Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dari Konflik Rumah Tangga ke Rating Tinggi: Fenomena It Takes Two di Dunia Gaming

by eko
Mei 8, 2026
in Culture, Game
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Entertainment – Pernah kepikiran kalau memperbaiki hubungan itu lebih susah daripada menamatkan game? Nah, gimana kalau dua hal itu digabung jadi satu pengalaman? Itulah yang terjadi di It Takes Two game yang bukan cuma soal lompat-lompat platforming, tapi juga tentang pernikahan yang hampir bubar.

Game Co-op yang Ratingnya Bikin AAA Minder

Game petualangan kooperatif ini digarap oleh Hazelight Studios di bawah arahan kreator eksentrik Josef Fares. Bahkan sebelum resmi rilis, judul ini sudah mencetak prestasi yang bikin industri menoleh.

Di situs meta-review besar seperti Metacritic dan OpenCritic, skor It Takes Two berkisar 86–90% tergantung platform, dengan rata-rata 88% di OpenCritic. Angka itu langsung menempatkannya di jajaran game dengan rating tertinggi tahun rilisnya.

Yang lebih menarik? Ia berhasil “menyalip” game AAA populer seperti Hitman 3, Nioh 2 Complete Edition, bahkan Monster Hunter Rise di beberapa metrik penilaian. Bukan skor sempurna memang. Tapi jelas cukup untuk membuktikan satu hal: konsep sederhana bisa mengalahkan budget raksasa.

Suami Istri Jadi Boneka, Tapi Drama Tetap Nyata

Premisnya absurd tapi relate. Sepasang suami istri yang hubungannya retak berubah menjadi boneka kecil buatan anak mereka. Untuk kembali ke dunia nyata, mereka harus bekerja sama melewati berbagai tantangan.

Ini Belum Selesai

Amir Syarifuddin: Tokoh Komunis yang Membawa Injil saat Eksekusi

GTA 6 Habiskan Rp 26 Triliun, Ini Game atau Negara Kecil?

Artinya? Kalau salah satu egois, ya game over. Gameplay co-op di sini bukan sekadar fitur tambahan. Ia menjadi inti pengalaman. Setiap level memaksa dua pemain berkomunikasi, berbagi peran, dan saling percaya. Mau jago sendirian? Maaf, tidak berlaku.

Game ini tersedia di PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series X/S, dan PC. Tapi platform sebenarnya bukan konsol melainkan hubungan antar manusia.

Kenapa Game Ini Terasa “Kena Banget”?

Di era digital sekarang, banyak hubungan rusak bukan karena masalah besar. Justru karena komunikasi kecil yang hilang.

Ironisnya, kita bisa berjam-jam mabar dengan teman online, tapi ngobrol serius dengan pasangan saja terasa berat. It Takes Two seperti menyindir pelan: kerja sama itu bukan bakat, melainkan pilihan sadar.

Di sinilah kekuatan hiburan modern terasa nyata. Game bukan cuma pelarian dari stres. Ia bisa menjadi cermin kehidupan. Bahkan mungkin terapi murah.

Hiburan yang Diam-Diam Mengajarkan Empati

Kesuksesan It Takes Two menunjukkan bahwa pemain sebenarnya haus pengalaman emosional, bukan hanya grafis realistis atau dunia open-world raksasa.

Orang ingin merasa terhubung. Baik dengan karakter maupun dengan orang di sebelah mereka di sofa.

Jadi mungkin pertanyaannya bukan lagi: “Game ini seru nggak?”
Tapi: “Siapa yang mau kamu ajak main?” Karena kadang, memperbaiki hubungan memang harus dimulai dari satu tombol: Start. @eko

Tags: GamePS5

Kamu Melewatkan Ini

GTA 6 Habiskan Rp 26 Triliun, Ini Game atau Negara Kecil?

GTA 6 Habiskan Rp 26 Triliun, Ini Game atau Negara Kecil?

by eko
Mei 12, 2026

GTA 6 akhirnya semakin dekat. Tapi yang datang bukan cuma game baru melainkan proyek raksasa yang mulai mengubah wajah industri...

Vivo T5 Series: Gaya Hidup  atau Tekanan Digital yang Makin Halus?

Vivo T5 Series: Gaya Hidup atau Tekanan Digital yang Makin Halus?

by teguh
Mei 8, 2026

Kalau dulu smartphone cuma alat komunikasi, sekarang ceritanya berbeda. Pada 29/04/2026, vivo Indonesia resmi merilis Vivo T5 Series. Namun, lebih...

Benarkah Gaming Jadi Hobi Mahal? Cek Faktanya

Benarkah Gaming Jadi Hobi Mahal? Cek Faktanya

by eko
April 28, 2026

Harga PlayStation 5 kini tembus Rp11 juta. Karena itu, banyak orang mulai merasa gaming sudah jadi hobi mahal. Namun, benarkah...

Next Post
HP China Rontok 23%, Xiaomi Terjun 36%, iPhone 17 Cosmic Orange Meledak!

HP China Rontok 23%, Xiaomi Terjun 36%, iPhone 17 Cosmic Orange Meledak!

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id