Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Cadangan Devisa Turun Tipis, Bank Indonesia Pastikan Ekonomi Tetap Stabil

by dimas
Maret 6, 2026
in Bisnis, Reality
A A
Home Reality Bisnis
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Bisnis – Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia masih berada pada level tinggi pada akhir Februari 2026. Meski demikian, nilainya sedikit turun dibandingkan bulan sebelumnya.

Bank sentral mencatat cadangan devisa mencapai 151,9 miliar dolar AS, turun dari 154,6 miliar dolar AS pada akhir Januari 2026. Penurunan ini terjadi ketika pemerintah membayar kewajiban utang luar negeri sekaligus menjalankan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah gejolak pasar keuangan global.

Walau angkanya menurun, Bank Indonesia menegaskan bahwa cadangan devisa tetap kuat dan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Tekanan Global Mendorong Penyesuaian Cadangan Devisa

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa beberapa aktivitas ekonomi memengaruhi perubahan cadangan devisa.

Pemerintah memperoleh pemasukan dari penerimaan pajak dan sektor jasa. Namun pada saat yang sama, pemerintah juga membayar utang luar negeri serta menarik pinjaman baru untuk kebutuhan pembiayaan. Aktivitas tersebut membuat cadangan devisa sedikit berkurang.

Ini Belum Selesai

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Di sisi lain, Bank Indonesia juga aktif menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Ketika pasar keuangan global bergejolak, bank sentral kerap melakukan intervensi di pasar valuta asing agar rupiah tidak berfluktuasi terlalu tajam. Langkah stabilisasi ini ikut memengaruhi pergerakan cadangan devisa.

Meski begitu, Bank Indonesia menilai kondisi tersebut masih wajar dan tidak mengganggu ketahanan ekonomi nasional.

Cadangan Devisa Masih Jauh di Atas Standar Global

Dari sisi ketahanan eksternal, posisi cadangan devisa Indonesia masih sangat aman.

Bank Indonesia mencatat cadangan 151,9 miliar dolar AS mampu membiayai sekitar 6,1 bulan impor, atau sekitar 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Angka tersebut jauh melampaui standar kecukupan internasional yang biasanya hanya mensyaratkan cadangan devisa setara tiga bulan impor.

Dengan bantalan devisa sebesar itu, Indonesia memiliki ruang yang cukup untuk menghadapi tekanan eksternal, mulai dari fluktuasi nilai tukar hingga gejolak ekonomi global.

Kepercayaan Investor Masih Menopang Ekonomi

Bank Indonesia juga melihat sentimen positif dari investor global terhadap perekonomian Indonesia.

Prospek pertumbuhan ekonomi nasional masih menarik bagi investor. Selain itu, tingkat imbal hasil investasi di pasar keuangan domestik juga tetap kompetitif dibandingkan banyak negara berkembang lainnya.

Faktor tersebut berpotensi menjaga arus modal asing tetap masuk ke Indonesia. Jika tren ini berlanjut, cadangan devisa berpeluang kembali meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

BI Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Kolaborasi kebijakan moneter dan fiskal menjadi kunci untuk menjaga ketahanan sektor eksternal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah untuk memperkuat ketahanan eksternal dan menjaga stabilitas perekonomian demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Ramdan.

Penurunan cadangan devisa memang terjadi. Namun angkanya masih jauh dari level yang mengkhawatirkan. Dalam ekonomi global yang penuh ketidakpastian, cadangan devisa ibarat bantalan keuangan negara: mungkin tidak selalu terlihat, tetapi sangat penting ketika guncangan datang. @dimas

Tags: Bank IndonesiaEkonomi IndonesiaGlobalInvestasiKetahananKeuanganNasionalNilaiPasarPertumbuhanRupiahStabilitas

Kamu Melewatkan Ini

Orang Kaya Menikmati Separuh Subsidi BBM, Siapa Sebenarnya Dibantu Negara?

Orang Kaya Menikmati Separuh Subsidi BBM, Siapa Sebenarnya Dibantu Negara?

by teguh
Juni 13, 2026

Bagi banyak orang, subsidi BBM terlihat sebagai bentuk kehadiran negara. Selama harga bahan bakar tetap terjangkau, masyarakat merasa pemerintah masih...

Bank Dunia: Orang Kaya Nikmati Mayoritas Subsidi BBM

Bank Dunia: Orang Kaya Nikmati Mayoritas Subsidi BBM

by teguh
Juni 13, 2026

Pemerintah selama bertahun-tahun mengandalkan subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk menjaga daya beli masyarakat. Namun, temuan terbaru Bank Dunia menunjukkan...

Investor Sudah Datang, Tapi Mesin Negara Masih Pemanasan?

Investor Sudah Datang, Tapi Mesin Negara Masih Pemanasan?

by teguh
Juni 12, 2026

"Rakyat tidak membutuhkan narasi kemenangan. Rakyat membutuhkan bukti bahwa negara bekerja." Pernyataan pengamat politik Rocky Gerung itu mungkin terdengar sederhana....

Next Post
BTS Rilis Trailer Comeback “Arirang”, Konser Live Tayang 21 Maret

BTS Rilis Trailer Comeback “Arirang”, Konser Live Tayang 21 Maret

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id