Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

OTT KPK di Cilacap: Bupati Paksa SKPD Serahkan Dana THR

by dimas
Maret 15, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap Sadmoko Danardono sebagai tersangka dalam dugaan pemerasan tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 2026. KPK mengambil keputusan tersebut setelah tim penindakan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (13/3/2026).

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan penyidik langsung menahan keduanya di rumah tahanan KPK selama 20 hari pertama.

“Kami menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan setelah OTT dan kemudian menetapkan keduanya sebagai tersangka,” ujar Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (14/3/2026).

Ancaman Mutasi Jadi Alat Pemerasan

Dalam penyelidikan awal, KPK menemukan dugaan bahwa Syamsul menekan sejumlah pejabat daerah agar menyerahkan dana THR. Ia menggunakan kewenangan jabatannya untuk meminta bawahan menyetor uang.

Jika ada pejabat yang menolak, Syamsul disebut mengancam akan memindahkan mereka dari jabatan yang sedang mereka pegang. Karena itu, sejumlah saksi mengaku merasa khawatir terhadap ancaman mutasi tersebut.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

“Beberapa saksi mengaku khawatir. Jika mereka tidak memenuhi permintaan Bupati, mereka bisa kehilangan posisi jabatan,” kata Asep.

Selain itu, penyidik KPK memeriksa tujuh pejabat dari berbagai organisasi perangkat daerah (SKPD). Mereka berasal dari Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, serta RSUD Cilacap. Melalui pemeriksaan ini, penyidik menelusuri aliran dana THR yang diduga berasal dari praktik pemerasan.

Target THR Capai Rp750 Juta

Dalam penyidikan yang berlangsung, KPK menemukan bahwa puluhan SKPD menjadi target pengumpulan dana THR dari total 47 SKPD di Kabupaten Cilacap. Syamsul bahkan memasang target dana hingga Rp750 juta.

Untuk memenuhi target tersebut, Syamsul meminta setiap SKPD menyetor dana antara Rp75 juta hingga Rp100 juta. Namun, pada praktiknya, beberapa SKPD hanya mampu menyerahkan dana sekitar Rp3 juta hingga Rp100 juta.

Selain itu, penyidik menduga sebagian dana tersebut masuk ke kepentingan pribadi Bupati. Padahal, Syamsul sebelumnya menyebut dana itu akan digunakan untuk kegiatan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). Karena itu, penyidik terus menelusuri penggunaan dana tersebut.

Barang Bukti dan Penahanan

Saat menggelar OTT, tim KPK menyita uang tunai sebesar Rp610 juta serta sejumlah barang bukti elektronik. Petugas menemukan uang tersebut di dalam goodie bag yang rencananya akan dibagikan kepada unsur Forkopimda.

Tim penyidik juga menemukan uang tersebut di rumah Ferry Adhi Dharma, Asisten II Pemkab Cilacap. Berdasarkan keterangan saksi, Ferry mengumpulkan dana THR dari berbagai SKPD setelah menerima perintah dari Bupati Syamsul.

Kini, Syamsul dan Sadmoko menghadapi ancaman pidana berdasarkan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Dampak bagi Masyarakat

Kasus ini menunjukkan bahwa praktik korupsi pejabat daerah dapat merugikan masyarakat secara luas. Ancaman mutasi membuat banyak pegawai berada dalam tekanan, terutama menjelang pembagian THR.

Selain itu, kasus ini juga menjadi peringatan bagi birokrasi daerah. Ketika pejabat menyalahgunakan kekuasaan untuk memeras bawahan, kerugian tidak hanya menimpa korban langsung. Pada akhirnya, masyarakat luas ikut merasakan dampaknya karena kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah ikut menurun. @dimas

Tags: bupatiBupati CilacapDaerahForkopimdaGedung Merah putihKorupsi di IndonesiaKPKKriminal & HukumottOTT KPKPemerasanPenegakan

Kamu Melewatkan Ini

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

by jeje
Mei 11, 2026

Setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT), timeline biasanya langsung penuh opini. Banyak orang buru-buru menyebut...

Konsep Otomatis

Pemerintah Madiun dalam Sorotan KPK: Ketika Sistem Terlalu Lama Dibiarkan

by jeje
Mei 11, 2026

Di Kota Madiun, cerita itu seperti membuka bab baru dari buku lama. Sebab, kasus yang kini menyeret sejumlah nama di...

Next Post
Awas Manipulator di Sekitarmu! Baik di Depan, Mengontrol di Belakang

Awas Manipulator di Sekitarmu! Baik di Depan, Mengontrol di Belakang

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id