• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Harga Cabai di Wonosobo Naik 46 Persen Jelang Nataru

Desember 13, 2025
in News, Regional
A A
Harga Cabai di Wonosobo Naik 46 Persen Jelang Nataru

Ilustrasi cabai yang mengalami kenaikan harga sebesar 46 persen dipasar Wonosobo. (Foto ilustrasi Dimas P Tabooo.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, lonjakan harga cabai langsung menekan kehidupan rumah tangga di Kabupaten Wonosobo. Cabai rawit merah melonjak hingga 46 persen dan kini dijual Rp 83.750 per kilogram. Kenaikan tajam ini memaksa banyak warga menimbang ulang belanja dapur, bahkan sebelum perayaan dimulai.

Bagi masyarakat Wonosobo, cabai bukan sekadar pelengkap rasa. Harga cabai kerap menjadi penentu apakah menu harian tetap lengkap atau harus disederhanakan.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Harga Ikut Naik, Tekanan Datang dari Hulu

Kenaikan cabai memicu efek berantai pada komoditas lain. Wortel naik 25 persen, daging ayam ras terkerek 12 persen, dan telur ayam ras bertambah 4 persen. Sementara itu, minyak goreng, beras premium, dan beras SPHP ikut merangkak naik meski dengan persentase kecil.

Pedagang menyebut hujan berkepanjangan menghambat panen dan mengurangi pasokan dari petani. Pada saat yang sama, permintaan melonjak menjelang akhir tahun. Kombinasi kedua faktor itu mendorong harga naik tanpa memberi ruang bagi konsumen untuk bernapas.

Pemerintah Datangi Pasar, Inflasi Jadi Taruhan

Menghadapi tekanan harga tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo bergerak cepat. Kepala Bagian Perekonomian Setda Wonosobo, Joko Widodo, menegaskan bahwa pemerintah daerah menjalankan instruksi pusat untuk menjaga inflasi tetap terkendali menjelang momen besar keagamaan dan pergantian tahun.

Pemkab Wonosobo menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) guna memastikan ketersediaan pangan dan energi tetap aman. Dua tim langsung menyisir Pasar Induk Wonosobo, Pasar Garung, sejumlah SPBU, hingga Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Melalui langkah ini, pemerintah ingin memastikan stok tersedia, distribusi berjalan lancar, dan pedagang tidak memainkan harga.

“Hasil pemantauan menunjukkan stok sembako masih aman dan harga relatif wajar. Kami mengingatkan pedagang agar tidak menimbun barang atau menaikkan harga secara tidak rasional,” ujar Joko, Jumat (12/12/2025).

Energi Stabil, Solar Tetap Perlu Pengawasan

Di sektor energi, pasokan BBM di SPBU terjaga tanpa antrean panjang. Elpiji 3 kilogram maupun non-subsidi juga tersedia cukup dan mengalir normal. Meski demikian, pengelola SPBU meminta pemerintah tetap mengawasi konsumsi solar subsidi karena penggunaan biasanya meningkat menjelang Nataru.

Stabilnya sektor energi memberi bantalan penting di tengah kenaikan harga pangan. Setidaknya, warga tidak perlu menghadapi tekanan tambahan dari biaya transportasi dan bahan bakar rumah tangga.

Suara Pasar: Harga Lari Lebih Kencang dari Daya Beli

Namun, cerita di lapangan tidak selalu sejalan dengan laporan pemerintah. Sejumlah pedagang mengaku kesulitan mendapatkan pasokan cabai dalam jumlah stabil. Di sisi lain, pembeli terus berdatangan. Kondisi ini membuat harga bergerak lebih cepat dibandingkan kemampuan warga menyesuaikan pengeluaran.

Pada titik ini, peta untung dan rugi terlihat jelas. Pedagang besar dan pemasok di hulu memegang kendali stok dan memiliki ruang bermain harga. Pemerintah daerah memperoleh ruang untuk menunjukkan kinerja pengawasan. Sebaliknya, warga kecil kembali menanggung beban paling berat menyiasati dapur di tengah harga yang terus naik.

Imbauan Bijak, Pertanyaan Tetap Menggantung

Pemerintah mengimbau masyarakat berbelanja secara bijak dan menahan diri dari panic buying. Pengawasan, menurut Joko, akan berlangsung hingga pergantian tahun. Meski begitu, pertanyaan lama kembali muncul di tengah hiruk-pikuk pasar Wonosobo.

Jika setiap akhir tahun harga selalu melonjak dengan alasan serupa cuaca, pasokan, dan permintaan apakah masalah ini benar-benar bersifat musiman? Atau justru sistem pangan kita terlalu sering membiarkan dapur rakyat menjadi korban pertama inflasi tahunan?

Di tengah aroma cabai yang semakin mahal, jawaban atas pertanyaan itu terasa semakin mendesak. @dimas

Tags: Belanja DapurCabai MerahEkonomi RakyatHarga CabaiHarga PanganInflasi NataruPasar TradisionalWonosobo
Next Post
Indonesia 10 Besar Kuliner Dunia: Bangga atau Cuma Lewat di Timeline?

Indonesia 10 Besar Kuliner Dunia: Bangga atau Cuma Lewat di Timeline?

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.