Jumat, November 6, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
RADIO
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dikejar TNI, Pengedar Sabu Lompat Jurang di Perbatasan RI-Malaysia

by dimas
Desember 24, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality

Tabooo.id: Regional – Upaya pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia kembali berhadapan langsung dengan jaringan narkoba. Seorang pria yang diduga kuat sebagai pengedar sabu nekat melompat ke jurang untuk menghindari pemeriksaan prajurit TNI saat patroli rutin di Kecamatan Seimanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (23/12/2025).

Aksi nekat itu terjadi ketika Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia dari Batalyon Kavaleri 13/Satya Lembuswana menyusuri jalur rawan perlintasan ilegal. Patroli tersebut merupakan bagian dari pengawasan intensif menjelang akhir tahun, periode yang kerap dimanfaatkan sindikat narkoba untuk memperlancar distribusi lintas negara.

Gerak Mencurigakan di Jalur Rawan

Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL, Letkol Inf Ikhsan Maulana Pradana, menjelaskan bahwa kecurigaan muncul sejak awal. Prajurit Pos Gabma (Gabungan Indonesia-Malaysia) melihat seorang pria menunjukkan gelagat tidak wajar saat berpapasan dengan patroli.

“Anggota kami mencurigai gerak-gerik seorang pelintas yang terlihat berusaha menghindari pemeriksaan,” jelas Ikhsan dalam keterangan pers.

Saat prajurit mendekat untuk melakukan pemeriksaan, pria tersebut langsung berbalik arah dan berlari. Situasi di lapangan berubah cepat ketika ia memilih jalur ekstrem untuk meloloskan diri.

Lompat ke Jurang, Jejak Terputus

Menyadari dirinya menjadi pusat perhatian petugas, terduga pelaku mengambil keputusan nekat. Ia melompat ke jurang di sekitar jalur patroli dan menghilang di medan terjal perbatasan.

Petugas TNI segera melakukan pencarian. Namun kondisi geografis yang curam dan minim akses membuat pengejaran tidak membuahkan hasil. “Medannya berupa jurang dan cukup berbahaya. Kami belum berhasil menemukan pemilik barang tersebut,” ujar Ikhsan.

Hingga kini, pria itu masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Berdasarkan ciri-ciri yang dihimpun, ia diperkirakan berusia 40-50 tahun, mengenakan kaos merah berkerah, celana jeans, dan memiliki rambut beruban.

Sabu 150 Gram Gagal Menyebrang

Meski pelaku lolos, prajurit TNI berhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba. Di lokasi kejadian, petugas mengamankan satu tas selempang mini berwarna hitam, dua unit ponsel merek Oppo, serta empat paket sabu siap edar.

Total berat sabu yang diamankan mencapai 150,32 gram. Rinciannya terdiri dari paket seberat 50,02 gram, 50,04 gram, 48,81 gram, dan 4,45 gram. Jumlah ini mengindikasikan sabu tersebut bukan untuk konsumsi pribadi, melainkan bagian dari jaringan distribusi.

Seluruh barang bukti kini telah diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Nunukan untuk penyelidikan lebih lanjut dan pengembangan jaringan.

Perbatasan, Jalur Empuk yang Terus Diperebutkan

Kasus ini kembali menegaskan posisi wilayah perbatasan sebagai jalur favorit peredaran narkoba lintas negara. Di satu sisi, aparat meningkatkan patroli dan pengawasan. Di sisi lain, sindikat narkoba terus mencari celah dengan memanfaatkan medan sulit dan minimnya akses.

Masyarakat menjadi pihak yang paling diuntungkan dari keberhasilan penggagalan ini. Sebaliknya, jaringan pengedar kembali kehilangan barang dan jalur distribusi. Negara pun kembali diuji seberapa lama pengawasan ketat bisa bertahan di wilayah yang secara geografis memang menguntungkan kejahatan.

Menjelang akhir tahun, patroli memang makin rapat. Namun pertanyaan klasik tetap muncul apakah perang melawan narkoba di perbatasan cukup mengandalkan keberanian prajurit di lapangan, atau justru membutuhkan kebijakan lintas negara yang lebih tegas dan konsisten? @dimas

Tags: Lintas NegaranarkobaPerbatasansabuTNI

Kamu Melewatkan Ini

20.980 Personel TNI AL Disiapkan, Apa Agenda Pengamanan Jakarta?

20.980 Personel TNI AL Disiapkan, Apa Agenda Pengamanan Jakarta?

by dimas
November 5, 2026

TNI AL menyiapkan 20.980 personel dalam empat tahap untuk memperkuat pengamanan Jakarta. Apa agenda di balik penebalan pasukan tersebut? Tabooo.id:...

TNI Turun Amankan Demonstrasi, Di Mana Batas Kewenangannya?

TNI Turun Amankan Demonstrasi, Di Mana Batas Kewenangannya?

by dimas
November 1, 2026

TNI turun mengamankan demonstrasi memunculkan pertanyaan tentang batas kewenangan militer, supremasi sipil, dan perlindungan kebebasan berpendapat. Tabooo.id - Demonstrasi merupakan...

Desa Bersinar: Jangan Cuma Terang di Spanduk, Gelap di Lapangan

Desa Bersinar: Jangan Cuma Terang di Spanduk, Gelap di Lapangan

by teguh
November 1, 2026

Indonesia punya 75.266 desa bersinar yang ditargetkan menjadi wilayah bersih narkoba. Angkanya besar, ambisinya terdengar meyakinkan, dan kolaborasi pemerintah dengan...

◉
TABOOO RADIOVERSE
SATU BUMI · RIBUAN FREKUENSI
RADIO ONLINE
Dimulai dari Indonesia, jelajahi seluruh dunia
Menyiapkan peta dunia…
Putar bumi · Klik titik kota · Dengarkan radio
🌏 INDONESIA FOCUS
JELAJAHI SUARA DUNIA

Temukan frekuensimu.

Pilih kota, lalu dengarkan siarannya.

⌕

Radio pilihan

— stasiun
Memuat direktori radio…
1 / 1
♫
SIAP MENDENGARKAN
Pilih stasiun radio
Jelajahi frekuensi dari seluruh dunia
◖))
Belum ada siaran
Powered by TABOOO · Radioverse v1.2Audio disiarkan oleh stasiun pihak ketiga · Radio Browser · Peta © OpenStreetMap

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
    • Pattern
  • Figures
  • Radioverse

© 2026 Tabooo.id