Tabooo.id: Food – Pernah nggak sih, kamu lagi jalan-jalan di Surabaya, tiba-tiba mencium aroma wangi yang bikin perut langsung keroncongan? Jangan salah, itu bukan café hipster atau dessert kekinian, tapi gorengan sederhana cakue. Nah, kalau kamu pikir cakue cuma jajanan pinggir jalan biasa, coba tengok Cakue Peneleh, gerai legendaris yang sudah menemani warga Surabaya sejak 1988.
Aroma dan Tekstur yang Beda
Rahasia kelezatan Cakue Peneleh ternyata sederhana tapi jenius. Mereka menggoreng adonan cakue bersama daun pandan dalam minyak panas. Hasilnya? Setiap cakue keluar dari wajan, aromanya wangi pandan, teksturnya lembut di dalam tapi tetap garing di luar. Kalau datang ke tokonya di Pasar Atom, pelanggan bisa menyaksikan proses penggorengan ini sambil menikmati aroma yang memenuhi udara.
Dengan cara yang sama, setiap gigitan memberikan sensasi nostalgia sekaligus sensasi “wah” yang jarang ditemui di cakue biasa. Proses ini menunjukkan bahwa perhatian pada detail bahkan hal sekecil daun pandan bisa menciptakan pengalaman kuliner yang berkesan.
Saus dan Varian yang Bikin Nagih
Cakue Peneleh tidak hanya menonjol karena tekstur dan aromanya. Saus kental khas dengan rasa asam, manis, dan sedikit pedas membuat setiap gigitan semakin kaya dan menggoda. Bahkan food-vlogger Ria SW sempat memuji cakue ini sebagai “unik dan wajib dicoba” di kanal YouTube-nya.
Selain cakue polos, gerai ini juga menawarkan cakue isi udang, primadona bagi warga lokal maupun turis. Perpaduan adonan ayam udang yang kenyal dengan potongan udang besar memberikan sensasi gurih yang berbeda dari cakue biasa. Tambahkan variasi lain seperti ote-ote ayam tiram, roti goreng, otak-otak tenggiri, komplang isi ayam, dan tahu isi semuanya tetap mengedepankan kualitas dan rasa otentik.
Legenda yang Konsisten
Harga yang ramah kantong, mulai Rp7.000-Rp17.000, membuat Cakue Peneleh mudah dijangkau oleh semua kalangan. Bagi Dita, pelanggan setia asli Surabaya, rasanya tetap sama sejak masa kecil. Konsistensi ini mungkin kunci mengapa gerai ini bertahan lebih dari 30 tahun di tengah arus tren kuliner yang datang dan pergi, Cakue Peneleh tetap setia pada rasa dan kualitas.
Lebih menarik lagi, mereka menyediakan layanan online dengan kemasan frozen vacuum, jadi kamu yang berada di luar kota pun bisa tetap menikmati cakue legendaris ini.
Lebih dari Sekadar Gorengan
Fenomena Cakue Peneleh menunjukkan bahwa kesederhanaan bisa jadi luar biasa. Di tengah camilan kekinian yang berganti tren setiap bulan, gorengan ini tetap relevan. Ia mengingatkan kita bahwa kenikmatan sejati tidak selalu datang dari bahan mewah atau gimmick Instagramable. Kadang, ia hadir dalam bentuk sederhana: cakue lembut yang digoreng dengan daun pandan, disantap bersama orang-orang terkasih.
Setiap gigitan bukan sekadar rasa, tapi juga memori masa kecil, kebersamaan, dan perjalanan waktu Kota Surabaya. Di kota yang terus berubah, Cakue Peneleh adalah pelukan hangat dari masa lalu, yang mengajak kita menghargai konsistensi, tradisi, dan rasa yang otentik.
Apa Dampaknya Buat Kamu?
Jadi, sebelum kamu kejar camilan viral terbaru, pikirkan apakah kamu sudah memberi kesempatan pada rasa-rasa legendaris yang tetap bertahan? Kadang, pengalaman kuliner yang paling berkesan bukan yang paling hits, tapi yang membuatmu tersenyum, teringat masa lalu, dan merasa dekat dengan orang-orang sekitar. @Sabrina Fidhi – Surabaya





