Tabooo.id: Check – Media sosial kembali ramai dengan unggahan yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan penyaluran dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lewat transfer langsung ke rekening orang tua murid. Unggahan itu bahkan merinci angka yang terdengar meyakinkan: Rp15 ribu per hari atau Rp300 ribu per bulan per anak. Penulis narasi mengklaim cara ini memberi kebebasan bagi orang tua untuk mengatur gizi anak sekaligus memangkas birokrasi katering.
Sekilas memang terdengar masuk akal. Siapa yang tidak tergoda kalau mendapat uang tunai?
Pemerintah Tegaskan Bukan Bantuan Tunai
Klaim tersebut tidak memiliki dasar resmi. Tidak ada pernyataan pemerintah yang mendukung narasi transfer uang MBG ke orang tua. Justru sebaliknya, Kementerian Keuangan Republik Indonesia menegaskan bahwa isu perubahan program MBG menjadi bantuan tunai merupakan disinformasi.
Penjelasan serupa datang dari Badan Gizi Nasional. Lembaga ini merancang program MBG dalam bentuk pemberian makanan langsung kepada penerima manfaat, bukan uang. Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, yang dikutip ANTARA, menjelaskan bahwa pemerintah ingin memastikan anak-anak benar-benar menerima makanan bergizi. Selain itu, skema program juga bertujuan menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan petani, peternak, dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan.
Artinya, konsep program ini bukan sekadar membagikan uang, tetapi membangun ekosistem pangan.
Logis tapi Menyesatkan
Hoaks ini terlihat meyakinkan karena beberapa alasan. Pertama, narasinya terasa logis. Banyak orang percaya orang tua pasti lebih memahami kebutuhan anak. Kedua, angka rinci membuat klaim tampak kredibel, padahal penyebar hoaks sering memakai detail angka untuk menciptakan kesan resmi. Ketiga, pencatutan nama pejabat membuat pembaca langsung menurunkan kewaspadaan.
Padahal prinsip sederhana berlaku: jika kebijakan negara benar ada, informasi itu pasti muncul di sumber resmi, bukan hanya di Facebook dengan huruf tebal dan tanda seru berlebihan.
Jangan Mudah Tergoda Narasi Manis
Kesimpulannya jelas. Klaim bahwa dana MBG Rp300 ribu per bulan akan masuk ke rekening orang tua siswa tidak benar. Program tersebut tetap berbasis pemberian makanan langsung, bukan bantuan uang tunai.
Di era informasi sekarang, jempol memang lebih cepat daripada logika. Tantangannya adalah menahan diri beberapa detik untuk mengecek kebenaran.
Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital.@eko




