• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Bisnis

Cadangan Devisa Turun Tipis, Bank Indonesia Pastikan Ekonomi Tetap Stabil

Maret 6, 2026
in Bisnis, News
A A
Cadangan Devisa Turun Tipis, Bank Indonesia Pastikan Ekonomi Tetap Stabil

Seorang petugas memperlihatkan uang kertas dolar AS dan rupiah Indonesia di tempat penukaran uang di Jakarta pada Januari 2025. (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Bisnis – Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia masih berada pada level tinggi pada akhir Februari 2026. Meski demikian, nilainya sedikit turun dibandingkan bulan sebelumnya.

Bank sentral mencatat cadangan devisa mencapai 151,9 miliar dolar AS, turun dari 154,6 miliar dolar AS pada akhir Januari 2026. Penurunan ini terjadi ketika pemerintah membayar kewajiban utang luar negeri sekaligus menjalankan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah gejolak pasar keuangan global.

Walau angkanya menurun, Bank Indonesia menegaskan bahwa cadangan devisa tetap kuat dan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Tekanan Global Mendorong Penyesuaian Cadangan Devisa

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa beberapa aktivitas ekonomi memengaruhi perubahan cadangan devisa.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Pemerintah memperoleh pemasukan dari penerimaan pajak dan sektor jasa. Namun pada saat yang sama, pemerintah juga membayar utang luar negeri serta menarik pinjaman baru untuk kebutuhan pembiayaan. Aktivitas tersebut membuat cadangan devisa sedikit berkurang.

Di sisi lain, Bank Indonesia juga aktif menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Ketika pasar keuangan global bergejolak, bank sentral kerap melakukan intervensi di pasar valuta asing agar rupiah tidak berfluktuasi terlalu tajam. Langkah stabilisasi ini ikut memengaruhi pergerakan cadangan devisa.

Meski begitu, Bank Indonesia menilai kondisi tersebut masih wajar dan tidak mengganggu ketahanan ekonomi nasional.

Cadangan Devisa Masih Jauh di Atas Standar Global

Dari sisi ketahanan eksternal, posisi cadangan devisa Indonesia masih sangat aman.

Bank Indonesia mencatat cadangan 151,9 miliar dolar AS mampu membiayai sekitar 6,1 bulan impor, atau sekitar 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Angka tersebut jauh melampaui standar kecukupan internasional yang biasanya hanya mensyaratkan cadangan devisa setara tiga bulan impor.

Dengan bantalan devisa sebesar itu, Indonesia memiliki ruang yang cukup untuk menghadapi tekanan eksternal, mulai dari fluktuasi nilai tukar hingga gejolak ekonomi global.

Kepercayaan Investor Masih Menopang Ekonomi

Bank Indonesia juga melihat sentimen positif dari investor global terhadap perekonomian Indonesia.

Prospek pertumbuhan ekonomi nasional masih menarik bagi investor. Selain itu, tingkat imbal hasil investasi di pasar keuangan domestik juga tetap kompetitif dibandingkan banyak negara berkembang lainnya.

Faktor tersebut berpotensi menjaga arus modal asing tetap masuk ke Indonesia. Jika tren ini berlanjut, cadangan devisa berpeluang kembali meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

BI Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Kolaborasi kebijakan moneter dan fiskal menjadi kunci untuk menjaga ketahanan sektor eksternal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah untuk memperkuat ketahanan eksternal dan menjaga stabilitas perekonomian demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Ramdan.

Penurunan cadangan devisa memang terjadi. Namun angkanya masih jauh dari level yang mengkhawatirkan. Dalam ekonomi global yang penuh ketidakpastian, cadangan devisa ibarat bantalan keuangan negara: mungkin tidak selalu terlihat, tetapi sangat penting ketika guncangan datang. @dimas

Tags: Bank IndonesiaBank SentralCadanganDevisaEkonomiGlobalIndonesiaInvestasiKebijakan MoneterKetahananKeuanganNilaiPasarPertumbuhanRupiahStabilitasTukar
Next Post
BTS Rilis Trailer Comeback “Arirang”, Konser Live Tayang 21 Maret

BTS Rilis Trailer Comeback “Arirang”, Konser Live Tayang 21 Maret

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi dalam Dua Gelombang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Griya di Istana, Prabowo Satukan Elite Politik dalam Suasana Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Karaton ke Masjid Agung, Gunungan Garebeg Pasa Jadi Rebutan Ratusan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.