• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Rabu, Maret 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Entertainment

Dari Konflik Rumah Tangga ke Rating Tinggi: Fenomena It Takes Two di Dunia Gaming

Februari 14, 2026
in Entertainment, Game
A A
Dari Konflik Rumah Tangga ke Rating Tinggi: Fenomena It Takes Two di Dunia Gaming

Poster Game it Takes Two. (Foto:Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Entertainment – Pernah kepikiran kalau memperbaiki hubungan itu lebih susah daripada menamatkan game? Nah, gimana kalau dua hal itu digabung jadi satu pengalaman? Itulah yang terjadi di It Takes Two game yang bukan cuma soal lompat-lompat platforming, tapi juga tentang pernikahan yang hampir bubar.

Game Co-op yang Ratingnya Bikin AAA Minder

Game petualangan kooperatif ini digarap oleh Hazelight Studios di bawah arahan kreator eksentrik Josef Fares. Bahkan sebelum resmi rilis, judul ini sudah mencetak prestasi yang bikin industri menoleh.

Di situs meta-review besar seperti Metacritic dan OpenCritic, skor It Takes Two berkisar 86–90% tergantung platform, dengan rata-rata 88% di OpenCritic. Angka itu langsung menempatkannya di jajaran game dengan rating tertinggi tahun rilisnya.

Yang lebih menarik? Ia berhasil “menyalip” game AAA populer seperti Hitman 3, Nioh 2 Complete Edition, bahkan Monster Hunter Rise di beberapa metrik penilaian. Bukan skor sempurna memang. Tapi jelas cukup untuk membuktikan satu hal: konsep sederhana bisa mengalahkan budget raksasa.

Suami Istri Jadi Boneka, Tapi Drama Tetap Nyata

Premisnya absurd tapi relate. Sepasang suami istri yang hubungannya retak berubah menjadi boneka kecil buatan anak mereka. Untuk kembali ke dunia nyata, mereka harus bekerja sama melewati berbagai tantangan.

RelatedPosts

Dilan ITB 1997: Antara Nostalgia dan Realita yang Nyelekit

Riot Games Rilis Miks, Agent Valorant yang Membawa Beat ke Medan Tempur

Artinya? Kalau salah satu egois, ya game over. Gameplay co-op di sini bukan sekadar fitur tambahan. Ia menjadi inti pengalaman. Setiap level memaksa dua pemain berkomunikasi, berbagi peran, dan saling percaya. Mau jago sendirian? Maaf, tidak berlaku.

Game ini tersedia di PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series X/S, dan PC. Tapi platform sebenarnya bukan konsol melainkan hubungan antar manusia.

Kenapa Game Ini Terasa “Kena Banget”?

Di era digital sekarang, banyak hubungan rusak bukan karena masalah besar. Justru karena komunikasi kecil yang hilang.

Ironisnya, kita bisa berjam-jam mabar dengan teman online, tapi ngobrol serius dengan pasangan saja terasa berat. It Takes Two seperti menyindir pelan: kerja sama itu bukan bakat, melainkan pilihan sadar.

Di sinilah kekuatan hiburan modern terasa nyata. Game bukan cuma pelarian dari stres. Ia bisa menjadi cermin kehidupan. Bahkan mungkin terapi murah.

Hiburan yang Diam-Diam Mengajarkan Empati

Kesuksesan It Takes Two menunjukkan bahwa pemain sebenarnya haus pengalaman emosional, bukan hanya grafis realistis atau dunia open-world raksasa.

Orang ingin merasa terhubung. Baik dengan karakter maupun dengan orang di sebelah mereka di sofa.

Jadi mungkin pertanyaannya bukan lagi: “Game ini seru nggak?”
Tapi: “Siapa yang mau kamu ajak main?” Karena kadang, memperbaiki hubungan memang harus dimulai dari satu tombol: Start. @eko

Tags: Gamegame keluargahazelightIt Takes TwoPS4PS5
Next Post
HP China Rontok 23%, Xiaomi Terjun 36%, iPhone 17 Cosmic Orange Meledak!

HP China Rontok 23%, Xiaomi Terjun 36%, iPhone 17 Cosmic Orange Meledak!

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.