Sabtu, Juni 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun

by dimas
Maret 2, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Wakil Presiden keenam Republik Indonesia, Try Sutrisno, meninggal dunia Senin (2/3/2026) pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Mantan Kepala RSPAD, Letjen TNI (Purn) Albertus Budi Sulistya, memastikan kabar ini kepada publik.

Keluarga menjelaskan bahwa usia 90 tahun menurunkan kondisi fisik Try secara alami. Anak Try, Taufik Dwi Cahyono, mengatakan, “Bapak sudah lanjut usia, kemampuan napas dan daya tahan tubuh menurun. Tidak ada penyakit khusus, hanya faktor usia.” jelasnya.

Sejak 16 Februari 2026, Try menjalani perawatan di RSPAD karena kehilangan selera makan. Tim dokter RSPAD dan tim kepresidenan menangani beliau dengan serius, tetapi kondisi fisik Try terus menurun hingga meninggal pada pagi hari tadi.

Keluarga berencana menyelenggarakan shalat jenazah di Masjid Sunda Kelapa, kemudian memakamkan Try di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Mereka berharap prosesi berlangsung khidmat dan memberi penghormatan atas pengabdian Try sepanjang hidupnya.

Dari Taruna hingga Wakil Presiden

Try Sutrisno lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 15 November 1935. Ia menempuh pendidikan militer di Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) sejak 1956. Try berpartisipasi aktif dalam operasi militer, termasuk Operasi Pembebasan Irian Barat pada 1962, yang mempertemukannya dengan Presiden Soeharto.

Ini Belum Selesai

Kirab Pusaka di Tengah Dualisme: Tradisi atau Legitimasi?

Bank Dunia: Orang Kaya Nikmati Mayoritas Subsidi BBM

Kariernya terus menanjak. Try menjadi ajudan Soeharto pada 1974, diangkat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) pada Agustus 1985, lalu menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) pada 1986. Pada 1993, MPR memilih Try sebagai Wakil Presiden mendampingi Soeharto hingga 1998. Setelah itu, Try tetap aktif di politik dan kenegaraan, termasuk menjabat anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila sejak 2017.

Kehilangan yang Dirasakan Bangsa

Meninggalnya Try menyisakan duka mendalam bagi keluarga, masyarakat, dan kalangan militer. Tokoh politik dan pejabat negara menyampaikan penghormatan terakhir, mengakui jasa Try dalam menjaga stabilitas negara selama masa transisi penuh tantangan.

Publik juga merasakan kehilangan simbol keteguhan dan keberanian. Try bukan hanya Wakil Presiden; ia mewakili keseimbangan antara militer dan sipil dalam politik Indonesia, sekaligus teladan bagi generasi muda tentang dedikasi dan pengabdian.

Refleksi Terakhir

Try Sutrisno wafat dalam usia matang, meninggalkan jejak panjang dari ajudan presiden hingga Wakil Presiden. Ia menunjukkan bahwa pengabdian tidak tergantung pada jabatan, melainkan pada konsistensi dan keberanian menghadapi sejarah. Kini, meski jasadnya dimakamkan, kenangan tentang keberanian dan pengabdiannya tetap menyala bagi bangsa yang terus berjalan. Seperti pepatah lama sejarah tidak hanya dicatat, tapi juga dirasakan oleh yang masih hidup. @dimas

Tags: BangsaKehilanganMiliterPolitik IndonesiariSejarah

Kamu Melewatkan Ini

Seruan Reformasi Jilid 2: Aspirasi Publik atau Nostalgia Politik?

Seruan Reformasi Jilid 2: Aspirasi Publik atau Nostalgia Politik?

by teguh
Juni 13, 2026

Beberapa hari ini publik kembali mendengar sebuah istilah yang pernah mengubah arah sejarah Indonesia yaitu, Reformasi. Bedanya, kali ini istilah...

Reformasi Jilid 2: Gerakan Moral atau Sekadar Label Politik?

Reformasi Jilid 2: Gerakan Moral atau Sekadar Label Politik?

by teguh
Juni 12, 2026

Aksi mahasiswa kembali memenuhi jalanan. Spanduk kritik bermunculan. Tagar perlawanan beredar luas di media sosial. Di tengah suasana itu, satu...

Melawan Simplifikasi Sejarah: Indonesia Sedang Menuju Reformasi Jilid 2?

Melawan Simplifikasi Sejarah: Indonesia Sedang Menuju Reformasi Jilid 2?

by teguh
Juni 12, 2026

Di bawah terik siang yang membakar aspal ibu kota, mahasiswa kembali berdiri di jalanan. Mereka membawa poster, pengeras suara, dan...

Next Post
KSPN Tuntut KPK-BPK Periksa Impor Pik Up 4×4

KSPN Desak KPK Lakukan Audit atas Impor Mobil 4x4 oleh PT Agrinas

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id