• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Check

Cek Fakta: Viral Aturan Takbiran Hanya Sampai Jam 21.00 Tanpa Sound System

Maret 15, 2026
in Check
A A
Cek Fakta: Viral Aturan Takbiran Hanya Sampai Jam 21.00 Tanpa Sound System

Ilustrasi takbir keliling. (Foto:Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Check – Internet memang cepat. Kadang terlalu cepat bahkan sebelum otak sempat ikut loading. Sebuah unggahan Facebook menampilkan foto Menteri Agama Nasaruddin Umar seolah sedang melakukan konferensi pers. Teks besar di atas gambar langsung memancing perhatian.

Isinya cukup mengejutkan.

Unggahan itu mengklaim Kementerian Agama membuat aturan baru tentang takbiran.

Narasinya berbunyi:
Takbiran hanya boleh berlangsung dari pukul 18.00 sampai 21.00.
Takbiran juga tidak boleh menggunakan sound system.
Bahkan takbiran keliling disebut tidak diperbolehkan.

Kalimatnya terlihat seperti pengumuman resmi yang berlaku di seluruh Indonesia. Wajar jika banyak netizen langsung bereaksi. Ada yang bingung, ada yang kesal, dan ada juga yang langsung percaya.

Padahal, cerita di internet sering kehilangan potongan penting.

RelatedPosts

Hoaks Pemakaman Netanyahu Viral, Foto Ternyata Rekayasa AI

Viral Puan Maharani Usul Rakyat Sumbang Harta untuk MBG, Ini Faktanya

Fakta Sebenarnya: Ini Soal Toleransi di Bali

Penelusuran menunjukkan cerita yang berbeda.

Media ANTARA melaporkan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar memang membahas pelaksanaan takbiran. Namun ia membicarakannya dalam konteks khusus.

Situasi itu terjadi di Bali ketika malam takbiran bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.

Semua orang tahu bahwa Nyepi identik dengan keheningan total. Umat Hindu di Bali menjalankan hari suci ini dengan suasana tenang tanpa aktivitas ramai.

Karena dua perayaan besar berlangsung pada waktu yang sama, pemerintah daerah dan tokoh masyarakat kemudian mencari jalan tengah.

Mereka sepakat:
Takbiran tetap boleh dilakukan.

Namun mereka menyesuaikan cara pelaksanaannya.

Takbiran berlangsung tanpa sound system atau pengeras suara. Selain itu, kegiatan tersebut berlangsung hingga pukul 21.00 WITA.

Kesepakatan ini bertujuan menjaga dua hal sekaligus: tradisi takbiran tetap berjalan dan kekhusyukan Nyepi tetap terjaga.

Kenapa Banyak Orang Salah Paham?

Media sosial sering memotong konteks.

Unggahan viral tadi menghilangkan lokasi kejadian. Bali tidak muncul dalam narasi. Akibatnya, informasi lokal terlihat seperti aturan nasional.

Selain itu, tulisan viral sering memilih kata yang dramatis. Kalimatnya terdengar seperti larangan besar dari pemerintah pusat.

Padahal kenyataannya jauh lebih sederhana. Ini hanya penyesuaian lokal demi menjaga toleransi antarumat beragama.

Coba pakai logika sederhana.

Jika pemerintah benar-benar melarang takbiran keliling secara nasional, masjid seluruh Indonesia pasti sudah ramai membahasnya. Media besar juga pasti memberitakannya dari pagi sampai malam.

Namun hal itu tidak terjadi.

Penutup: Jangan Jadi Kurir Hoaks

Internet memberi kita dua pilihan. Kita bisa menjadi pencari fakta. Atau tanpa sadar berubah menjadi kurir hoaks.

Kasus ini sebenarnya sederhana. Bali menghadapi dua perayaan besar pada waktu yang sama. Tokoh masyarakat lalu memilih solusi yang saling menghormati.

Sayangnya, seseorang memotong cerita itu dan mengubahnya menjadi narasi yang menyesatkan.

Karena itu, biasakan membaca informasi sampai tuntas. Cari sumber yang jelas sebelum percaya.

Lagipula, jempol memang cepat. Tapi otak seharusnya tetap lebih cepat.

Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital.@eko

Tags: cekFaktaKemenagTakbiranViral
Next Post
OTT KPK di Cilacap: Bupati Paksa SKPD Serahkan Dana THR

OTT KPK di Cilacap: Bupati Paksa SKPD Serahkan Dana THR

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.