• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Duka Nasional: Jenazah Try Sutrisno Tiba di Menteng

Maret 2, 2026
in Nasional, News
A A
Duka Nasional: Jenazah Try Sutrisno Tiba di Menteng

Jenazah Wapres ke-6 RI Try Sutrisno tiba di rumah duka di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026) pagi. (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Jenazah Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, tiba di rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 09.24 WIB. Mobil jenazah berhenti di depan kediaman keluarga, lalu petugas langsung membawa almarhum ke dalam rumah untuk disemayamkan.

Sejumlah tokoh nasional segera berdatangan. Mantan Panglima ABRI, Wiranto, tampak hadir melayat. Beberapa pejabat dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) juga terlihat memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran mereka menandai besarnya jejak politik dan militer yang ditinggalkan almarhum.

Sebelumnya, Try Sutrisno mengembuskan napas terakhir di RSPAD Gatot Soebroto pada Senin pagi. Kepergiannya menutup satu bab penting dalam sejarah kepemimpinan nasional, khususnya pada masa transisi politik akhir Orde Baru.

Rangkaian Penghormatan Terakhir

Keluarga merencanakan prosesi salat jenazah di Masjid Sunda Kelapa sebelum pemakaman. Setelah itu, iring-iringan akan membawa jenazah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, tempat sejumlah tokoh bangsa dimakamkan.

Prosesi ini tidak hanya menjadi momen duka keluarga, tetapi juga momentum refleksi publik atas perjalanan panjang seorang prajurit yang meniti karier hingga pucuk kekuasaan sipil.

Jejak Militer dan Politik

Try Sutrisno lahir di Surabaya, 15 November 1935. Ia memulai karier militer ketika diterima sebagai taruna Akademi Teknik Angkatan Darat pada 1956. Sejak itu, ia terlibat dalam berbagai operasi penting, termasuk Operasi Pembebasan Irian Barat pada 1962, yang mempertemukannya dengan Presiden Soeharto.

Kariernya melesat. Pada 1974, ia dipercaya menjadi ajudan Presiden. Sepuluh tahun kemudian, Try menjabat Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, lalu naik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat pada 1986. Puncaknya, Majelis Permusyawaratan Rakyat memilihnya sebagai Wakil Presiden pada 1993 untuk mendampingi Soeharto hingga 1998. Setelah masa jabatannya berakhir dan digantikan oleh B. J. Habibie, Try tetap aktif di ruang publik, termasuk sebagai anggota Dewan Pengarah BPIP sejak 2017.

Siapa yang Paling Terdampak?

Kepergian Try Sutrisno paling terasa bagi keluarga dan kolega dekatnya. Namun, lebih luas lagi, generasi yang hidup di era Orde Baru kembali diingatkan pada figur militer yang bertransformasi menjadi pemimpin sipil. Bagi kalangan TNI purnawirawan, ia merupakan simbol loyalitas dan jenjang karier militer yang solid. Sementara bagi pengamat politik, sosoknya merepresentasikan model kepemimpinan militer dalam struktur pemerintahan sipil pada masa itu.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Di tengah dinamika politik Indonesia yang terus berubah, wafatnya Try menghadirkan momen evaluasi sejarah bagaimana peran militer membentuk arah kebijakan negara, dan bagaimana warisan itu dipahami oleh generasi hari ini.

Pada akhirnya, kepergian seorang tokoh bukan hanya soal akhir hayat, tetapi juga tentang bagaimana sejarah mencatat perannya. Try Sutrisno telah menyelesaikan tugasnya di panggung negara. Kini, yang tersisa adalah penilaian publik apakah ia dikenang sebagai prajurit setia, politisi transisi, atau keduanya sekaligus. @dimas

Tags: 6 RIBJ HabibieBPIPDukaGatot SoebrotoIndonesiaMasjidMentengMiliterOrde BaruRSPADSejarahsoehartoSunda KelapaTMP KalibataTokohTry SutrisnowapresWiranto
Next Post
Antre Sejak Sore! Bubur Samin Jayengan Jadi Simbol Solidaritas Ramadan

Antre Sejak Sore! Bubur Samin Jayengan Jadi Simbol Solidaritas Ramadan

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

5 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Berujung Duka: Satu Keluarga Tewas di Tol Pemalang-Batang, Balita Kritis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.