangnya, bisa ada meja negosiasi, amplop, kode, dan relasi gelap yang membuat aturan terasa cuma formalitas.

Babak yang Belum Berakhir

Pemeriksaan Heri Black menunjukkan satu hal: kasus Bea Cukai belum selesai di daftar tersangka awal.

KPK masih menggali jaringan, alur uang, dan kemungkinan pihak lain yang ikut bermain. Dalam kasus seperti ini, yang paling penting bukan hanya siapa yang tertangkap, tetapi seberapa jauh penyidikan berani membuka sistem yang membuat permainan itu bisa bertahan.

Kalau pintu negara bisa dinegosiasikan, yang bocor bukan cuma barang, tapi kepercayaan publik. @tabooo

Tags: Blueray Cargogratifikasi imporimpor barang tiruankasus korupsi Bea CukaiKementerian KeuanganKPKNewsOTT KPK

Kamu Melewatkan Ini

Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih: Ambisi Ekonomi Desa atau Ujian Tata Kelola?

Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih: Ambisi Ekonomi Desa atau Ujian Tata Kelola?

by teguh
Oktober 17, 2026

Ada satu pertanyaan yang perlu pemerintah jawab sebelum memperluas fungsi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih siapa yang menjamin keamanan gaji ASN...

Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih pada 2026: DPR Pertanyakan Dasar Hukumnya

Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih pada 2026: DPR Pertanyakan Dasar Hukumnya

by teguh
Oktober 16, 2026

Rencana pemerintah menyalurkan gaji ASN melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memunculkan pertanyaan tentang dasar hukum dan mekanisme pelaksanaannya. DPR...

Dana Karhutla Ikut Dikorupsi, KPK Telusuri Pengadaan HT BNPB

Dana Karhutla Ikut Dikorupsi, KPK Telusuri Pengadaan HT BNPB

by dimas
Oktober 16, 2026

Dana karhutla diduga ikut dikorupsi dalam perkara Dana Siap Pakai BNPB. KPK menelusuri pengadaan alat komunikasi HT untuk penanganan kebakaran...

Next Post
Ketika Sagu Diganti Sawit: Apa yang Sedang Terjadi pada Suku Malind?

Ketika Sagu Diganti Sawit: Apa yang Sedang Terjadi pada Suku Malind?

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id